<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taylor Swift Terbebas dari Gugatan Hak Cipta Lagu Shake It Off setelah 5 Tahun</title><description>Penyanyi Taylor Swift akhirnya bebas dari gugatan hak cipta pada lagunya yang berjudul &amp;lsquo;Shake It Off&amp;rsquo; setelah berlangsung selama lima tahun.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/12/14/205/2727070/taylor-swift-terbebas-dari-gugatan-hak-cipta-lagu-shake-it-off-setelah-5-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/12/14/205/2727070/taylor-swift-terbebas-dari-gugatan-hak-cipta-lagu-shake-it-off-setelah-5-tahun"/><item><title>Taylor Swift Terbebas dari Gugatan Hak Cipta Lagu Shake It Off setelah 5 Tahun</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/12/14/205/2727070/taylor-swift-terbebas-dari-gugatan-hak-cipta-lagu-shake-it-off-setelah-5-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/12/14/205/2727070/taylor-swift-terbebas-dari-gugatan-hak-cipta-lagu-shake-it-off-setelah-5-tahun</guid><pubDate>Rabu 14 Desember 2022 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Dennira Prifta Binantari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/12/14/205/2727070/taylor-swift-terbebas-dari-gugatan-hak-cipta-lagu-shake-it-off-setelah-5-tahun-DFTiPIe5Nx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Taylor Swift. (Foto: Instagram @taylorswift)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/12/14/205/2727070/taylor-swift-terbebas-dari-gugatan-hak-cipta-lagu-shake-it-off-setelah-5-tahun-DFTiPIe5Nx.jpg</image><title>Taylor Swift. (Foto: Instagram @taylorswift)</title></images><description>LOS ANGELES - Penyanyi&amp;nbsp;Taylor Swift akhirnya bebas dari gugatan hak cipta pada lagunya yang berjudul &amp;lsquo;Shake It Off&amp;rsquo; setelah berlangsung selama lima tahun.
Diketahui, penulis lagu Sean Hall dan Nathan Butler mengklaim bahwa Taylor Swift telah mencuri lirik dari lagunya yang berjudul &amp;ldquo;Playas Gon&amp;rsquo; Play&amp;rdquo;.
Laga tersebut dinyanyikan dan dirilis oleh girl grup 3WL pada 2001 silam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xMi82LzE1ODY1MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hall dan Butler menggugatnya dalam lirik Shake it Off yang berisi, &amp;ldquo;Cause the players gonna play, play, play, play, play / And the haters gonna hate, hate, hate, hate, hate.&amp;rdquo;
Mereka mengatakan Taylor mengambil lirik &amp;ldquo;Playas gon&amp;rsquo; play / And haters, they gon&amp;rsquo; hate&amp;rdquo; yang mereka tulis.
Namun kini, Pengacara Taylor mengungkapkan bahwa gugatan telah dicabut sebelum sidang pertama digelar, mengutip Page Six, Rabu (12/12/2022).

BACA JUGA:Alasan La Lembah Tak Terlihat di Acara Ngunduh Mantu Kaesang dan Erina, Selvi Ananda: Kecapekan

BACA JUGA:Marcella Zalianty Ungkap Kondisi Terkini sang Putra yang Idap Tumor Otak


Hakim Distrik AS Michael Fitzgerald juga resmi menolak gugatan tersebut. Namun tak ada penjelasan yang pasti apakah Taylor dan dua penulis itu telah mencapai kesepatakan.
Kedua pihak tiba-tiba meminta Pengadilan California membatalkan gugatan secara keseluruhan.
Sementara itu, setelah lima tahun bungkam Taylor Swift akhirnya buka suara terkait gugatan tersebut.Pemenang Grammy ini membantah dengan tegas tuduhan itu dan mengatakan semua lirik ia tulis sendiri dan frasa yang tercantum adalah umum digunakan.
&amp;ldquo;Dalam menulis lirik, aku sebagian mengambil pengalaman dalam hidupku dan khususnya, penilaian publik yang tak henti-hentinya terhadap kehidupan pribadiku, berita 'clickbait', manipulasi publik, dan bentuk lain dari kritikan negatif yang membuatku belajar untuk menghiraukannya dan fokus pada musikku,&amp;rdquo; kata Taylor beberapa waktu lalu sebelum gugatan dicabut.
Lebih lanjut, pacara Joe Alwyn ini mengatakan bahwa dia tidak pernah mendengar lagu &amp;ldquo;Playas Gon&amp;rsquo; Play&amp;rdquo; sama sekali.
BACA JUGA:Momen Member BTS Antarkan Jin Berangkat Wamil, Kompak Pegang Kepala Plontosnya

Meski gugatan tersebut selesai, Taylor Swift masih harus menghadapi gugatan lainnya.
Pada Agustus 2019 lalu ia digugat oleh seorang penulis bernama Teresa La Dart.
Teresa La Dart mengklaim bahwa Taylor Swift menyalin buku puisi yang dirilisnya berjudul 'Lover' untuk albumnya yang memiliki tema yang sama.
Menurutnya, tim dari penyanyi berkebangsaan Amerika itu telah melihat buku 'Lover' dan mereplikasi desain buku itu dengan perpaduan warna yang sama dengan album, yakni warna pink dan biru.
Bahkan, Teresa La Dart menggugat lebih dari $1 juta dolar atau Rp 15 miliar atas kasus tersebut. Namun, Taylor Swift hingga kini tetap bungkam dan tak memberikan klarifikasi apapun.</description><content:encoded>LOS ANGELES - Penyanyi&amp;nbsp;Taylor Swift akhirnya bebas dari gugatan hak cipta pada lagunya yang berjudul &amp;lsquo;Shake It Off&amp;rsquo; setelah berlangsung selama lima tahun.
Diketahui, penulis lagu Sean Hall dan Nathan Butler mengklaim bahwa Taylor Swift telah mencuri lirik dari lagunya yang berjudul &amp;ldquo;Playas Gon&amp;rsquo; Play&amp;rdquo;.
Laga tersebut dinyanyikan dan dirilis oleh girl grup 3WL pada 2001 silam.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xMi82LzE1ODY1MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hall dan Butler menggugatnya dalam lirik Shake it Off yang berisi, &amp;ldquo;Cause the players gonna play, play, play, play, play / And the haters gonna hate, hate, hate, hate, hate.&amp;rdquo;
Mereka mengatakan Taylor mengambil lirik &amp;ldquo;Playas gon&amp;rsquo; play / And haters, they gon&amp;rsquo; hate&amp;rdquo; yang mereka tulis.
Namun kini, Pengacara Taylor mengungkapkan bahwa gugatan telah dicabut sebelum sidang pertama digelar, mengutip Page Six, Rabu (12/12/2022).

BACA JUGA:Alasan La Lembah Tak Terlihat di Acara Ngunduh Mantu Kaesang dan Erina, Selvi Ananda: Kecapekan

BACA JUGA:Marcella Zalianty Ungkap Kondisi Terkini sang Putra yang Idap Tumor Otak


Hakim Distrik AS Michael Fitzgerald juga resmi menolak gugatan tersebut. Namun tak ada penjelasan yang pasti apakah Taylor dan dua penulis itu telah mencapai kesepatakan.
Kedua pihak tiba-tiba meminta Pengadilan California membatalkan gugatan secara keseluruhan.
Sementara itu, setelah lima tahun bungkam Taylor Swift akhirnya buka suara terkait gugatan tersebut.Pemenang Grammy ini membantah dengan tegas tuduhan itu dan mengatakan semua lirik ia tulis sendiri dan frasa yang tercantum adalah umum digunakan.
&amp;ldquo;Dalam menulis lirik, aku sebagian mengambil pengalaman dalam hidupku dan khususnya, penilaian publik yang tak henti-hentinya terhadap kehidupan pribadiku, berita 'clickbait', manipulasi publik, dan bentuk lain dari kritikan negatif yang membuatku belajar untuk menghiraukannya dan fokus pada musikku,&amp;rdquo; kata Taylor beberapa waktu lalu sebelum gugatan dicabut.
Lebih lanjut, pacara Joe Alwyn ini mengatakan bahwa dia tidak pernah mendengar lagu &amp;ldquo;Playas Gon&amp;rsquo; Play&amp;rdquo; sama sekali.
BACA JUGA:Momen Member BTS Antarkan Jin Berangkat Wamil, Kompak Pegang Kepala Plontosnya

Meski gugatan tersebut selesai, Taylor Swift masih harus menghadapi gugatan lainnya.
Pada Agustus 2019 lalu ia digugat oleh seorang penulis bernama Teresa La Dart.
Teresa La Dart mengklaim bahwa Taylor Swift menyalin buku puisi yang dirilisnya berjudul 'Lover' untuk albumnya yang memiliki tema yang sama.
Menurutnya, tim dari penyanyi berkebangsaan Amerika itu telah melihat buku 'Lover' dan mereplikasi desain buku itu dengan perpaduan warna yang sama dengan album, yakni warna pink dan biru.
Bahkan, Teresa La Dart menggugat lebih dari $1 juta dolar atau Rp 15 miliar atas kasus tersebut. Namun, Taylor Swift hingga kini tetap bungkam dan tak memberikan klarifikasi apapun.</content:encoded></item></channel></rss>
