<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Slank Jadi Band Indie Selama Puluhan Tahun</title><description>Debut di bawah Project Q, ternyata ini alasan Slank jadi band Indie.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/07/16/205/2847092/alasan-slank-jadi-band-indie-selama-puluhan-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/07/16/205/2847092/alasan-slank-jadi-band-indie-selama-puluhan-tahun"/><item><title>Alasan Slank Jadi Band Indie Selama Puluhan Tahun</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/07/16/205/2847092/alasan-slank-jadi-band-indie-selama-puluhan-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/07/16/205/2847092/alasan-slank-jadi-band-indie-selama-puluhan-tahun</guid><pubDate>Minggu 16 Juli 2023 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Cita Najma Zenitha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/07/16/205/2847092/alasan-slank-jadi-band-indie-selama-puluhan-tahun-uZI83Rwatd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alasan Slank jadi band Indie selama puluhan tahun. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/07/16/205/2847092/alasan-slank-jadi-band-indie-selama-puluhan-tahun-uZI83Rwatd.jpg</image><title>Alasan Slank jadi band Indie selama puluhan tahun. (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wOS8yOC8wLzExNjQyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Alasan Slank jadi band indie selama puluhan tahun. Band yang digawangi Bimbim dan Kaka ini memulai debutnya di bawah label rekaman milik Budi Soesatyo, Project Q, pada 1983.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Ternyata Dewa 19 Pernah Cover Lagu Slank di Awal Karier

Bersama label itu, Slank melahirkan tiga album. Namun setelah merilis album keempat &amp;lsquo;Generasi Muda&amp;rsquo; pada 1994, mereka memutuskan menjadi band indie. Hal itu mereka lakukan setelah bertemu Iwan Fals.&amp;nbsp;
Dari pertemuan itu, Slank menyadari bahwa di masa tuanya banyak artis yang tidak memiliki apa-apa. Kiprah God Bless yang juga menjadi band indie juga menginspirasi Bimbim cs melakukan hal serupa.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saat itu, memang banyak banget artis yang pergi tanpa meninggalkan apapun. Lalu, kami melihat Iwan Fals terus produktif meski menjadi band indie,&amp;rdquo; ujar Bimbim seperti dikutip dari channel YouTube Slank Music, pada Minggu (16/7/2023).


BACA JUGA:
Ternyata, Ini Alasan Taylor Swift Sering Buat Lagu untuk Mantan

Demi kesejahteraan para personelnya di masa tua, maka Slank memilih menjadi band indie. Bimbim sadar betul, pala pelaku seni tidak memiliki dana pensiun seperti pegawai negeri atau aparat negara.
Sehinga karya adalah aset yang bisa menyokong masa tua mereka. &amp;ldquo;Kami berpikiran bahwa lagu-lagu yang kami ciptakan ini ya dana pensiun di kemudian hari,&amp;rdquo; tutur sang drummer menambahkan.&amp;nbsp;

Bimbim menjelaskan, untuk bisa menjadikan lagu sebagai jaminan hari tua mereka adalah dengan mengantongi hak cipta sepenuhnya. Dengan begitu, maka royalti sepenuhnya masuk ke kantong Slank.

BACA JUGA:
2 Artis Dunia Ini Blakblakan Akui Keluar dari Islam

Namun begitu, Bimbim Slank tak menampik pilihan menjadi band indie bukan perkara mudah. Mereka harus mengelola semua kegiatan band secara mandiri, dari manajemen, promosi, hingga perizinan.*

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wOS8yOC8wLzExNjQyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Alasan Slank jadi band indie selama puluhan tahun. Band yang digawangi Bimbim dan Kaka ini memulai debutnya di bawah label rekaman milik Budi Soesatyo, Project Q, pada 1983.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Ternyata Dewa 19 Pernah Cover Lagu Slank di Awal Karier

Bersama label itu, Slank melahirkan tiga album. Namun setelah merilis album keempat &amp;lsquo;Generasi Muda&amp;rsquo; pada 1994, mereka memutuskan menjadi band indie. Hal itu mereka lakukan setelah bertemu Iwan Fals.&amp;nbsp;
Dari pertemuan itu, Slank menyadari bahwa di masa tuanya banyak artis yang tidak memiliki apa-apa. Kiprah God Bless yang juga menjadi band indie juga menginspirasi Bimbim cs melakukan hal serupa.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saat itu, memang banyak banget artis yang pergi tanpa meninggalkan apapun. Lalu, kami melihat Iwan Fals terus produktif meski menjadi band indie,&amp;rdquo; ujar Bimbim seperti dikutip dari channel YouTube Slank Music, pada Minggu (16/7/2023).


BACA JUGA:
Ternyata, Ini Alasan Taylor Swift Sering Buat Lagu untuk Mantan

Demi kesejahteraan para personelnya di masa tua, maka Slank memilih menjadi band indie. Bimbim sadar betul, pala pelaku seni tidak memiliki dana pensiun seperti pegawai negeri atau aparat negara.
Sehinga karya adalah aset yang bisa menyokong masa tua mereka. &amp;ldquo;Kami berpikiran bahwa lagu-lagu yang kami ciptakan ini ya dana pensiun di kemudian hari,&amp;rdquo; tutur sang drummer menambahkan.&amp;nbsp;

Bimbim menjelaskan, untuk bisa menjadikan lagu sebagai jaminan hari tua mereka adalah dengan mengantongi hak cipta sepenuhnya. Dengan begitu, maka royalti sepenuhnya masuk ke kantong Slank.

BACA JUGA:
2 Artis Dunia Ini Blakblakan Akui Keluar dari Islam

Namun begitu, Bimbim Slank tak menampik pilihan menjadi band indie bukan perkara mudah. Mereka harus mengelola semua kegiatan band secara mandiri, dari manajemen, promosi, hingga perizinan.*

</content:encoded></item></channel></rss>
