<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Karya Fenomenal Nano Riantiarno hingga Penghargaan Bergengsi yang Diraih</title><description>Nama Nano Riantiarno memang sudah menjadi legenda di dunia teater. Apalagi, ia kenal sebagai pendiri Teater Koma.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/01/20/33/2750021/karya-fenomenal-nano-riantiarno-hingga-penghargaan-bergengsi-yang-diraih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2023/01/20/33/2750021/karya-fenomenal-nano-riantiarno-hingga-penghargaan-bergengsi-yang-diraih"/><item><title>Karya Fenomenal Nano Riantiarno hingga Penghargaan Bergengsi yang Diraih</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2023/01/20/33/2750021/karya-fenomenal-nano-riantiarno-hingga-penghargaan-bergengsi-yang-diraih</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2023/01/20/33/2750021/karya-fenomenal-nano-riantiarno-hingga-penghargaan-bergengsi-yang-diraih</guid><pubDate>Jum'at 20 Januari 2023 14:48 WIB</pubDate><dc:creator>Claudia Noventa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/01/20/33/2750021/karya-fenomenal-nano-riantiarno-hingga-penghargaan-bergengsi-yang-diraih-qrGS4PqCuk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nano Riantiarno. (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/01/20/33/2750021/karya-fenomenal-nano-riantiarno-hingga-penghargaan-bergengsi-yang-diraih-qrGS4PqCuk.jpg</image><title>Nano Riantiarno. (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Nama Nano Riantiarno memang sudah menjadi legenda di dunia teater. Apalagi, ia kenal sebagai pendiri Teater Koma.
Banyak karya-karya fenomenal yang telah dilahirkan Nano Riantiarno hingga membuatnya menerima deretan penghargaan bergengsi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi82LzE2MDg4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Diketahui, sebanyak 35 naskah panjang sudah dibuat suami Ratna Riantiarno. Bahkan tak hanya itu, Nano juga sudah menulis 3 buku kumpulan puisi, 25 naskah adaptasi, 7 novel, dan 30 naskah film dan televisi.
Kary-karya panggung miliknya yang sangat terkenal adalah Rumah Kertas, JJ Atawa Jian Juhro, Maaf.Maaf.Maaf, Kontes 1980, Trilogi OPERA KECOA (Bom Waktu, Opera Kecoa, Opera Julini), Konglomerat Burisrawa, Presiden Burung-burung, dan masih banyak lagi.

BACA JUGA:Disebut Nikita Mirzani Transgender, Bunda Corla: Punya Anak Perempuan di Medan
BACA JUGA:Tolak Jam Tangan Mewah dari Raffi Ahmad, Bunda Corla: Aku Gak Gila Harta

Selain karya Nano, Tetaer Koma juga memanggungkan beberapa karya penulis dunia di bawah pimpinan Nano, seperti Woyzeck karya Georg Buchner, The Hreepanny Opera Karya Bartolt Brecht, The Good Person of Shechzwab Karya  Bartolt Brecht, Romeo Juliet Karya William Shakespeare, The Comeddy Of Errosr Karya Wiliam Shakespeare dan masih banyak lagi.
Penghargaan yang diraih Nano Riantiarno:
1. Piala Citra di Festival Film Indonesia di Ujung Pandang untuk karya Jakarta Jakarta (1987).
2. Piala Vidia pada Festival Film Indonesia di Jakarta dalam sinetron Karina (1987).
3. Mendapatkan lima hadiah sayembara Penulisan Naskah Drama Dewan Kesenian Jakarta (1972-1973-1974-1975-1998).
BACA JUGA:10 Publik Figur yang Paling Menyebalkan Sepanjang 2022, Meghan Markle Nomor 1

4. Sayembara Naskah Drama Anak-anak dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1978).
5. Sayembara Novelet Majalah FEMINA dan Sayembara novel majalah KARTINI untuk novel Ranjang Bayi dan Percintaan Senja (1993).
6. Hadiah Seni, Piagam Kesenian, dan Kebudayaan dari Departemen P&amp;amp;K atas nama pemerintahan Republik Indonesia.
7. Penghargaan Penulis Skenario Terpuji dalam serial televisi Kupu-Kupu Ungu (1999).
8. Film Mini Seri televisi terbaik dalam serial Cinta Terhalang Tembok (2002).</description><content:encoded>JAKARTA - Nama Nano Riantiarno memang sudah menjadi legenda di dunia teater. Apalagi, ia kenal sebagai pendiri Teater Koma.
Banyak karya-karya fenomenal yang telah dilahirkan Nano Riantiarno hingga membuatnya menerima deretan penghargaan bergengsi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8xNi82LzE2MDg4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Diketahui, sebanyak 35 naskah panjang sudah dibuat suami Ratna Riantiarno. Bahkan tak hanya itu, Nano juga sudah menulis 3 buku kumpulan puisi, 25 naskah adaptasi, 7 novel, dan 30 naskah film dan televisi.
Kary-karya panggung miliknya yang sangat terkenal adalah Rumah Kertas, JJ Atawa Jian Juhro, Maaf.Maaf.Maaf, Kontes 1980, Trilogi OPERA KECOA (Bom Waktu, Opera Kecoa, Opera Julini), Konglomerat Burisrawa, Presiden Burung-burung, dan masih banyak lagi.

BACA JUGA:Disebut Nikita Mirzani Transgender, Bunda Corla: Punya Anak Perempuan di Medan
BACA JUGA:Tolak Jam Tangan Mewah dari Raffi Ahmad, Bunda Corla: Aku Gak Gila Harta

Selain karya Nano, Tetaer Koma juga memanggungkan beberapa karya penulis dunia di bawah pimpinan Nano, seperti Woyzeck karya Georg Buchner, The Hreepanny Opera Karya Bartolt Brecht, The Good Person of Shechzwab Karya  Bartolt Brecht, Romeo Juliet Karya William Shakespeare, The Comeddy Of Errosr Karya Wiliam Shakespeare dan masih banyak lagi.
Penghargaan yang diraih Nano Riantiarno:
1. Piala Citra di Festival Film Indonesia di Ujung Pandang untuk karya Jakarta Jakarta (1987).
2. Piala Vidia pada Festival Film Indonesia di Jakarta dalam sinetron Karina (1987).
3. Mendapatkan lima hadiah sayembara Penulisan Naskah Drama Dewan Kesenian Jakarta (1972-1973-1974-1975-1998).
BACA JUGA:10 Publik Figur yang Paling Menyebalkan Sepanjang 2022, Meghan Markle Nomor 1

4. Sayembara Naskah Drama Anak-anak dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1978).
5. Sayembara Novelet Majalah FEMINA dan Sayembara novel majalah KARTINI untuk novel Ranjang Bayi dan Percintaan Senja (1993).
6. Hadiah Seni, Piagam Kesenian, dan Kebudayaan dari Departemen P&amp;amp;K atas nama pemerintahan Republik Indonesia.
7. Penghargaan Penulis Skenario Terpuji dalam serial televisi Kupu-Kupu Ungu (1999).
8. Film Mini Seri televisi terbaik dalam serial Cinta Terhalang Tembok (2002).</content:encoded></item></channel></rss>
