<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>The Foolish Rilis Single Sentimen, Keresahan Lunturnya Keadilan Hukum</title><description>Setelah merilis mini album pada 2020, The Foolish menyambut awal tahun ini dengan single baru</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/08/205/2761437/the-foolish-rilis-single-sentimen-keresahan-lunturnya-keadilan-hukum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/08/205/2761437/the-foolish-rilis-single-sentimen-keresahan-lunturnya-keadilan-hukum"/><item><title>The Foolish Rilis Single Sentimen, Keresahan Lunturnya Keadilan Hukum</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/08/205/2761437/the-foolish-rilis-single-sentimen-keresahan-lunturnya-keadilan-hukum</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/02/08/205/2761437/the-foolish-rilis-single-sentimen-keresahan-lunturnya-keadilan-hukum</guid><pubDate>Rabu 08 Februari 2023 21:00 WIB</pubDate><dc:creator>Raden Yusuf Nayamenggala</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/02/08/205/2761437/the-foolish-rilis-single-sentimen-keresahan-lunturnya-keadilan-hukum-lLwKcEqm8X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">The Foolish. (Foto: Dok. The Foolsih)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/02/08/205/2761437/the-foolish-rilis-single-sentimen-keresahan-lunturnya-keadilan-hukum-lLwKcEqm8X.jpg</image><title>The Foolish. (Foto: Dok. The Foolsih)</title></images><description>JAKARTA - Tahun 2015, lima orang mahasiswa salah satu Universutas di Jakarta Selatan bertemu dan memiliki satu visi hingga terbentuklah The Foolish, sebuah band yang mengusung aliran rock berkarakter.
Tapi, seiring berjalannya waktu, terjadi seleksi alam seperti gonta-ganti personel serta posisi. Dalam perjalanannya, dua orang memilih hengkang dari The Foolish, hingga akhirnya menyisakan tiga orang personel yakni Zhaki (Vokal dan Bass) , Ringgo (Drum) dan Ravie (Gitar)
Band yang beranggotakan tiga orang tersebut pada dasarnya mengusung genre rock yang cukup luas, seperti Psychedelic Rock, Bassic Blues Rock, Garage Rock dan Hardrock.

BACA JUGA:Makna di Balik Angka 7 pada Band Sheila On 7

Terbentuknya The Foolish dan aliran yang diusung tak lepas dari pengaruh salah satu band rock ternama Tanah Air. Hal itu diungkapkan oleh gitaris The Foolish, Ravie Wardhani.
&quot;Banyak pengaruh band lain waktu kita mutusin bikin band ini, dulu sih pionirnya The Sigit, dia cukup memacu kita buat bikin sebuah band blues rock dan sejenisnya, menurut gue dan anak-anak tren jadul itu keren banget,&quot; tutur Ravie Wardhani saat dihubungi MNC Portal, Selasa (7/2/2023).
Selain The Sigit, inspirasi musik The Foolish juga tak lepas dari sejumlah band rock ternama seperti Led Zeppelin, Black Sabbath, Rush, Radio Moscow, Kadavar, dan Wolfmother.
Untuk lagu-lagu yang diusung oleh The Foolish, berkutat seputar kehidupan sosial. Ravie menjelaskan, bahwa dia bersama rekan-rekannya di The Foolish ingin lagu tersebut bisa mewakili banyak orang.
BACA JUGA:Tak Paham Royalti, Ressa Herlambang Terima Dibayar Rp5 Juta oleh Syahrini
Setelah sukses merilis mini album Bigot di tahun 2020, pada awal  tahun 2023 ini The Foolish merilis sebuah single terbarunya yang  bertajuk Sentimen, sebuah lagu yang sudab digarap sejak tahun 2021, tapi  karena ada beberapa kendala, akhirnya baru bisa diluncurkan di tahun  2023 ini.
Dikemas dengan aransemen yang cukup agresif, lagu 'Sentimen'  menyoroti tentang makna demokrasi yang mulai luntur. Serta bayang-bayang  hukum yang sering dianggap menjadi momok bagi para pencari keadilan.  Hal tersebutlah yang melatar belakangi tercipta lagu Sentimen.
&quot;Sebagian besar lagu tersebut berbicara soal oknum penguasa yang  menggunakan 'kuasa' untuk kepentingan diri sendiri atau instansinya,&quot;  tutur Ravie.
Dari sisi aransemen, 'Sentimen' sarat akan auman distorsi yang kian  mewakili musik rock. Perilisan musik tersebut pun diiringi dengan  perayaan delapan Tahun The Foolish berkarya di jagat musik Tanah Air.
Pada single 'Sentimen'  turut dihadirkan isu sensitif yang terjadi di  dunia nyata. Yakni salah satu terdakwa dari sebuah kasus besar yang  menjadi sorotan publik, namun hukum terlihat seakan tidak adil karena  tidak relevan dengan fakta di lapangan.
Dengan hadirnya single Sentimen yang begitu agresif, Ravie  menjelaskan bahwa The Foolish berharap lagu tersebut bisa didengar oleh  banyak orang, dan bisa membawa manfaat bagi banyak orang.</description><content:encoded>JAKARTA - Tahun 2015, lima orang mahasiswa salah satu Universutas di Jakarta Selatan bertemu dan memiliki satu visi hingga terbentuklah The Foolish, sebuah band yang mengusung aliran rock berkarakter.
Tapi, seiring berjalannya waktu, terjadi seleksi alam seperti gonta-ganti personel serta posisi. Dalam perjalanannya, dua orang memilih hengkang dari The Foolish, hingga akhirnya menyisakan tiga orang personel yakni Zhaki (Vokal dan Bass) , Ringgo (Drum) dan Ravie (Gitar)
Band yang beranggotakan tiga orang tersebut pada dasarnya mengusung genre rock yang cukup luas, seperti Psychedelic Rock, Bassic Blues Rock, Garage Rock dan Hardrock.

BACA JUGA:Makna di Balik Angka 7 pada Band Sheila On 7

Terbentuknya The Foolish dan aliran yang diusung tak lepas dari pengaruh salah satu band rock ternama Tanah Air. Hal itu diungkapkan oleh gitaris The Foolish, Ravie Wardhani.
&quot;Banyak pengaruh band lain waktu kita mutusin bikin band ini, dulu sih pionirnya The Sigit, dia cukup memacu kita buat bikin sebuah band blues rock dan sejenisnya, menurut gue dan anak-anak tren jadul itu keren banget,&quot; tutur Ravie Wardhani saat dihubungi MNC Portal, Selasa (7/2/2023).
Selain The Sigit, inspirasi musik The Foolish juga tak lepas dari sejumlah band rock ternama seperti Led Zeppelin, Black Sabbath, Rush, Radio Moscow, Kadavar, dan Wolfmother.
Untuk lagu-lagu yang diusung oleh The Foolish, berkutat seputar kehidupan sosial. Ravie menjelaskan, bahwa dia bersama rekan-rekannya di The Foolish ingin lagu tersebut bisa mewakili banyak orang.
BACA JUGA:Tak Paham Royalti, Ressa Herlambang Terima Dibayar Rp5 Juta oleh Syahrini
Setelah sukses merilis mini album Bigot di tahun 2020, pada awal  tahun 2023 ini The Foolish merilis sebuah single terbarunya yang  bertajuk Sentimen, sebuah lagu yang sudab digarap sejak tahun 2021, tapi  karena ada beberapa kendala, akhirnya baru bisa diluncurkan di tahun  2023 ini.
Dikemas dengan aransemen yang cukup agresif, lagu 'Sentimen'  menyoroti tentang makna demokrasi yang mulai luntur. Serta bayang-bayang  hukum yang sering dianggap menjadi momok bagi para pencari keadilan.  Hal tersebutlah yang melatar belakangi tercipta lagu Sentimen.
&quot;Sebagian besar lagu tersebut berbicara soal oknum penguasa yang  menggunakan 'kuasa' untuk kepentingan diri sendiri atau instansinya,&quot;  tutur Ravie.
Dari sisi aransemen, 'Sentimen' sarat akan auman distorsi yang kian  mewakili musik rock. Perilisan musik tersebut pun diiringi dengan  perayaan delapan Tahun The Foolish berkarya di jagat musik Tanah Air.
Pada single 'Sentimen'  turut dihadirkan isu sensitif yang terjadi di  dunia nyata. Yakni salah satu terdakwa dari sebuah kasus besar yang  menjadi sorotan publik, namun hukum terlihat seakan tidak adil karena  tidak relevan dengan fakta di lapangan.
Dengan hadirnya single Sentimen yang begitu agresif, Ravie  menjelaskan bahwa The Foolish berharap lagu tersebut bisa didengar oleh  banyak orang, dan bisa membawa manfaat bagi banyak orang.</content:encoded></item></channel></rss>
