<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tyo Nugros Eksis Jajal Musik Electro Rock</title><description>Tyo Nugros kembali eksis di industri musik Tanah Air.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/08/24/205/2870685/tyo-nugros-eksis-jajal-musik-electro-rock</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/08/24/205/2870685/tyo-nugros-eksis-jajal-musik-electro-rock"/><item><title>Tyo Nugros Eksis Jajal Musik Electro Rock</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/08/24/205/2870685/tyo-nugros-eksis-jajal-musik-electro-rock</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/08/24/205/2870685/tyo-nugros-eksis-jajal-musik-electro-rock</guid><pubDate>Jum'at 25 Agustus 2023 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Annastasya Rizqa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/24/205/2870685/tanpa-dewa-19-tyo-nugros-eksis-jajal-musik-electro-rock-LfHyjy8duY.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Tyo Nugros masuk musik electro rock (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/24/205/2870685/tanpa-dewa-19-tyo-nugros-eksis-jajal-musik-electro-rock-LfHyjy8duY.JPG</image><title>Tyo Nugros masuk musik electro rock (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Tyo Nugros kembali eksis di industri musik Tanah Air. Tyo kini mulai menjajal genre musik, electro rock.
Pria 52 tahun ini pun berkolaborasi dengan musisi Joseph Saryuf dan tergabung dalam grup duo, Direct Action. Tyo mengatakan bahwa lewat inisiasi menghadirkan  duo ini dirinya lebih bisa mengeksplorasi musiknya.
Tyo mengungkapkan bahwa lewat inisiasi menghadirkan duo ini dirinya bisa lebih mengeksplorasi musiknya.

BACA JUGA:
Pecah, Dewa 19 dan Jeff Scott Soto Kolaborasi di HUT RCTI 34 Anniversary Celebration


&amp;ldquo;Saya mencoba bermain di segala jenis musik dan di sini saya merasa lebih bisa eksplor di permainan drum saya,&amp;rdquo; kata Tyo Nugros saat ditemui di Bluegrass, Kuningan, Jakarta Selatan.
Apalagi, Tyo mengungkap banyak yang ingin melihat permainan drumnya yang lebih dari band-band sebelumnya. Karena itu lah ini merupakan momentum yang pas untuk dirinya.
&amp;ldquo;Sebenarnya banyak yang menunggu saya untuk main atau istilahnya turun gunung, apa yang disimpan dikeluarin. Ini saatnya mereka mendengarkan saya untuk main seperti ini,&amp;ldquo; tambah Tyo.
Sementara itu, Direct Action sendiri telah merilis EP (extended play) atau mini album bertajuk Polydemic. Lagu tersebut memiliki makna yang dalam tentang siklus kehidupan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Saksikan Malam Penuh Warna Anniversary Celebration RCTI ke-34, Ada Dewa 19 Hingga Inul Daratista!
Lagu Polydemic sendiri dirilis tanpa vokal dan hanya lantunan musik saja. Meski begitu, single ini diyakini bisa menyentuh hati para pendengarnya.
EP Direct Action ini berisikan dua lagu yang kental dengan nuansa elektro, berjudul Polydemic dan Masonethics, dengan durasi tiap lagu lebih dari 6 menit. EP Direct Action pun sudah bisa didengar di platform musik digital.</description><content:encoded>
JAKARTA - Tyo Nugros kembali eksis di industri musik Tanah Air. Tyo kini mulai menjajal genre musik, electro rock.
Pria 52 tahun ini pun berkolaborasi dengan musisi Joseph Saryuf dan tergabung dalam grup duo, Direct Action. Tyo mengatakan bahwa lewat inisiasi menghadirkan  duo ini dirinya lebih bisa mengeksplorasi musiknya.
Tyo mengungkapkan bahwa lewat inisiasi menghadirkan duo ini dirinya bisa lebih mengeksplorasi musiknya.

BACA JUGA:
Pecah, Dewa 19 dan Jeff Scott Soto Kolaborasi di HUT RCTI 34 Anniversary Celebration


&amp;ldquo;Saya mencoba bermain di segala jenis musik dan di sini saya merasa lebih bisa eksplor di permainan drum saya,&amp;rdquo; kata Tyo Nugros saat ditemui di Bluegrass, Kuningan, Jakarta Selatan.
Apalagi, Tyo mengungkap banyak yang ingin melihat permainan drumnya yang lebih dari band-band sebelumnya. Karena itu lah ini merupakan momentum yang pas untuk dirinya.
&amp;ldquo;Sebenarnya banyak yang menunggu saya untuk main atau istilahnya turun gunung, apa yang disimpan dikeluarin. Ini saatnya mereka mendengarkan saya untuk main seperti ini,&amp;ldquo; tambah Tyo.
Sementara itu, Direct Action sendiri telah merilis EP (extended play) atau mini album bertajuk Polydemic. Lagu tersebut memiliki makna yang dalam tentang siklus kehidupan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Saksikan Malam Penuh Warna Anniversary Celebration RCTI ke-34, Ada Dewa 19 Hingga Inul Daratista!
Lagu Polydemic sendiri dirilis tanpa vokal dan hanya lantunan musik saja. Meski begitu, single ini diyakini bisa menyentuh hati para pendengarnya.
EP Direct Action ini berisikan dua lagu yang kental dengan nuansa elektro, berjudul Polydemic dan Masonethics, dengan durasi tiap lagu lebih dari 6 menit. EP Direct Action pun sudah bisa didengar di platform musik digital.</content:encoded></item></channel></rss>
