<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panji Petualang Ungkap Cara Kejam Praktik Topeng Monyet</title><description>Panji Petualang menyampaikan kritiknya terhadap praktik hiburan topeng monyet.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/09/20/33/2886259/panji-petualang-ungkap-cara-kejam-praktik-topeng-monyet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/09/20/33/2886259/panji-petualang-ungkap-cara-kejam-praktik-topeng-monyet"/><item><title>Panji Petualang Ungkap Cara Kejam Praktik Topeng Monyet</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/09/20/33/2886259/panji-petualang-ungkap-cara-kejam-praktik-topeng-monyet</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/09/20/33/2886259/panji-petualang-ungkap-cara-kejam-praktik-topeng-monyet</guid><pubDate>Rabu 20 September 2023 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/20/33/2886259/panji-petualang-ungkap-cara-kejam-praktik-topeng-monyet-bnoK12BcNC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panji Petualang ungkap praktik kejam Topeng Monyet (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/20/33/2886259/panji-petualang-ungkap-cara-kejam-praktik-topeng-monyet-bnoK12BcNC.jpg</image><title>Panji Petualang ungkap praktik kejam Topeng Monyet (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC82LzE2OTY3MS81L3g4bmdsd3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Muhammad Panji atau yang lebih dikenal dengan Panji Petualang menyampaikan kritiknya terhadap praktik hiburan topeng monyet. Dia mengungkapkan cara kejam pelaku untuk melatih primata agar bisa berdiri bak manusia.
Panji menjelaskan jika hiburan ini sudah dilarang dan tertulis dalam Perda (Peraturan Daerah) di sejumlah daerah.
&quot;Sudah enggak boleh, udah ada beberapa Perda yang nggak boleh tapi masih ada beberapa pelaku-pelakunya,&quot; ujar Panji Petualang dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (20/9/2023).

BACA JUGA:
Panji Petualang Idap Anxiety, Takut Kematian karena Diabetes




Panji menilai masih banyak oknum yang melanggar larangan itu. Apalagi, banyak diantara mereka yang menjadikan masalah ekonomi sebagai alasan utama melakoni profesi tersebut.
&quot;Ya susah sih kalau kita bilang 'Mas jangan nyiksa monyet' 'Ya kita nyari makan mas gimana lagi, mas mau ngasih makan kita?',&quot; ujar Panji.
Pria yang hobi memelihara ular berbisa ini mengungkapkan alasannya tak setuju dengan jenis hiburan topeng monyet.
&quot;Topeng monyet ngelatihnya gini, satu primata itu nggak akan pernah bisa berdiri, yang berdiri itu primatanya ya manusia. Kenapa dia bisa diri? Karena dia digantung. Dilatih, dikejamin, supaya dia bisa berdiri seperti manusia,&quot; katanya.
&quot;Jadi dibuat traumatik sampai dia digini-giniin sama talinya itu dia tahu. Karena kalau dia nggak mau nurut digebuk, sangat kejam,&quot; imbuh Panji.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panji Petualang Ternyata Hidup Tanpa Empedu Sejak SMP




Kendati demikian, Panji mengakui adanya kontes binatang yang menilai dari segi kecerdasan hingga bentuk fisiknya seperti dog show.
Namun, hal itu menurutnya sangat berbeda dari apa yang dilakukan oknum topeng monyet.
&quot;Karena ya nggak ada yang disiksa, binatangnya kan dikonteskan, ular juga ada kontesnya,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC82LzE2OTY3MS81L3g4bmdsd3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Muhammad Panji atau yang lebih dikenal dengan Panji Petualang menyampaikan kritiknya terhadap praktik hiburan topeng monyet. Dia mengungkapkan cara kejam pelaku untuk melatih primata agar bisa berdiri bak manusia.
Panji menjelaskan jika hiburan ini sudah dilarang dan tertulis dalam Perda (Peraturan Daerah) di sejumlah daerah.
&quot;Sudah enggak boleh, udah ada beberapa Perda yang nggak boleh tapi masih ada beberapa pelaku-pelakunya,&quot; ujar Panji Petualang dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (20/9/2023).

BACA JUGA:
Panji Petualang Idap Anxiety, Takut Kematian karena Diabetes




Panji menilai masih banyak oknum yang melanggar larangan itu. Apalagi, banyak diantara mereka yang menjadikan masalah ekonomi sebagai alasan utama melakoni profesi tersebut.
&quot;Ya susah sih kalau kita bilang 'Mas jangan nyiksa monyet' 'Ya kita nyari makan mas gimana lagi, mas mau ngasih makan kita?',&quot; ujar Panji.
Pria yang hobi memelihara ular berbisa ini mengungkapkan alasannya tak setuju dengan jenis hiburan topeng monyet.
&quot;Topeng monyet ngelatihnya gini, satu primata itu nggak akan pernah bisa berdiri, yang berdiri itu primatanya ya manusia. Kenapa dia bisa diri? Karena dia digantung. Dilatih, dikejamin, supaya dia bisa berdiri seperti manusia,&quot; katanya.
&quot;Jadi dibuat traumatik sampai dia digini-giniin sama talinya itu dia tahu. Karena kalau dia nggak mau nurut digebuk, sangat kejam,&quot; imbuh Panji.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panji Petualang Ternyata Hidup Tanpa Empedu Sejak SMP




Kendati demikian, Panji mengakui adanya kontes binatang yang menilai dari segi kecerdasan hingga bentuk fisiknya seperti dog show.
Namun, hal itu menurutnya sangat berbeda dari apa yang dilakukan oknum topeng monyet.
&quot;Karena ya nggak ada yang disiksa, binatangnya kan dikonteskan, ular juga ada kontesnya,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
