<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bintangi Film Dear Jo, Jourdy Pranata Bahas Surrogate Mother yang Masih Tabu di Indonesia</title><description>Jourdy Pranata membintangi film Dear Jo, yang mengangkat tentang tema surrogate mother atau ibu pengganti.&amp;nbsp;</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/08/03/206/2856918/bintangi-film-dear-jo-jourdy-pranata-bahas-surrogate-mother-yang-masih-tabu-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/08/03/206/2856918/bintangi-film-dear-jo-jourdy-pranata-bahas-surrogate-mother-yang-masih-tabu-di-indonesia"/><item><title>Bintangi Film Dear Jo, Jourdy Pranata Bahas Surrogate Mother yang Masih Tabu di Indonesia</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/08/03/206/2856918/bintangi-film-dear-jo-jourdy-pranata-bahas-surrogate-mother-yang-masih-tabu-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/08/03/206/2856918/bintangi-film-dear-jo-jourdy-pranata-bahas-surrogate-mother-yang-masih-tabu-di-indonesia</guid><pubDate>Kamis 03 Agustus 2023 14:20 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amanah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/08/03/206/2856918/bintangi-film-dear-jo-jourdy-pranata-bahas-surrogate-mother-yang-masih-tabu-di-indonesia-Gvq89gIBSJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jourdy Pranata. (Foto: Instagram/@jourdy.pranata)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/08/03/206/2856918/bintangi-film-dear-jo-jourdy-pranata-bahas-surrogate-mother-yang-masih-tabu-di-indonesia-Gvq89gIBSJ.jpg</image><title>Jourdy Pranata. (Foto: Instagram/@jourdy.pranata)</title></images><description>JAKARTA - Aktor Jourdy Pranata mengungkapkan pandangannya terkait surrogate mother alias ibu pengganti atau penyewa rahim. Kebetulan, isu ini berkenaan dengan film yang dibintanginya, Dear Jo (Almost is Never Enough).
&quot;Aku baru mengenal surrogate mother di film ini. Awalnya sangat awam tentang peminjaman rahim itu kayak apa,&quot; ujar Jourdy Pranata di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/8/2023).


BACA JUGA:
Sinopsis Meg 2: The Trench, Jason Statham Kembali Diteror Hiu Purba

Jourdy mulai mengenal surrogate mother hingga memiliki perspektif praktik itu bisa menjadi solusi. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa hal ini akan bertentangan dengan norma, budaya dan agama. Sehingga, akan menjadi perdebatan panjang jika bicara mengenai boleh atau tidaknya praktik ini dilakukan.
&quot;Cuma setelah baca, riset bareng pak Monty (sutradara) dan segala macem, menurutku ini juga bisa menjadi suatu solusi. Terlepas dari norma, budaya dan agama, kalau aku berada di posisi suami istri yang udah mentok dan punya kelebihan materi mungkin surrogacy menjadi salah satu solusi yang akan aku coba,&quot; sambungnya.
Lebih jauh, pria 29 tahun ini ingin memandang surrogate mother sebagai bentuk usaha untuk mendapatkan kebahagiaan ketika dirasa buntu dan tak ada cara lain yang bisa dilakukan.
&quot;Itu juga salah satu ikhtiar untuk mendapatkan kebahagiaan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Sinopsis Film The Boy, Misteri Boneka Brahms
Soal film Dear Jo (Almost is Never Enough) sendiri, Jourdy merasa tak masalah jika muncul pro dan kontra karena mengangkat isu surrogate mother. Tapi perlu ditekankan jika isu yang dihadirkan hanyalah gambaran apa yang terjadi di negara lain, bukan bermaksud menyuarakan untuk melegalkan praktiknya di tanah air.
&quot;Pro kontra sudah biasa tapi kami hanya memperlihatkan apa yang ada di belahan dunia lain,&quot; ucapnya.
Film ini disutradarai oleh Monty Tiwa dan diproduksi MVP Pictures. Berkisah tentang pasangan Joshua (Jourdy Pranata) dan Maura (Salsabilla Adriani), pasangan bahagia yang saling mencintai, punya finansial yang sukses dan hidup di Baku, Azerbaijan.

BACA JUGA:
Karenina Anderson Dapat Ganja Gratis, Polisi Usut Perempuan Inisial P

Meskipun sukses finansial, mereka merasakan kehampaan dan hidup yang tak lengkap lantaran Maura tidak bisa memberikan keturunan untuk suaminya. Maura memiliki sahabat dekat bernama Ella (Anggika Bolsterli), seorang single parent dari Indonesia yang juga tinggal di Baku.
Ella memahami keinginan Maura untuk memiliki anak, dan mereka sepakat Ella akan menjadi surrogate mother atau ibu pengganti. Tentu hal ini berkaitan pula dengan kehidupan Ella yang membuatnya terpaksa menyetujui ide tersebut.
Namun, saat Ella tengah hamil, terjadi peristiwa tak terduga. Maura meninggal dalam kecelakaan tragis. Peristiwa tersebut membuat Ella dan Joshua sangat terpukul.

BACA JUGA:
Mantan Sopir Atta Halilintar Ngaku Dizalimi, Aurel Hermansyah Singgung Penyebar Fitnah
</description><content:encoded>JAKARTA - Aktor Jourdy Pranata mengungkapkan pandangannya terkait surrogate mother alias ibu pengganti atau penyewa rahim. Kebetulan, isu ini berkenaan dengan film yang dibintanginya, Dear Jo (Almost is Never Enough).
&quot;Aku baru mengenal surrogate mother di film ini. Awalnya sangat awam tentang peminjaman rahim itu kayak apa,&quot; ujar Jourdy Pranata di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/8/2023).


BACA JUGA:
Sinopsis Meg 2: The Trench, Jason Statham Kembali Diteror Hiu Purba

Jourdy mulai mengenal surrogate mother hingga memiliki perspektif praktik itu bisa menjadi solusi. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa hal ini akan bertentangan dengan norma, budaya dan agama. Sehingga, akan menjadi perdebatan panjang jika bicara mengenai boleh atau tidaknya praktik ini dilakukan.
&quot;Cuma setelah baca, riset bareng pak Monty (sutradara) dan segala macem, menurutku ini juga bisa menjadi suatu solusi. Terlepas dari norma, budaya dan agama, kalau aku berada di posisi suami istri yang udah mentok dan punya kelebihan materi mungkin surrogacy menjadi salah satu solusi yang akan aku coba,&quot; sambungnya.
Lebih jauh, pria 29 tahun ini ingin memandang surrogate mother sebagai bentuk usaha untuk mendapatkan kebahagiaan ketika dirasa buntu dan tak ada cara lain yang bisa dilakukan.
&quot;Itu juga salah satu ikhtiar untuk mendapatkan kebahagiaan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Sinopsis Film The Boy, Misteri Boneka Brahms
Soal film Dear Jo (Almost is Never Enough) sendiri, Jourdy merasa tak masalah jika muncul pro dan kontra karena mengangkat isu surrogate mother. Tapi perlu ditekankan jika isu yang dihadirkan hanyalah gambaran apa yang terjadi di negara lain, bukan bermaksud menyuarakan untuk melegalkan praktiknya di tanah air.
&quot;Pro kontra sudah biasa tapi kami hanya memperlihatkan apa yang ada di belahan dunia lain,&quot; ucapnya.
Film ini disutradarai oleh Monty Tiwa dan diproduksi MVP Pictures. Berkisah tentang pasangan Joshua (Jourdy Pranata) dan Maura (Salsabilla Adriani), pasangan bahagia yang saling mencintai, punya finansial yang sukses dan hidup di Baku, Azerbaijan.

BACA JUGA:
Karenina Anderson Dapat Ganja Gratis, Polisi Usut Perempuan Inisial P

Meskipun sukses finansial, mereka merasakan kehampaan dan hidup yang tak lengkap lantaran Maura tidak bisa memberikan keturunan untuk suaminya. Maura memiliki sahabat dekat bernama Ella (Anggika Bolsterli), seorang single parent dari Indonesia yang juga tinggal di Baku.
Ella memahami keinginan Maura untuk memiliki anak, dan mereka sepakat Ella akan menjadi surrogate mother atau ibu pengganti. Tentu hal ini berkaitan pula dengan kehidupan Ella yang membuatnya terpaksa menyetujui ide tersebut.
Namun, saat Ella tengah hamil, terjadi peristiwa tak terduga. Maura meninggal dalam kecelakaan tragis. Peristiwa tersebut membuat Ella dan Joshua sangat terpukul.

BACA JUGA:
Mantan Sopir Atta Halilintar Ngaku Dizalimi, Aurel Hermansyah Singgung Penyebar Fitnah
</content:encoded></item></channel></rss>
