<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelapor Kasus UU ITE Baim Wong dan Paula Verhoeven Jalani Pemeriksaan di Polres Jaksel</title><description>Pelapor kasus dugaan UU ITE Baim Wong dan Paula Verhoeven memenuhi panggilan penyidik Polres Jaksel untuk dimintai keterangannya</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/09/33/2703929/pelapor-kasus-uu-ite-baim-wong-dan-paula-verhoeven-jalani-pemeriksaan-di-polres-jaksel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/09/33/2703929/pelapor-kasus-uu-ite-baim-wong-dan-paula-verhoeven-jalani-pemeriksaan-di-polres-jaksel"/><item><title>Pelapor Kasus UU ITE Baim Wong dan Paula Verhoeven Jalani Pemeriksaan di Polres Jaksel</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/09/33/2703929/pelapor-kasus-uu-ite-baim-wong-dan-paula-verhoeven-jalani-pemeriksaan-di-polres-jaksel</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/09/33/2703929/pelapor-kasus-uu-ite-baim-wong-dan-paula-verhoeven-jalani-pemeriksaan-di-polres-jaksel</guid><pubDate>Rabu 09 November 2022 12:17 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/09/33/2703929/pelapor-kasus-uu-ite-baim-wong-dan-paula-verhoeven-jalani-pemeriksaan-di-polres-jaksel-K2X1WNJsEN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Baim Wong (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/09/33/2703929/pelapor-kasus-uu-ite-baim-wong-dan-paula-verhoeven-jalani-pemeriksaan-di-polres-jaksel-K2X1WNJsEN.jpg</image><title>Baim Wong (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Pihak penyidik Polres Metro Jakarta Selatan hingga saat ini masih mengusut kasus konten prank KDRT yang dilakukan oleh pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven. Bukan hanya soal kasus konten prank, Baim dan Paula juga dilaporkan oleh orang berbeda terkait kasus dugaan pelanggaran Undang Undang Informasi Transaksi dan Elektronik (UU ITE).

Kali ini, giliran pelapor kasus dugaan UU ITE yang hadir memenuhi panggilan penyidik Polres Jaksel untuk dimintai keterangannya. Prabowo selaku pelapor mengaku dipanggil dalam agenda pemeriksaan saksi dan penyerahan barang bukti terkait kasus tersebut.

BACA JUGA:Kata Sopir dan Editor Baim Wong dan Paula Verhoeven Usai Diperiksa Kasus Prank KDRT

BACA JUGA:4 Kru Baim Wong Jalani Pemeriksaan, Dapat 20 Pertanyaan dari Penyidik



&quot;Saya bersama bang Dosma kita sebagai pelapor Baim Wong dan Paula agenda hari ini adalah pemeriksaan saksi dan pemberian barang bukti,&quot; ujar Prabowo.

Sebelumnya, Prabowo diketahui melaporkan Baim dan Paula terkait kasus dugaan UU ITE di Polda Metro Jaya. Akan tetapi ia justru diminta untuk datang ke Polres Metro Jakarta Selatan dan dimintai keterangan oleh penyidik di sana.



&quot;Dalam hal ini saya belum mengetahui betul kasus kita yang di Polda dilimpahkan ke sini atau tidak. Yang pasti nanti ada jawabannya di atas,&quot; ucapnya.

Sementara itu, Prabowo mengatakan bahwa hingga saat ini mereka belum pernah membicarakan soal perdamaian dengan Baim dan Paula. Bahkan, pihaknya juga mengaku masih menunggu itikad baik dari sang artis.&quot;Kalau untuk perdamaian tergantung ya karena dari pihak sebelah kita  juga harus mendengarkan bagaimana keinginan mereka karena ini kan masih  lidik dan mengumpulkan bukti-bukti,&quot; jelas Dosma yang juga sebagai  pelapor Baim Wong dan Paula Verhoeven.

Dosma sendiri membeberkan alasan mengapa ia dan rekannya melaporkan  Baim serta istrinya kepada pihak berwajib. Hal ini lantaran mereka ingin  memberi efek jera pada pasangan suami istri tersebut.

&quot;Wibawa dan sistem peradilan di Indonesia harus kita jaga. Siapapun  itu, apalagi dia seorang publik figur itu yang menjadi fokus perhatian  kita,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pihak penyidik Polres Metro Jakarta Selatan hingga saat ini masih mengusut kasus konten prank KDRT yang dilakukan oleh pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven. Bukan hanya soal kasus konten prank, Baim dan Paula juga dilaporkan oleh orang berbeda terkait kasus dugaan pelanggaran Undang Undang Informasi Transaksi dan Elektronik (UU ITE).

Kali ini, giliran pelapor kasus dugaan UU ITE yang hadir memenuhi panggilan penyidik Polres Jaksel untuk dimintai keterangannya. Prabowo selaku pelapor mengaku dipanggil dalam agenda pemeriksaan saksi dan penyerahan barang bukti terkait kasus tersebut.

BACA JUGA:Kata Sopir dan Editor Baim Wong dan Paula Verhoeven Usai Diperiksa Kasus Prank KDRT

BACA JUGA:4 Kru Baim Wong Jalani Pemeriksaan, Dapat 20 Pertanyaan dari Penyidik



&quot;Saya bersama bang Dosma kita sebagai pelapor Baim Wong dan Paula agenda hari ini adalah pemeriksaan saksi dan pemberian barang bukti,&quot; ujar Prabowo.

Sebelumnya, Prabowo diketahui melaporkan Baim dan Paula terkait kasus dugaan UU ITE di Polda Metro Jaya. Akan tetapi ia justru diminta untuk datang ke Polres Metro Jakarta Selatan dan dimintai keterangan oleh penyidik di sana.



&quot;Dalam hal ini saya belum mengetahui betul kasus kita yang di Polda dilimpahkan ke sini atau tidak. Yang pasti nanti ada jawabannya di atas,&quot; ucapnya.

Sementara itu, Prabowo mengatakan bahwa hingga saat ini mereka belum pernah membicarakan soal perdamaian dengan Baim dan Paula. Bahkan, pihaknya juga mengaku masih menunggu itikad baik dari sang artis.&quot;Kalau untuk perdamaian tergantung ya karena dari pihak sebelah kita  juga harus mendengarkan bagaimana keinginan mereka karena ini kan masih  lidik dan mengumpulkan bukti-bukti,&quot; jelas Dosma yang juga sebagai  pelapor Baim Wong dan Paula Verhoeven.

Dosma sendiri membeberkan alasan mengapa ia dan rekannya melaporkan  Baim serta istrinya kepada pihak berwajib. Hal ini lantaran mereka ingin  memberi efek jera pada pasangan suami istri tersebut.

&quot;Wibawa dan sistem peradilan di Indonesia harus kita jaga. Siapapun  itu, apalagi dia seorang publik figur itu yang menjadi fokus perhatian  kita,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
