<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Kisruh, Bagaimana Masa Depan Musisi Cover Indonesia?</title><description>Marakanya musisi cover yang mencari keuntungan dan merugikan penyanyi asli menajdi persoalan di industri musik Indonesia.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/07/28/205/2853954/banyak-kisruh-bagaimana-masa-depan-musisi-cover-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/07/28/205/2853954/banyak-kisruh-bagaimana-masa-depan-musisi-cover-indonesia"/><item><title>Banyak Kisruh, Bagaimana Masa Depan Musisi Cover Indonesia?</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/07/28/205/2853954/banyak-kisruh-bagaimana-masa-depan-musisi-cover-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/07/28/205/2853954/banyak-kisruh-bagaimana-masa-depan-musisi-cover-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 29 Juli 2023 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wiwie Heriyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/28/205/2853954/banyak-kisruh-bagaimana-masa-depan-musisi-cover-indonesia-CrRGsRjWTl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kisruh musisi cover di industri musik Indonesia (foto: Ilustrasi Pexels)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/28/205/2853954/banyak-kisruh-bagaimana-masa-depan-musisi-cover-indonesia-CrRGsRjWTl.jpg</image><title>Kisruh musisi cover di industri musik Indonesia (foto: Ilustrasi Pexels)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC82LzE2ODM2NC81L3g4bXF2bjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Pandemi Covid yang terjadi sejak tahun 2020 mendorong para content creator untuk membuat konten lebih banyak dari rumah, terutama untuk musisi cover di Indonesia.


Sosialoka Indonesia melihat kegiatan ini berpotensi melanggar hukum hak cipta di Indonesia hingga kemungkinan terjadinya pencurian aset lagu yang justru merugikan musisi cover itu sendiri.


BACA JUGA:
Pesan Once Mekel kepada Ganjar Pranowo, Perbaiki Industri Musik




Sosialoka Indonesia lantas membuat program Cover Clearance yang menghubungkan antara content creator cover dan pemegang lisensi lagu sehingga kegiatan mengcover menjadi legal dan lebih aman.


Dengan Cover Clearance sebagai platform, CEO Sosialoka Indonesia, Miftah Faridh Oktofani berharap ekosistem musik di Indonesia tetap seimbang.


&amp;ldquo;Dan yang terpenting, hak-hak pencipta lagu, produser cover, artis cover, label dan artis yang mempopulerkan lagu tersebut terus dipastikan terpenuhi melalui sistem dan reporting yang transparan, didukung oleh teknologi terdepan di dunia musik digital,&amp;rdquo; ujar Miftah, dari keterangan tertulis yang diterima pada Kamis, (27/7/2023).


Cover Clearance menggandeng YouTube Indonesia untuk memberikan edukasi mengenai bagaimana mengcover yang benar dan aman ke beberapa kota di Indonesia.


Terakhir, Cover Clearance hadir melalui program &amp;ldquo;UnderCover Jogja&amp;rdquo; di Yogyakarta 12 Juni 2023.

&amp;ldquo;Cover Clearance memungkinkan content creator cover untuk memproduksi lagu dengan lebih banyak lagi dengan aman bahkan difasilitasi untuk berkolaborasi dengan penyanyi asli yang mempopulerkan lagu tersebut,&amp;rdquo; terang Miftah lagi.


Tercatat beberapa musisi Tanah Air seperti Anji, Ade Govinda, Cakra Khan, Mario G Klau, Steven Pasaribu dan banyak artis lainnya sudah menyatakan kesiapannya.

Cover Clearance juga memfasilitasi penyanyi cover untuk tampil di panggung offair yang digagas melalui proyek &amp;ldquo;Beranjak Gigs&amp;rdquo; untuk mengimbangi performa onair dan offair para musisi cover.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

UN1TY Ajak Penonton Musik Zone Ngegalau Lewat Lagu Bukan Untukku


Saat ini, Cover Clearance menjadi platform cover resmi yang pertama dan terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 40.000 katalog lagu yang dikerjasamakan, didukung oleh banyak publisher dan label besar di Indonesia seperti Musica, MyMusic, Sony, Indo Semar sakti dan lainnya.

Musisi cover populer di Indonesia pun telah bergabung dengan program ini seperti Felix Irwan, Tami Aulia, Michela Tea, Nabila Maharani, Aviwkila, Mario G Klau, Indah Yastami, Pribadi Hafiz, dan banyak artis cover lainnya di seluruh Indonesia.*



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yNC82LzE2ODM2NC81L3g4bXF2bjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Pandemi Covid yang terjadi sejak tahun 2020 mendorong para content creator untuk membuat konten lebih banyak dari rumah, terutama untuk musisi cover di Indonesia.


Sosialoka Indonesia melihat kegiatan ini berpotensi melanggar hukum hak cipta di Indonesia hingga kemungkinan terjadinya pencurian aset lagu yang justru merugikan musisi cover itu sendiri.


BACA JUGA:
Pesan Once Mekel kepada Ganjar Pranowo, Perbaiki Industri Musik




Sosialoka Indonesia lantas membuat program Cover Clearance yang menghubungkan antara content creator cover dan pemegang lisensi lagu sehingga kegiatan mengcover menjadi legal dan lebih aman.


Dengan Cover Clearance sebagai platform, CEO Sosialoka Indonesia, Miftah Faridh Oktofani berharap ekosistem musik di Indonesia tetap seimbang.


&amp;ldquo;Dan yang terpenting, hak-hak pencipta lagu, produser cover, artis cover, label dan artis yang mempopulerkan lagu tersebut terus dipastikan terpenuhi melalui sistem dan reporting yang transparan, didukung oleh teknologi terdepan di dunia musik digital,&amp;rdquo; ujar Miftah, dari keterangan tertulis yang diterima pada Kamis, (27/7/2023).


Cover Clearance menggandeng YouTube Indonesia untuk memberikan edukasi mengenai bagaimana mengcover yang benar dan aman ke beberapa kota di Indonesia.


Terakhir, Cover Clearance hadir melalui program &amp;ldquo;UnderCover Jogja&amp;rdquo; di Yogyakarta 12 Juni 2023.

&amp;ldquo;Cover Clearance memungkinkan content creator cover untuk memproduksi lagu dengan lebih banyak lagi dengan aman bahkan difasilitasi untuk berkolaborasi dengan penyanyi asli yang mempopulerkan lagu tersebut,&amp;rdquo; terang Miftah lagi.


Tercatat beberapa musisi Tanah Air seperti Anji, Ade Govinda, Cakra Khan, Mario G Klau, Steven Pasaribu dan banyak artis lainnya sudah menyatakan kesiapannya.

Cover Clearance juga memfasilitasi penyanyi cover untuk tampil di panggung offair yang digagas melalui proyek &amp;ldquo;Beranjak Gigs&amp;rdquo; untuk mengimbangi performa onair dan offair para musisi cover.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

UN1TY Ajak Penonton Musik Zone Ngegalau Lewat Lagu Bukan Untukku


Saat ini, Cover Clearance menjadi platform cover resmi yang pertama dan terbesar di Indonesia, dengan lebih dari 40.000 katalog lagu yang dikerjasamakan, didukung oleh banyak publisher dan label besar di Indonesia seperti Musica, MyMusic, Sony, Indo Semar sakti dan lainnya.

Musisi cover populer di Indonesia pun telah bergabung dengan program ini seperti Felix Irwan, Tami Aulia, Michela Tea, Nabila Maharani, Aviwkila, Mario G Klau, Indah Yastami, Pribadi Hafiz, dan banyak artis cover lainnya di seluruh Indonesia.*



</content:encoded></item></channel></rss>
