<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Film Glo Kau Cahaya, Angkat Kisah Heroik Putri Papua</title><description>Film Glo Kau Cahaya mengangkat kisah heroik putri Papua.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/28/206/2773078/film-glo-kau-cahaya-angkat-kisah-heroik-putri-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/28/206/2773078/film-glo-kau-cahaya-angkat-kisah-heroik-putri-papua"/><item><title>Film Glo Kau Cahaya, Angkat Kisah Heroik Putri Papua</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/28/206/2773078/film-glo-kau-cahaya-angkat-kisah-heroik-putri-papua</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/28/206/2773078/film-glo-kau-cahaya-angkat-kisah-heroik-putri-papua</guid><pubDate>Rabu 01 Maret 2023 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Selvianus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/28/206/2773078/film-glo-kau-cahaya-angkat-kisah-heroik-putri-papua-Pibq5gDWn2.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Film Glo Kau Cahaya (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/28/206/2773078/film-glo-kau-cahaya-angkat-kisah-heroik-putri-papua-Pibq5gDWn2.JPG</image><title>Film Glo Kau Cahaya (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA -  Film Glo Kau Cahaya mengangkat kisah heroik putri Papua. Glo, Kau Cahaya bercerita tentang seorang atlet renang yang bangkit dari keterpurukan dan sukses berprestasi sebagai atlet difabel. Hari-hari Gloria dipenuhi dengan kesedihan dan luka mendalam.


Gloria merasa kemenangan yang semula sudah diraih dan berada di genggaman, menjadi atlet peraih medali emas di olimpiade renang menjadi tidak berguna. Gloria mencoba melewati hari-harinya yang tidak akan pernah sama, melanjutkan hidup atau berhenti dan menyesalinya bersama nenek Isy dan ketiga sahabatnya, Julvri, Idho dan Eliza.


BACA JUGA:Rekomendasi 5 Film Indonesia Bertemakan Keluarga
BACA JUGA:Sandiaga Uno Sanjung Film Indonesia yang Angkat Budaya Lokal, Efektif jadi Promosi Sektor Pariwisata




&quot;Begitu kita jatuh berada di kegelapan cahaya apa yang kita butuhkan. Di film ini kita bercermin ngikutin kisah dia (Gloria) bergumul dengan kegelapan dia, bagaimana support sahabat-sahabatnya,&quot; kata Ani Ema selaku sutradara.


Melalui karakter Gloria, penonton akan lebih memahami sebuah cerita mengenai keberanian, penerimaan, perjuangan perempuan dan refleksi orang-orang di sekitarnya tentang dirinya, bagaimana cinta seorang nenek/keluarga, sahabat, orang terkasih pada saat Gloria tersesat dalam labirin depresinya dan juga harus berjuang melawan pelecehan seksual yang mengusik ketenangannya untuk terus maju menatap masa depan untuk menjadi juara bagi dirinya sendiri.


Kegiatan shooting film ini dilakukan di Kota Jayapura dan Yogyakarta. Sehingga film ini sekaligus sebagai media promosi untuk memperkenalkan keindahan alam dan kemajuan pembangunan Papua yang luar biasa kepada masyarakat yang lebih luas.



Film ini dibintangi oleh Wulan Guritno, Kevin Royano sebagai Julvri,  Tatyana Akman sebagai Gloria, Ratna Riantiarno sebagai Nenek Isyi,  Monalisa Sembor sebagai Eliza, Mamat Alkatiri, Cak Percil, Dani Aditya  dan Putri Nere.


Direncanakan tayang 9 Maret 2023, film ini diproduksi oleh Bhuana Art  Sinema (BASinema) sebagai rumah produksi film yang bekerjasama dengan  Pemerintah Provinsi Papua dan Panitia Besar PEPARNAS XVI Papua 2021.

</description><content:encoded>JAKARTA -  Film Glo Kau Cahaya mengangkat kisah heroik putri Papua. Glo, Kau Cahaya bercerita tentang seorang atlet renang yang bangkit dari keterpurukan dan sukses berprestasi sebagai atlet difabel. Hari-hari Gloria dipenuhi dengan kesedihan dan luka mendalam.


Gloria merasa kemenangan yang semula sudah diraih dan berada di genggaman, menjadi atlet peraih medali emas di olimpiade renang menjadi tidak berguna. Gloria mencoba melewati hari-harinya yang tidak akan pernah sama, melanjutkan hidup atau berhenti dan menyesalinya bersama nenek Isy dan ketiga sahabatnya, Julvri, Idho dan Eliza.


BACA JUGA:Rekomendasi 5 Film Indonesia Bertemakan Keluarga
BACA JUGA:Sandiaga Uno Sanjung Film Indonesia yang Angkat Budaya Lokal, Efektif jadi Promosi Sektor Pariwisata




&quot;Begitu kita jatuh berada di kegelapan cahaya apa yang kita butuhkan. Di film ini kita bercermin ngikutin kisah dia (Gloria) bergumul dengan kegelapan dia, bagaimana support sahabat-sahabatnya,&quot; kata Ani Ema selaku sutradara.


Melalui karakter Gloria, penonton akan lebih memahami sebuah cerita mengenai keberanian, penerimaan, perjuangan perempuan dan refleksi orang-orang di sekitarnya tentang dirinya, bagaimana cinta seorang nenek/keluarga, sahabat, orang terkasih pada saat Gloria tersesat dalam labirin depresinya dan juga harus berjuang melawan pelecehan seksual yang mengusik ketenangannya untuk terus maju menatap masa depan untuk menjadi juara bagi dirinya sendiri.


Kegiatan shooting film ini dilakukan di Kota Jayapura dan Yogyakarta. Sehingga film ini sekaligus sebagai media promosi untuk memperkenalkan keindahan alam dan kemajuan pembangunan Papua yang luar biasa kepada masyarakat yang lebih luas.



Film ini dibintangi oleh Wulan Guritno, Kevin Royano sebagai Julvri,  Tatyana Akman sebagai Gloria, Ratna Riantiarno sebagai Nenek Isyi,  Monalisa Sembor sebagai Eliza, Mamat Alkatiri, Cak Percil, Dani Aditya  dan Putri Nere.


Direncanakan tayang 9 Maret 2023, film ini diproduksi oleh Bhuana Art  Sinema (BASinema) sebagai rumah produksi film yang bekerjasama dengan  Pemerintah Provinsi Papua dan Panitia Besar PEPARNAS XVI Papua 2021.

</content:encoded></item></channel></rss>
