<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Piko Kembaran Banting Setir Jadi Content Creator Usai Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi</title><description>Piko Kembaren memulai kariernya sebagai content creator setelah kehilangan pekerjaan akibat pandemi COVID-19.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/03/21/33/2785074/piko-kembaran-banting-setir-jadi-content-creator-usai-kehilangan-pekerjaan-akibat-pandemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/03/21/33/2785074/piko-kembaran-banting-setir-jadi-content-creator-usai-kehilangan-pekerjaan-akibat-pandemi"/><item><title>Piko Kembaran Banting Setir Jadi Content Creator Usai Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/03/21/33/2785074/piko-kembaran-banting-setir-jadi-content-creator-usai-kehilangan-pekerjaan-akibat-pandemi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/03/21/33/2785074/piko-kembaran-banting-setir-jadi-content-creator-usai-kehilangan-pekerjaan-akibat-pandemi</guid><pubDate>Selasa 21 Maret 2023 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Media</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/03/21/33/2785074/piko-kembaran-banting-setir-jadi-content-creator-usai-kehilangan-pekerjaan-akibat-pandemi-Z4Qa0H8nw3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Piko Kembaren. (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/03/21/33/2785074/piko-kembaran-banting-setir-jadi-content-creator-usai-kehilangan-pekerjaan-akibat-pandemi-Z4Qa0H8nw3.jpg</image><title>Piko Kembaren. (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Pilemon Sembiring alias Piko Kembaren merupakan salah satu content creator&amp;nbsp;di bawah naungan StarHits yang terjaring dari event #NgeShortsBareng yang digagas manajemen artis itu bersama YouTube Indonesia.
Sebelumnya, Piko memiliki channel YouTube bernama Piko Pocica yang mengusung konsep konten cosplay menjadi pocong. &amp;ldquo;Tapi karena pocongnya lucu dan tidak seram, jadi diplesetin netizen jadi Pocica,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Piko Pocica Rela Antre Demi Cobain kebab Buatan Orang Istanbul Asli di Lapangan Tegalega Bandung!

Namun ketika Piko Kembaren memutuskan untuk melakukan rebrandring nama YouTube tersebut diubah menjadi namanya. &quot;Jadi, Kembaren itu merupakan marga saya dari Suku Karo,&quot; tuturnya menambahkan.
Sebelum beralih menjadi content creator pada Maret 2022, pria 32 tahun ini merupakan karyawan di sebuah perusahaan. Namun, dia kehilangan pekerjaannya karena perusahaannya tak lagi sanggup menggaji karyawan akibat pandemi COVID-19.
&amp;ldquo;Kebetulan saya sering melihat video-video lucu di media sosial. Sejak saat itu, saya mulai tertarik dan fokus menjadi content creator karena&amp;nbsp;punya passion&amp;nbsp;di dunia hiburan sejak sekolah. Saya juga sering ikutan teater dan MC juga,&amp;rdquo; ungkapnya.
Piko Kembaren tak menampik, harus menghadapi kesulitan berupa traffic yang tak stabil di awal kariernya sebagai content cretor. &amp;ldquo;Kita tidak pernah tahu kapan video kita akan viral. Kita sudah totalitas belum tentu hasilnya memuaskan,&quot; katanya lagi.

BACA JUGA:
Salinan Putusan Cerai Alshad Ahmad dan Nissa Asyifa Bocor, Isinya Bikin Kaget!

Tak hanya itu, Piko juga harus siap mental dengan kritik dan komentar negatif warganet terhadap konten-kontennya. Dia juga dituntut untuk selalu memiliki ide baru yang fresh dalam setiap kontennya.
&quot;Karena itu, bagi aku, content creator itu harus punya mental yang kuat sih. Tidak boleh gampang menyerah dan tidak terpatok juga sama views. Sebagai content cretor harus punya komitmen membuat konten berkualitas, menghibur, dan konsisten.&amp;rdquo;
Mengusung konsep video challenge, daily life, dan sosial eksperimen, Piko Kembaren memiliki strategi tersendiri dalam menjaga agar viewers dan subscribers-nya tetap stabil bahkan meningkat.
Dia berusaha terus menjaga kualitas ide cerita, audio, dan visual agar penonton selalu betah menonton video-videonya. Selain itu, dia juga rutin mengamati konten apa yang sedang trending dan selalu berinteraksi dengan penonton melalui video ataupun komentar.
Kini bernaung di bawah manajemen StarHits, Piko Kembaren mengaku menjadi lebih cepat mendapatkan informasi mengenai konten-konten yang tengah trending. Dia juga mendapat exposure lebih dari portal media dan terbantu jika ada kendala di akun YouTube-nya.&amp;nbsp;
Piko juga mendapat masukan-masukan dari menajemen untuk pengembangan konten dan tentunya menerima pemasukanyang lebih baik dari sebelum bergabung dengan StarHits. Apalagi kini konten YouTube Shorts sudah bisa dimonetisasi dengan syarat-syarat tertentu.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sangat bersyukur karena Shorts sudah sistem monetisasi, karena kreator jadi lebih tahu rincian detail pendapatan. Namun sayangnya, sejak mulai sistem monetisasi, engagement konten di YouTube Shorts mengalami penurunan drastis,&amp;rdquo; ungkap Piko.

Memiliki lebih dari 2,5 juta subscribers, Piko Kembaren berharap, dengan personal branding yang dibangun saat ini, bisa membuatnya semakin dikenal banyak orang. &quot;Semoga, kontennya bisa menginspirasi dan menghibur orang-orang.&quot;
Bagi yang ingin memulai menjadi content creator, dia berpesan untuk memiliki tujuan yang jelas, peka terhadap hal-hal yang sedang trending, menjadi diri sendiri, kuat mental, terus berjuang, konsisten dalam membuat konten, dan berkomitmen pada diri sendiri.&amp;nbsp;
Tak lupa, dia juga menyampaikan pesan kepada subscribers-nya untuk selalu mendukung seluruh konten kreator YouTube Shorts. Bagi Anda yang penasaran dengan konten menghibur ala Piko, bisa langsung menonton videonya di channel YouTube Piko Kembaren.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pilemon Sembiring alias Piko Kembaren merupakan salah satu content creator&amp;nbsp;di bawah naungan StarHits yang terjaring dari event #NgeShortsBareng yang digagas manajemen artis itu bersama YouTube Indonesia.
Sebelumnya, Piko memiliki channel YouTube bernama Piko Pocica yang mengusung konsep konten cosplay menjadi pocong. &amp;ldquo;Tapi karena pocongnya lucu dan tidak seram, jadi diplesetin netizen jadi Pocica,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Piko Pocica Rela Antre Demi Cobain kebab Buatan Orang Istanbul Asli di Lapangan Tegalega Bandung!

Namun ketika Piko Kembaren memutuskan untuk melakukan rebrandring nama YouTube tersebut diubah menjadi namanya. &quot;Jadi, Kembaren itu merupakan marga saya dari Suku Karo,&quot; tuturnya menambahkan.
Sebelum beralih menjadi content creator pada Maret 2022, pria 32 tahun ini merupakan karyawan di sebuah perusahaan. Namun, dia kehilangan pekerjaannya karena perusahaannya tak lagi sanggup menggaji karyawan akibat pandemi COVID-19.
&amp;ldquo;Kebetulan saya sering melihat video-video lucu di media sosial. Sejak saat itu, saya mulai tertarik dan fokus menjadi content creator karena&amp;nbsp;punya passion&amp;nbsp;di dunia hiburan sejak sekolah. Saya juga sering ikutan teater dan MC juga,&amp;rdquo; ungkapnya.
Piko Kembaren tak menampik, harus menghadapi kesulitan berupa traffic yang tak stabil di awal kariernya sebagai content cretor. &amp;ldquo;Kita tidak pernah tahu kapan video kita akan viral. Kita sudah totalitas belum tentu hasilnya memuaskan,&quot; katanya lagi.

BACA JUGA:
Salinan Putusan Cerai Alshad Ahmad dan Nissa Asyifa Bocor, Isinya Bikin Kaget!

Tak hanya itu, Piko juga harus siap mental dengan kritik dan komentar negatif warganet terhadap konten-kontennya. Dia juga dituntut untuk selalu memiliki ide baru yang fresh dalam setiap kontennya.
&quot;Karena itu, bagi aku, content creator itu harus punya mental yang kuat sih. Tidak boleh gampang menyerah dan tidak terpatok juga sama views. Sebagai content cretor harus punya komitmen membuat konten berkualitas, menghibur, dan konsisten.&amp;rdquo;
Mengusung konsep video challenge, daily life, dan sosial eksperimen, Piko Kembaren memiliki strategi tersendiri dalam menjaga agar viewers dan subscribers-nya tetap stabil bahkan meningkat.
Dia berusaha terus menjaga kualitas ide cerita, audio, dan visual agar penonton selalu betah menonton video-videonya. Selain itu, dia juga rutin mengamati konten apa yang sedang trending dan selalu berinteraksi dengan penonton melalui video ataupun komentar.
Kini bernaung di bawah manajemen StarHits, Piko Kembaren mengaku menjadi lebih cepat mendapatkan informasi mengenai konten-konten yang tengah trending. Dia juga mendapat exposure lebih dari portal media dan terbantu jika ada kendala di akun YouTube-nya.&amp;nbsp;
Piko juga mendapat masukan-masukan dari menajemen untuk pengembangan konten dan tentunya menerima pemasukanyang lebih baik dari sebelum bergabung dengan StarHits. Apalagi kini konten YouTube Shorts sudah bisa dimonetisasi dengan syarat-syarat tertentu.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sangat bersyukur karena Shorts sudah sistem monetisasi, karena kreator jadi lebih tahu rincian detail pendapatan. Namun sayangnya, sejak mulai sistem monetisasi, engagement konten di YouTube Shorts mengalami penurunan drastis,&amp;rdquo; ungkap Piko.

Memiliki lebih dari 2,5 juta subscribers, Piko Kembaren berharap, dengan personal branding yang dibangun saat ini, bisa membuatnya semakin dikenal banyak orang. &quot;Semoga, kontennya bisa menginspirasi dan menghibur orang-orang.&quot;
Bagi yang ingin memulai menjadi content creator, dia berpesan untuk memiliki tujuan yang jelas, peka terhadap hal-hal yang sedang trending, menjadi diri sendiri, kuat mental, terus berjuang, konsisten dalam membuat konten, dan berkomitmen pada diri sendiri.&amp;nbsp;
Tak lupa, dia juga menyampaikan pesan kepada subscribers-nya untuk selalu mendukung seluruh konten kreator YouTube Shorts. Bagi Anda yang penasaran dengan konten menghibur ala Piko, bisa langsung menonton videonya di channel YouTube Piko Kembaren.

</content:encoded></item></channel></rss>
