<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inara Rusli Lepas Cadar, Umi Pipik: Semua Orang Punya Hak</title><description>Umi Pipik menjawab pertanyaan terkait keputusan Inara Rusli melepas cadar</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/06/05/33/2825337/inara-rusli-lepas-cadar-umi-pipik-semua-orang-punya-hak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/06/05/33/2825337/inara-rusli-lepas-cadar-umi-pipik-semua-orang-punya-hak"/><item><title>Inara Rusli Lepas Cadar, Umi Pipik: Semua Orang Punya Hak</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/06/05/33/2825337/inara-rusli-lepas-cadar-umi-pipik-semua-orang-punya-hak</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/06/05/33/2825337/inara-rusli-lepas-cadar-umi-pipik-semua-orang-punya-hak</guid><pubDate>Senin 05 Juni 2023 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amanah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/05/33/2825337/inara-rusli-lepas-cadar-umi-pipik-semua-orang-punya-hak-SH54XwUxJ0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Umi Pipik (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/05/33/2825337/inara-rusli-lepas-cadar-umi-pipik-semua-orang-punya-hak-SH54XwUxJ0.jpg</image><title>Umi Pipik (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Keputusan Inara Rusli untuk melepas cadarnya beberapa waktu lalu, cukup disayangkan oleh netizen. Akan tetapi, Inara sendiri mengatakan jika keputusannya tersebut sudah dipikirkan secara matang, mengingat ia juga harus mencari nafkah bagi tiga buah hatinya.

Tak bermaksud menyalahi perintah agama, keputusan tersebut diambilnya lantaran situasi darurat. Mengingat, setelah di talak cerai, ia merasa harus bekerja keras demi ketiga anak-anaknya.


BACA JUGA:
Abaikan Aturan Masa Iddah demi Anak, Inara Rusli: Aku Harus Ngemis ke Netizen?



Terkait keputusannya untuk melepas cadar, Inara Rusli pun dibandingkan dengan Umi Pipik yang sampai saat ini masih mengenakan cadarnya. Tak banyak berkomentar, Umi Pipik memilih untuk memuji paras cantik Inara.

&quot;Oh ya alhamdulillah kan Inara cantik masih muda saya kan sudah tua jadi alhamdulillah aja,&quot; ujar Umi Pipik kepada awak media di Cikeas, Gunung Putri, Bogor Jawa Barat, beberapa waktu lalu.



Lebih lanjut, Umi Pipik pun meminta agar masyarakat tak membandingkan dirinya dengan Inara terkait keputusan mengenakan ataupun melepaskan cadar. Sebab menurutnya, keputusan itu menjadi hak pribadi masing-masing.

&quot;Jangan dibandingkan, saya juga nggak mau dibandingkan ya maksudnya semua orang punya hak masing-masing,&quot; tambahnya.

Sementara itu, ibu dari Abidzar Al Ghifari ini juga tak ingin menghakimi keputusan seseorang. Mengingat, setiap orang memiliki alasan atau dalam kondisi tertentu ketika mengambil keputusan.


BACA JUGA:
Mantap Cerai, Inara Rusli Masih Pikirkan Karier Virgoun Usai Isu Selingkuh



&quot;Saya nggak mau menilai orang karena kita kan nggak tau keadaan mereka,&quot; ujarnya.

Umi Pipik pun memahami ada perbedaan pandangan di antara ulama mengenai hukum memakai cadar. Meski demikian, ia menegaskan jika dirinya berpedoman pada aturan bahwa mengenakan cadar hukumnya wajib, sehingga jika ia menanggalkan cadarnya, tentu ia akan berdosa.&quot;Karena kan gini banyak kan beberapa ulama dengan, apa namanya ada yang hukumnya pakai cadar sunnah ada yang pake cadar wajib. Kalau saya mengambil hukum yang wajib, jadi apapun saya ya sudah keinginan saya juga,&quot; bebernya.

&quot;Kalau saya buka, saya dosa karena saya mengambil hukum yang wajib. Ada ulama yang membolehkan karena niatnya sunnah. bukan berarti kita menyepelekan sunnah ya. Kalau dikerjain kita nggak dosa, kalau dikerjain kita pahala,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Keputusan Inara Rusli untuk melepas cadarnya beberapa waktu lalu, cukup disayangkan oleh netizen. Akan tetapi, Inara sendiri mengatakan jika keputusannya tersebut sudah dipikirkan secara matang, mengingat ia juga harus mencari nafkah bagi tiga buah hatinya.

Tak bermaksud menyalahi perintah agama, keputusan tersebut diambilnya lantaran situasi darurat. Mengingat, setelah di talak cerai, ia merasa harus bekerja keras demi ketiga anak-anaknya.


BACA JUGA:
Abaikan Aturan Masa Iddah demi Anak, Inara Rusli: Aku Harus Ngemis ke Netizen?



Terkait keputusannya untuk melepas cadar, Inara Rusli pun dibandingkan dengan Umi Pipik yang sampai saat ini masih mengenakan cadarnya. Tak banyak berkomentar, Umi Pipik memilih untuk memuji paras cantik Inara.

&quot;Oh ya alhamdulillah kan Inara cantik masih muda saya kan sudah tua jadi alhamdulillah aja,&quot; ujar Umi Pipik kepada awak media di Cikeas, Gunung Putri, Bogor Jawa Barat, beberapa waktu lalu.



Lebih lanjut, Umi Pipik pun meminta agar masyarakat tak membandingkan dirinya dengan Inara terkait keputusan mengenakan ataupun melepaskan cadar. Sebab menurutnya, keputusan itu menjadi hak pribadi masing-masing.

&quot;Jangan dibandingkan, saya juga nggak mau dibandingkan ya maksudnya semua orang punya hak masing-masing,&quot; tambahnya.

Sementara itu, ibu dari Abidzar Al Ghifari ini juga tak ingin menghakimi keputusan seseorang. Mengingat, setiap orang memiliki alasan atau dalam kondisi tertentu ketika mengambil keputusan.


BACA JUGA:
Mantap Cerai, Inara Rusli Masih Pikirkan Karier Virgoun Usai Isu Selingkuh



&quot;Saya nggak mau menilai orang karena kita kan nggak tau keadaan mereka,&quot; ujarnya.

Umi Pipik pun memahami ada perbedaan pandangan di antara ulama mengenai hukum memakai cadar. Meski demikian, ia menegaskan jika dirinya berpedoman pada aturan bahwa mengenakan cadar hukumnya wajib, sehingga jika ia menanggalkan cadarnya, tentu ia akan berdosa.&quot;Karena kan gini banyak kan beberapa ulama dengan, apa namanya ada yang hukumnya pakai cadar sunnah ada yang pake cadar wajib. Kalau saya mengambil hukum yang wajib, jadi apapun saya ya sudah keinginan saya juga,&quot; bebernya.

&quot;Kalau saya buka, saya dosa karena saya mengambil hukum yang wajib. Ada ulama yang membolehkan karena niatnya sunnah. bukan berarti kita menyepelekan sunnah ya. Kalau dikerjain kita nggak dosa, kalau dikerjain kita pahala,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
