<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lewat Cara Ini, Jaz Lestarikan Musik Indonesia</title><description>Jaz Hayat ternyata memiliki hobi unik yang berhubungan dengan pekerjaanya sebagai penyanyi.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/12/31/205/2737940/lewat-cara-ini-jaz-lestarikan-musik-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/12/31/205/2737940/lewat-cara-ini-jaz-lestarikan-musik-indonesia"/><item><title>Lewat Cara Ini, Jaz Lestarikan Musik Indonesia</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/12/31/205/2737940/lewat-cara-ini-jaz-lestarikan-musik-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/12/31/205/2737940/lewat-cara-ini-jaz-lestarikan-musik-indonesia</guid><pubDate>Minggu 01 Januari 2023 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Sukainah Hijarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/31/205/2737940/lewat-cara-ini-jaz-lestarikan-musik-indonesia-GcJlngWJnH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jaz Hayat (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/31/205/2737940/lewat-cara-ini-jaz-lestarikan-musik-indonesia-GcJlngWJnH.jpg</image><title>Jaz Hayat (Foto: Ist)</title></images><description> 
JAKARTA - Jaz Hayat ternyata memiliki hobi yang berhubungan dengan pekerjaanya sebagai penyanyi. Penyanyi yang baru saja merilis Move On Tutorial ternyata senang mengoleksi piringan hitam.

Jaz senang mengoleksi piringan hitam yang tidak biasa. Aa mencoba mengumpulkan piringan hitam para artis lawas Indonesia, terutama yang memiliki nilai sentimentil tinggi baginya.
&amp;ldquo;Sebenernya sih udah lama aku pengen koleksi vinyl, karena dirumah memang ada player deck peninggalan keluarga. Jadi memang sudah terpikir cukup lama untuk memberdayakan kembali turntable tersebut,&amp;rdquo; ujar Jaz.

BACA JUGA:Jaz Hayat Lebih Cheerful Jelang Rilis Single Terbaru
BACA JUGA:Intip Kolaborasi Baru Jaz Hayat dan Kaleb J





Ketika Jaz sedang menyambangi Yogyakarta, ia menyempatkan untuk bersantai sejenak untuk menikmati kota tersebut di sela-sela jadwalnya. Saat itulah dimana ia menemukan beberapa kios yang menjajakan piringan hitam dan memiliki banyak rilisan musik lokal Indonesia, terutama rilisan-rilisan lawas.

Mengetahui harta karun tersebut dibanderol dengan harga yang masuk akal, Jaz memberanikan diri untuk memboyong pulang beberapa rilisan yang dia anggap substantial. Salah satunya adalah karya Titiek Puspa, Kupu-Kupu Malam.
&amp;ldquo;Pas lagi jalan di Jogja tuh, kita pas banget lihat beberapa kios piringan hitam yang numpuk banyak harta karun. Pas aku coba tanya ternyata harganya masih masuk akal. Langsung aku masuk dan sekaligus bertanya-tanya dengan mereka,&amp;rdquo; ujar Jaz.

&amp;ldquo;Akhirnya aku pulang dengan senyum lebar dan sekantong vinyl penuh dengan rilisan lawas yang aku anggap penting. Salah satunya adalah piringan hitam Eyang Titiek Puspa yang ada lagu Kupu-kupu Malam-nya yang memang aku cari banget,&amp;rdquo; tutup Jaz.

</description><content:encoded> 
JAKARTA - Jaz Hayat ternyata memiliki hobi yang berhubungan dengan pekerjaanya sebagai penyanyi. Penyanyi yang baru saja merilis Move On Tutorial ternyata senang mengoleksi piringan hitam.

Jaz senang mengoleksi piringan hitam yang tidak biasa. Aa mencoba mengumpulkan piringan hitam para artis lawas Indonesia, terutama yang memiliki nilai sentimentil tinggi baginya.
&amp;ldquo;Sebenernya sih udah lama aku pengen koleksi vinyl, karena dirumah memang ada player deck peninggalan keluarga. Jadi memang sudah terpikir cukup lama untuk memberdayakan kembali turntable tersebut,&amp;rdquo; ujar Jaz.

BACA JUGA:Jaz Hayat Lebih Cheerful Jelang Rilis Single Terbaru
BACA JUGA:Intip Kolaborasi Baru Jaz Hayat dan Kaleb J





Ketika Jaz sedang menyambangi Yogyakarta, ia menyempatkan untuk bersantai sejenak untuk menikmati kota tersebut di sela-sela jadwalnya. Saat itulah dimana ia menemukan beberapa kios yang menjajakan piringan hitam dan memiliki banyak rilisan musik lokal Indonesia, terutama rilisan-rilisan lawas.

Mengetahui harta karun tersebut dibanderol dengan harga yang masuk akal, Jaz memberanikan diri untuk memboyong pulang beberapa rilisan yang dia anggap substantial. Salah satunya adalah karya Titiek Puspa, Kupu-Kupu Malam.
&amp;ldquo;Pas lagi jalan di Jogja tuh, kita pas banget lihat beberapa kios piringan hitam yang numpuk banyak harta karun. Pas aku coba tanya ternyata harganya masih masuk akal. Langsung aku masuk dan sekaligus bertanya-tanya dengan mereka,&amp;rdquo; ujar Jaz.

&amp;ldquo;Akhirnya aku pulang dengan senyum lebar dan sekantong vinyl penuh dengan rilisan lawas yang aku anggap penting. Salah satunya adalah piringan hitam Eyang Titiek Puspa yang ada lagu Kupu-kupu Malam-nya yang memang aku cari banget,&amp;rdquo; tutup Jaz.

</content:encoded></item></channel></rss>
