<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Tahun Bergulir, Ini Kata Polres Jaksel Terkait Kasus Penyekapan Eks Sopir Nindy Ayunda</title><description>Kasus dugaan penyekapan eks sopir Nindy Ayunda masih juga belum menemukan titik terang</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/04/09/33/2795590/2-tahun-bergulir-ini-kata-polres-jaksel-terkait-kasus-penyekapan-eks-sopir-nindy-ayunda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/04/09/33/2795590/2-tahun-bergulir-ini-kata-polres-jaksel-terkait-kasus-penyekapan-eks-sopir-nindy-ayunda"/><item><title>2 Tahun Bergulir, Ini Kata Polres Jaksel Terkait Kasus Penyekapan Eks Sopir Nindy Ayunda</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/04/09/33/2795590/2-tahun-bergulir-ini-kata-polres-jaksel-terkait-kasus-penyekapan-eks-sopir-nindy-ayunda</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/04/09/33/2795590/2-tahun-bergulir-ini-kata-polres-jaksel-terkait-kasus-penyekapan-eks-sopir-nindy-ayunda</guid><pubDate>Minggu 09 April 2023 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Ika Aldida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/09/33/2795590/2-tahun-bergulir-ini-kata-polres-jaksel-terkait-kasus-penyekapan-eks-sopir-nindy-ayunda-fkKUFizPvQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nindy Ayunda (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/09/33/2795590/2-tahun-bergulir-ini-kata-polres-jaksel-terkait-kasus-penyekapan-eks-sopir-nindy-ayunda-fkKUFizPvQ.jpg</image><title>Nindy Ayunda (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - 2 tahun bergulir setelah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan, kasus dugaan penyekapan mantan sopir Nindy Ayunda bernama Sulaiman hingga kini masih belum menemukan titik terang. Bahkan, kasus tersebut diketahui telah dilaporkan pada 15 Februari 2021 lalu.

Saat dihubungi, AKP Nurma Dewi selaku Humas Polres Metro Jakarta Selatan menolak untuk memberikan penjelasan. Ia bahkan meminta awak media untuk menanyakan kasus tersebut kepada rekannya, Yossi Laki selaku Plt Humas.


BACA JUGA:
Nindy Ayunda Tak Tenang Jalani Ibadah Puasa, Usai Rumahnya Diteror Oknum TNI



&quot;Ke Pak Yossi ya, Plt Humas,&quot; ujar AKP Nurma Dewi saat dihubungi melalui WhatsApp, pada Minggu (9/4/2023).

Saat dihubungi, Kompol Yossi Laki tampak tak merespon. Bahkan ia juga belum memberikan jawaban WhatsApp.



Sementara itu, Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Sulaiman turut menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, kasus yang selama dua tahun belakangan diusut dan belum mendapatkan titik terang, bisa saja merusak citra kepolisian.


BACA JUGA:
Sambangi LPSK, Nindy Ayunda Bantah Sebagai Pengalihan Isu Pemanggilan Dito Mahendra ke Bareskrim Polri



&quot;Kasus ini dilaporkan tanggal 15 Februari 2021, sudah dua tahun lebih belum ada titik terangnya. Masyarakat akan menilai, karena seorang Nindy Ayunda citra polisi dirusak,&quot; beber Fahmi Bachmid saat dihubungi.

Sementara itu, baru-baru ini Dito Mahendra yang juga diduga terlibat dalam kasus penyekapan sopir kekasihnya dijadikan saksi atas kasus dugaan TPPU dengan tersangka eks Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi. Bahkan, ia kini juga sempat dipanggil oleh Bareskrim Polri terkait kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal, yang ditemukan oleh KPK saat melakukan penggeledahan kediamannya.&quot;Akhirnya sekarang terbukti, dia (Dito Mahendra) memiliki dan menyimpan senjata api. Saat melakukan penyekapan terhadap Sulaiman, ada penggunaan senjata api. Itu sudah kami laporkan ke Polres Jaksel,&quot; papar Fahmi.

Nindy Ayunda sendiri diketahui memilih menghindar saat ditanya soal kasus yang menimpa kekasihnya.

&quot;Nggak ada, nggak tahu saya. Sudah nggak ada itu. Dan, udah ya nanti lagi ya. Sudah close itu ya, nanti ya,&quot; ujar Nindy Ayunda saat ditemui di LPSK beberapa waktu lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - 2 tahun bergulir setelah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan, kasus dugaan penyekapan mantan sopir Nindy Ayunda bernama Sulaiman hingga kini masih belum menemukan titik terang. Bahkan, kasus tersebut diketahui telah dilaporkan pada 15 Februari 2021 lalu.

Saat dihubungi, AKP Nurma Dewi selaku Humas Polres Metro Jakarta Selatan menolak untuk memberikan penjelasan. Ia bahkan meminta awak media untuk menanyakan kasus tersebut kepada rekannya, Yossi Laki selaku Plt Humas.


BACA JUGA:
Nindy Ayunda Tak Tenang Jalani Ibadah Puasa, Usai Rumahnya Diteror Oknum TNI



&quot;Ke Pak Yossi ya, Plt Humas,&quot; ujar AKP Nurma Dewi saat dihubungi melalui WhatsApp, pada Minggu (9/4/2023).

Saat dihubungi, Kompol Yossi Laki tampak tak merespon. Bahkan ia juga belum memberikan jawaban WhatsApp.



Sementara itu, Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Sulaiman turut menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, kasus yang selama dua tahun belakangan diusut dan belum mendapatkan titik terang, bisa saja merusak citra kepolisian.


BACA JUGA:
Sambangi LPSK, Nindy Ayunda Bantah Sebagai Pengalihan Isu Pemanggilan Dito Mahendra ke Bareskrim Polri



&quot;Kasus ini dilaporkan tanggal 15 Februari 2021, sudah dua tahun lebih belum ada titik terangnya. Masyarakat akan menilai, karena seorang Nindy Ayunda citra polisi dirusak,&quot; beber Fahmi Bachmid saat dihubungi.

Sementara itu, baru-baru ini Dito Mahendra yang juga diduga terlibat dalam kasus penyekapan sopir kekasihnya dijadikan saksi atas kasus dugaan TPPU dengan tersangka eks Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi. Bahkan, ia kini juga sempat dipanggil oleh Bareskrim Polri terkait kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal, yang ditemukan oleh KPK saat melakukan penggeledahan kediamannya.&quot;Akhirnya sekarang terbukti, dia (Dito Mahendra) memiliki dan menyimpan senjata api. Saat melakukan penyekapan terhadap Sulaiman, ada penggunaan senjata api. Itu sudah kami laporkan ke Polres Jaksel,&quot; papar Fahmi.

Nindy Ayunda sendiri diketahui memilih menghindar saat ditanya soal kasus yang menimpa kekasihnya.

&quot;Nggak ada, nggak tahu saya. Sudah nggak ada itu. Dan, udah ya nanti lagi ya. Sudah close itu ya, nanti ya,&quot; ujar Nindy Ayunda saat ditemui di LPSK beberapa waktu lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
