<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ayah Ben Kasyafani Sudah Setahun Sakit Gagal Ginjal</title><description>Ben Kasyafani tengah berduka karena ayahandanya, Ashar Budiman meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro,Tangerang Selatan</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/30/33/2717725/ayah-ben-kasyafani-sudah-setahun-sakit-gagal-ginjal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/30/33/2717725/ayah-ben-kasyafani-sudah-setahun-sakit-gagal-ginjal"/><item><title>Ayah Ben Kasyafani Sudah Setahun Sakit Gagal Ginjal</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/30/33/2717725/ayah-ben-kasyafani-sudah-setahun-sakit-gagal-ginjal</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/30/33/2717725/ayah-ben-kasyafani-sudah-setahun-sakit-gagal-ginjal</guid><pubDate>Rabu 30 November 2022 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amanah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/30/33/2717725/ayah-ben-kasyafani-sudah-setahun-sakit-gagal-ginjal-8RcZQPpitR.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ben Kasyafani (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/30/33/2717725/ayah-ben-kasyafani-sudah-setahun-sakit-gagal-ginjal-8RcZQPpitR.JPG</image><title>Ben Kasyafani (Foto: MPI)</title></images><description> 
BANTEN - Ben Kasyafani tengah berduka karena ayahandanya, Ashar Budiman meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro,Tangerang Selatan, pada Selasa 29 November 2022 sekira pukul 20.25 malam.

Ashar Budiman menghembuskan nafas terakhir usai berjuang melawan penyakit gagal ginjal yang dideritanya selama satu tahun terakhir ini dan sudah rutin menjalani proses cuci darah.

&quot;Beliau berpulang karena setahun terakhir ini mengidap gagal ginjal. jadi sejak setahun terakhir memang sudah proses cuci darah seminggu 3 kali,&quot;ungkap Ben Kasyafani saat dijumpai di rumah duka di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (30/11/2022).

BACA JUGA:Ayah Meninggal Dunia, Ben Kasyafani Tegar
BACA JUGA:Surat Kecil Ben Kasyafani untuk Kepergian sang Ayah




Ben Kasyafani juga sempat mengungkap bahwa beberapa hari terakhir sebelum berpulang, ayahnya sempat mengalami stroke.

&quot;Pas persis setahun ini kondisinya sudah mulai melemah, bapak sudah lelah menjalani proses treatmentnya. Terakhir mulai resistensi sama tensi akhirnya stroke, pendarahan di otak,&quot;ujar Ben.

Saat ayahnya mengalami stroke, posisi Ben sedang berada di luar kota untuk menjalani syuting. Sejak saat itu, ayahnya tak bisa diajak berkomunikasi lagi.

&quot;Kebetulan senin saya lagi syuting di luar kota dikabarin dari rumah sini kalau bapak stroke, bawa ke rumah sakit. sejak itu sampai berpulang gak sempet sadar lagi.

Berbagai macam upaya telah dilakukan, salah satunya dengan memompa jantung ayahnya yang sempat berhenti berdetak.

&quot;Waktu sore sempet saya tinggal dari rumah sakit, jantungnya sempet berhenti sempet dipaksa, dipompa lah supaya bisa muncul lagi tapi proses untuk pompanya itu menurut kita kasian bapak takut ada kenapa-napa. Akhirnya kita ikuti prosesnya sampai bapak berpulang,&quot;jelas Ben.

Sambil menahan tangi, Ben mengungkapkan bahwa dirinya dan ibundanya  berada di samping ayahnya ketika ayahnya menghembuskan nafas terakhir.  Ia melihat dengan khusyu momen tersebut.

&quot;Iya ada (di samping ayahnya). Ibu menyaksikan sampai menghembuskan  nafas terakhirnya. Kita  pas bapak berpulang itu kita sampe ngelihatnya  khusyu banget lah karena semua keluarga kumpul bahkan ada yang di luar  negeri sempet video call,&quot;pungkasnya.

Meski tak dapat merespon apapun, Ben melihat air mata ayahnya yang sempat menetes sebelum beliau berpulang.

&quot;Bapak udah gak bisa komunikasi sama sekali,tapi respon keluar air  mata bahkan sampai akhir. Pas mau pulang bapak terdiam ngeluarin air  mata juga, bisa dengerin,&quot;tandasnya.

Dari rumah duka, rencananya jenazah mendiang ayah Ben Kasyafani  dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Bintaro, hari ini,   Rabu (30/11/2022) sekitar pukul  13.00 atau 14.00 WIB



</description><content:encoded> 
BANTEN - Ben Kasyafani tengah berduka karena ayahandanya, Ashar Budiman meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro,Tangerang Selatan, pada Selasa 29 November 2022 sekira pukul 20.25 malam.

Ashar Budiman menghembuskan nafas terakhir usai berjuang melawan penyakit gagal ginjal yang dideritanya selama satu tahun terakhir ini dan sudah rutin menjalani proses cuci darah.

&quot;Beliau berpulang karena setahun terakhir ini mengidap gagal ginjal. jadi sejak setahun terakhir memang sudah proses cuci darah seminggu 3 kali,&quot;ungkap Ben Kasyafani saat dijumpai di rumah duka di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (30/11/2022).

BACA JUGA:Ayah Meninggal Dunia, Ben Kasyafani Tegar
BACA JUGA:Surat Kecil Ben Kasyafani untuk Kepergian sang Ayah




Ben Kasyafani juga sempat mengungkap bahwa beberapa hari terakhir sebelum berpulang, ayahnya sempat mengalami stroke.

&quot;Pas persis setahun ini kondisinya sudah mulai melemah, bapak sudah lelah menjalani proses treatmentnya. Terakhir mulai resistensi sama tensi akhirnya stroke, pendarahan di otak,&quot;ujar Ben.

Saat ayahnya mengalami stroke, posisi Ben sedang berada di luar kota untuk menjalani syuting. Sejak saat itu, ayahnya tak bisa diajak berkomunikasi lagi.

&quot;Kebetulan senin saya lagi syuting di luar kota dikabarin dari rumah sini kalau bapak stroke, bawa ke rumah sakit. sejak itu sampai berpulang gak sempet sadar lagi.

Berbagai macam upaya telah dilakukan, salah satunya dengan memompa jantung ayahnya yang sempat berhenti berdetak.

&quot;Waktu sore sempet saya tinggal dari rumah sakit, jantungnya sempet berhenti sempet dipaksa, dipompa lah supaya bisa muncul lagi tapi proses untuk pompanya itu menurut kita kasian bapak takut ada kenapa-napa. Akhirnya kita ikuti prosesnya sampai bapak berpulang,&quot;jelas Ben.

Sambil menahan tangi, Ben mengungkapkan bahwa dirinya dan ibundanya  berada di samping ayahnya ketika ayahnya menghembuskan nafas terakhir.  Ia melihat dengan khusyu momen tersebut.

&quot;Iya ada (di samping ayahnya). Ibu menyaksikan sampai menghembuskan  nafas terakhirnya. Kita  pas bapak berpulang itu kita sampe ngelihatnya  khusyu banget lah karena semua keluarga kumpul bahkan ada yang di luar  negeri sempet video call,&quot;pungkasnya.

Meski tak dapat merespon apapun, Ben melihat air mata ayahnya yang sempat menetes sebelum beliau berpulang.

&quot;Bapak udah gak bisa komunikasi sama sekali,tapi respon keluar air  mata bahkan sampai akhir. Pas mau pulang bapak terdiam ngeluarin air  mata juga, bisa dengerin,&quot;tandasnya.

Dari rumah duka, rencananya jenazah mendiang ayah Ben Kasyafani  dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Bintaro, hari ini,   Rabu (30/11/2022) sekitar pukul  13.00 atau 14.00 WIB



</content:encoded></item></channel></rss>
