<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Uno Sambut Ajang FSAI 2023 yang akan Digelar di 7 Kota</title><description>Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2023 akan digelar pada 24 Februari hingga 18 Maret 2023.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/16/206/2766398/sandiaga-uno-sambut-ajang-fsai-2023-yang-akan-digelar-di-7-kota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/16/206/2766398/sandiaga-uno-sambut-ajang-fsai-2023-yang-akan-digelar-di-7-kota"/><item><title>Sandiaga Uno Sambut Ajang FSAI 2023 yang akan Digelar di 7 Kota</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/16/206/2766398/sandiaga-uno-sambut-ajang-fsai-2023-yang-akan-digelar-di-7-kota</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/16/206/2766398/sandiaga-uno-sambut-ajang-fsai-2023-yang-akan-digelar-di-7-kota</guid><pubDate>Kamis 16 Februari 2023 20:43 WIB</pubDate><dc:creator>Melati Pratiwi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/16/206/2766398/sandiaga-uno-sambut-ajang-fsai-2023-yang-akan-digelar-di-7-kota-RhonYpNBXI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga Uno saat Jumpa Pers FSAI 2023. (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/16/206/2766398/sandiaga-uno-sambut-ajang-fsai-2023-yang-akan-digelar-di-7-kota-RhonYpNBXI.jpg</image><title>Sandiaga Uno saat Jumpa Pers FSAI 2023. (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, menyambut baik penyelenggaraan ajang Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI)2023.
Acara ini akan digelar di 7 kota pada 24 Februari hingga 18 Maret 2023. FSAI ke-8 ini akan diselenggarakan secara offline, dimana tahun sebelumnya berlangsung secara online karena pandemi covid-19.
&quot;Kami menyambut baik, ini tahun ke-8 dan kita merayakan sewindu dari FSAI,&quot; kata Sandi saat Jumpa Pers FSAI di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (16/2/2023).

&quot;Saya memberikan apresiasi kepada Dubes Australia, karena ini bukan hanya screening film tapi juga ada masterclass, menyentuh beberapa kota, dan nanti juga akan ada semacam workshop yang diharapkan dapat meningkatkan best practice,&amp;rdquo; sambungnya.
Menurut Sandi, Australia adalah salah satu negara yang berhasil menggunakan industri perfilmannya untuk menarik kunjungan wisatawan dan memproduksi film-film kelas dunia.
&amp;ldquo;Indonesia sedang menerapkan pola yang sama dengan insentif yang mudah-mudahan dapat menarik bukan hanya film produksi film internasional yang dibuat di Tanah Air dan meningkatkan kualitas film Indonesia. Tahun lalu kita berhasil menggaet 44 juta penonton dan kami harap tahun ini bisa meningkat,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara Penny Williams PSM, Duta Besar Australia untuk Indonesia, menyatakan bahwa ajang ini adalah kesempatan untuk menampilkan film-film terbaik dari Australia dan Indonesia.&quot;Australia terkenal secara global akan keahliannya di bidang  perfilman, dan FSAI merupakan kesempatan luar biasa untuk berinteraksi  dengan para ahli dan mendapatkan pengalaman terbaik dalam perfilman  Australia dan Indonesia,&quot; katanya
FSAI tahun ini menampilkan tujuh film dan tujuh sesi masterclass di  tujuh kota yakni di Jakarta, Surabaya, Makassar, Mataram, Yogyakarta,  Bandung, dan Tangerang Selatan.
Diawali dengan pemutaran film pemenang penghargaan &amp;lsquo;Sweet As&amp;rsquo; di  Jakarta pada 18 Februari 2023. Merupakan film remaja tentang sisi lain  dari persahabatan, cinta pertama, dan menemukan jati diri di jalan yang  jarang dilalui.
Sejumlah film Australia yang bakal diputar antara lain film drama  biografi Penguin Bloom, Moon Rock for Monday, The Drover's Wife: The  Legend of Molly Johnson, dan film komedi animasi Peter Rabbit 2: The  Runaway yang diproduksi bersama oleh studio animasi Australia, Animal  Logic.
Karya Mira Lesmana juga akan tampil di FSAI 2023 yaitu drama menegangkan Paranoia dan kisah mudik Humba Dreams.
Tahun 2023 menandakan 70 tahun perayaan program beasiswa Australia di  Indonesia. Dalam memeriahkan momentum spesial ini, FSAI 2023 akan  menyelenggarakan serangkaian kegiatan eksklusif yang melibatkan alumni  Australia, termasuk menonton film bersama dan kegiatan networking.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, menyambut baik penyelenggaraan ajang Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI)2023.
Acara ini akan digelar di 7 kota pada 24 Februari hingga 18 Maret 2023. FSAI ke-8 ini akan diselenggarakan secara offline, dimana tahun sebelumnya berlangsung secara online karena pandemi covid-19.
&quot;Kami menyambut baik, ini tahun ke-8 dan kita merayakan sewindu dari FSAI,&quot; kata Sandi saat Jumpa Pers FSAI di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (16/2/2023).

&quot;Saya memberikan apresiasi kepada Dubes Australia, karena ini bukan hanya screening film tapi juga ada masterclass, menyentuh beberapa kota, dan nanti juga akan ada semacam workshop yang diharapkan dapat meningkatkan best practice,&amp;rdquo; sambungnya.
Menurut Sandi, Australia adalah salah satu negara yang berhasil menggunakan industri perfilmannya untuk menarik kunjungan wisatawan dan memproduksi film-film kelas dunia.
&amp;ldquo;Indonesia sedang menerapkan pola yang sama dengan insentif yang mudah-mudahan dapat menarik bukan hanya film produksi film internasional yang dibuat di Tanah Air dan meningkatkan kualitas film Indonesia. Tahun lalu kita berhasil menggaet 44 juta penonton dan kami harap tahun ini bisa meningkat,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara Penny Williams PSM, Duta Besar Australia untuk Indonesia, menyatakan bahwa ajang ini adalah kesempatan untuk menampilkan film-film terbaik dari Australia dan Indonesia.&quot;Australia terkenal secara global akan keahliannya di bidang  perfilman, dan FSAI merupakan kesempatan luar biasa untuk berinteraksi  dengan para ahli dan mendapatkan pengalaman terbaik dalam perfilman  Australia dan Indonesia,&quot; katanya
FSAI tahun ini menampilkan tujuh film dan tujuh sesi masterclass di  tujuh kota yakni di Jakarta, Surabaya, Makassar, Mataram, Yogyakarta,  Bandung, dan Tangerang Selatan.
Diawali dengan pemutaran film pemenang penghargaan &amp;lsquo;Sweet As&amp;rsquo; di  Jakarta pada 18 Februari 2023. Merupakan film remaja tentang sisi lain  dari persahabatan, cinta pertama, dan menemukan jati diri di jalan yang  jarang dilalui.
Sejumlah film Australia yang bakal diputar antara lain film drama  biografi Penguin Bloom, Moon Rock for Monday, The Drover's Wife: The  Legend of Molly Johnson, dan film komedi animasi Peter Rabbit 2: The  Runaway yang diproduksi bersama oleh studio animasi Australia, Animal  Logic.
Karya Mira Lesmana juga akan tampil di FSAI 2023 yaitu drama menegangkan Paranoia dan kisah mudik Humba Dreams.
Tahun 2023 menandakan 70 tahun perayaan program beasiswa Australia di  Indonesia. Dalam memeriahkan momentum spesial ini, FSAI 2023 akan  menyelenggarakan serangkaian kegiatan eksklusif yang melibatkan alumni  Australia, termasuk menonton film bersama dan kegiatan networking.</content:encoded></item></channel></rss>
