<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elma Dae Deg-degan Nyanyikan Lagu Yovie Widianto</title><description>Elma Dae menghadirkan single kedua bertajuk Tapi Sayangnya karya Yovie Widianto.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/06/28/205/2838666/elma-dae-deg-degan-nyanyikan-lagu-yovie-widianto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/06/28/205/2838666/elma-dae-deg-degan-nyanyikan-lagu-yovie-widianto"/><item><title>Elma Dae Deg-degan Nyanyikan Lagu Yovie Widianto</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/06/28/205/2838666/elma-dae-deg-degan-nyanyikan-lagu-yovie-widianto</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/06/28/205/2838666/elma-dae-deg-degan-nyanyikan-lagu-yovie-widianto</guid><pubDate>Rabu 28 Juni 2023 22:45 WIB</pubDate><dc:creator>Alan Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/28/205/2838666/elma-dae-deg-degan-nyanyikan-lagu-yovie-widianto-YyMvucfJRT.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Elma Dae deg-degan nyanyikan lagu Yovie Widianto (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/28/205/2838666/elma-dae-deg-degan-nyanyikan-lagu-yovie-widianto-YyMvucfJRT.jpeg</image><title>Elma Dae deg-degan nyanyikan lagu Yovie Widianto (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA -  Elma Dae menghadirkan single kedua bertajuk  Tapi Sayangnya. Lagu tersebut merupakan karya dari Yovie Widianto bersama dengan Adrian Kitut yang merupakan songwriter sekaligus produser di balik lagu tersebut.
Lagu bertempo medium beat dengan nuansa flirty. Lewat lagu Tapi Sayangnya, Elma Dae hadir untuk memperkenalkan dimensi musiknya yang beda.
Tapi Sayangnya menggambarkan rumitnya cinta ketika ingin bersama seseorang yang tak bisa bersama kita. Dengan pembawaan vokal yang riang sekaligus edgy, pendengar dijamin ikut bergoyang saat Elma Dae melantunkan lirik sebagai berikut.

BACA JUGA:
Yura Yunita Akui Kesulitan Jelang Konser Billion Songs Yovie Widianto &amp;amp; His Friends


&quot;Aku tahu cintamu memang satu, tapi cinta kita tak pernah satu. Aku tahu kau memang sayang aku, tapi sayangnya bukan untuk aku,&quot; bunyi lirik  Tapi Sayangnya.
Elma Dae menghadirkan Tapi Sayangnya dalam tiga versi bahasa yang berbeda, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Jepang, dan bahasa Korea. Ragam versi bahasa ini pun merupakan wujud upaya Elma Dae dalam mengukuhkan dirinya sebagai solois pop Indonesia dengan visi serta keunikan tersendiri.
&quot;Ngebawain lagu 'Tapi Sayangnya' dalam versi bahasa Jepang dan bahasa Korea juga tantangan banget buat aku. Jadi aku sangat sangat bersyukur bisa dibantu sama kak Hiroaki Kato dan kak Geun Woo. Lagu ini banyak mempertemukan aku sama temen-temen baru yang luar biasa keren!,&quot; lanjut Elma Dae. &quot;Sejak awal aku memang berusaha untuk coba jadi warna baru di skena musik Indonesia saat ini, dengan harapan bisa nunjukin sisi lain aku yang mungkin belum semua orang tahu,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Yura Yunita Akui Kesulitan Jelang Konser Billion Songs Yovie Widianto &amp;amp; His Friends


Yovie Widianto memuji sikap Elma dalam menyanyikan lagu tersebut. &quot;Kepribadian dan style Elma Dae yang unik turut menginspirasi saya dalam menggarap lagu ini,&quot; puji Yovie Widianto yang juga telah memproduseri para solois pop ternama seperti Raisa, Rio Febrian, dan Rossa.

&quot;Elma Dae memiliki timbre vokal yang unik bila dibandingkan dengan kebanyakan solois perempuan seusianya. Selain itu, saya melihat dia memiliki potensi untuk menjadi musisi yang relatable juga di mata para audiens musik regional dan Asia. Meskipun dia masih terbilang baru di industri musik, saya memprediksi Elma Dae mampu memperkaya warna musik Indonesia.&quot;</description><content:encoded>JAKARTA -  Elma Dae menghadirkan single kedua bertajuk  Tapi Sayangnya. Lagu tersebut merupakan karya dari Yovie Widianto bersama dengan Adrian Kitut yang merupakan songwriter sekaligus produser di balik lagu tersebut.
Lagu bertempo medium beat dengan nuansa flirty. Lewat lagu Tapi Sayangnya, Elma Dae hadir untuk memperkenalkan dimensi musiknya yang beda.
Tapi Sayangnya menggambarkan rumitnya cinta ketika ingin bersama seseorang yang tak bisa bersama kita. Dengan pembawaan vokal yang riang sekaligus edgy, pendengar dijamin ikut bergoyang saat Elma Dae melantunkan lirik sebagai berikut.

BACA JUGA:
Yura Yunita Akui Kesulitan Jelang Konser Billion Songs Yovie Widianto &amp;amp; His Friends


&quot;Aku tahu cintamu memang satu, tapi cinta kita tak pernah satu. Aku tahu kau memang sayang aku, tapi sayangnya bukan untuk aku,&quot; bunyi lirik  Tapi Sayangnya.
Elma Dae menghadirkan Tapi Sayangnya dalam tiga versi bahasa yang berbeda, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Jepang, dan bahasa Korea. Ragam versi bahasa ini pun merupakan wujud upaya Elma Dae dalam mengukuhkan dirinya sebagai solois pop Indonesia dengan visi serta keunikan tersendiri.
&quot;Ngebawain lagu 'Tapi Sayangnya' dalam versi bahasa Jepang dan bahasa Korea juga tantangan banget buat aku. Jadi aku sangat sangat bersyukur bisa dibantu sama kak Hiroaki Kato dan kak Geun Woo. Lagu ini banyak mempertemukan aku sama temen-temen baru yang luar biasa keren!,&quot; lanjut Elma Dae. &quot;Sejak awal aku memang berusaha untuk coba jadi warna baru di skena musik Indonesia saat ini, dengan harapan bisa nunjukin sisi lain aku yang mungkin belum semua orang tahu,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Yura Yunita Akui Kesulitan Jelang Konser Billion Songs Yovie Widianto &amp;amp; His Friends


Yovie Widianto memuji sikap Elma dalam menyanyikan lagu tersebut. &quot;Kepribadian dan style Elma Dae yang unik turut menginspirasi saya dalam menggarap lagu ini,&quot; puji Yovie Widianto yang juga telah memproduseri para solois pop ternama seperti Raisa, Rio Febrian, dan Rossa.

&quot;Elma Dae memiliki timbre vokal yang unik bila dibandingkan dengan kebanyakan solois perempuan seusianya. Selain itu, saya melihat dia memiliki potensi untuk menjadi musisi yang relatable juga di mata para audiens musik regional dan Asia. Meskipun dia masih terbilang baru di industri musik, saya memprediksi Elma Dae mampu memperkaya warna musik Indonesia.&quot;</content:encoded></item></channel></rss>
