<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Asosiasi Promotor Imbau Polisi Tak Samakan Tragedi Kanjuruhan dan Berdendang Bergoyang</title><description>Insiden pemberhentian konser Berdendang Bergoyang Festival karena kelebihan kapasitas berujung panjang.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/03/205/2700471/asosiasi-promotor-imbau-polisi-tak-samakan-tragedi-kanjuruhan-dan-berdendang-bergoyang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/03/205/2700471/asosiasi-promotor-imbau-polisi-tak-samakan-tragedi-kanjuruhan-dan-berdendang-bergoyang"/><item><title>Asosiasi Promotor Imbau Polisi Tak Samakan Tragedi Kanjuruhan dan Berdendang Bergoyang</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/03/205/2700471/asosiasi-promotor-imbau-polisi-tak-samakan-tragedi-kanjuruhan-dan-berdendang-bergoyang</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/11/03/205/2700471/asosiasi-promotor-imbau-polisi-tak-samakan-tragedi-kanjuruhan-dan-berdendang-bergoyang</guid><pubDate>Kamis 03 November 2022 23:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/11/03/205/2700471/asosiasi-promotor-imbau-polisi-tak-samakan-tragedi-kanjuruhan-dan-berdendang-bergoyang-hwO5olmq7L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Asosiasi Promotor Musik Indonesia (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/11/03/205/2700471/asosiasi-promotor-imbau-polisi-tak-samakan-tragedi-kanjuruhan-dan-berdendang-bergoyang-hwO5olmq7L.jpg</image><title>Asosiasi Promotor Musik Indonesia (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Insiden pemberhentian konser Berdendang Bergoyang Festival karena kelebihan kapasitas berujung panjang. Imbas kejadian tersebut, beberapa konser musik terancam batal digelar tahun ini.
Sebut saja Soundrenaline, HITC, hingga Djakarta Warehouse Project (DWP) yang ikut terdampak.
Bahkan, publik hingga pihak berwajib mengkhawatirkan insiden festival itu bisa beresiko seperti tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA:Berdendang Bergoyang Over Kapasitas, Sandiaga Ancam EO yang Tak Patuhi CHSE




&quot;Kita minta jangan digeneralisir. Karena, contoh event sukses, dengan puluhan ribu penonton itu banyak sekali. Jangan hanya gara-gara satu kejadian, kemudian semua kena imbasnya,&quot; kata Emil Mahyudin, Sekjen Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI), dalam jumpa persnya di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022).
&quot;Misalnya, kejadian di sepakbola disamakan dengan kejadian di konser. Konser itu punya SOP. Orang masuk juga semua dicek dengan sangat baik. Kita juga punya crowded controll,&quot; imbuhnya.
Selain itu, Emil juga mengomentari terkait penundaan konser Dewa 19 hingga 4 Februari 2023.
Dia mewajarkan keputusan penyelenggara menjual tiket sebelum mengantongi izin dari pihak kepolisian.


&quot;Promotor itu jual tiket perlu waktu ya. Nah izin keramaian itu misalnya dari 4 bulan yang lalu kita ajukan kan enggak otomatis dikeluarin waktu itu,&quot; ungkap Emil.

Emil menyebut perizinan keramaian dari pihak berwajib mayoritas dikeluarkan mendekati hari konser berlangsung.
&quot;Karena pihak kepolisian pasti melihat situasi dan kondisi terkini  kan. Contoh, lagi ada mau demo besar besaran ya nggak akan diizinin.  Promotor itu dan event event itu gitu,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Insiden pemberhentian konser Berdendang Bergoyang Festival karena kelebihan kapasitas berujung panjang. Imbas kejadian tersebut, beberapa konser musik terancam batal digelar tahun ini.
Sebut saja Soundrenaline, HITC, hingga Djakarta Warehouse Project (DWP) yang ikut terdampak.
Bahkan, publik hingga pihak berwajib mengkhawatirkan insiden festival itu bisa beresiko seperti tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA:Berdendang Bergoyang Over Kapasitas, Sandiaga Ancam EO yang Tak Patuhi CHSE




&quot;Kita minta jangan digeneralisir. Karena, contoh event sukses, dengan puluhan ribu penonton itu banyak sekali. Jangan hanya gara-gara satu kejadian, kemudian semua kena imbasnya,&quot; kata Emil Mahyudin, Sekjen Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI), dalam jumpa persnya di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022).
&quot;Misalnya, kejadian di sepakbola disamakan dengan kejadian di konser. Konser itu punya SOP. Orang masuk juga semua dicek dengan sangat baik. Kita juga punya crowded controll,&quot; imbuhnya.
Selain itu, Emil juga mengomentari terkait penundaan konser Dewa 19 hingga 4 Februari 2023.
Dia mewajarkan keputusan penyelenggara menjual tiket sebelum mengantongi izin dari pihak kepolisian.


&quot;Promotor itu jual tiket perlu waktu ya. Nah izin keramaian itu misalnya dari 4 bulan yang lalu kita ajukan kan enggak otomatis dikeluarin waktu itu,&quot; ungkap Emil.

Emil menyebut perizinan keramaian dari pihak berwajib mayoritas dikeluarkan mendekati hari konser berlangsung.
&quot;Karena pihak kepolisian pasti melihat situasi dan kondisi terkini  kan. Contoh, lagi ada mau demo besar besaran ya nggak akan diizinin.  Promotor itu dan event event itu gitu,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
