<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perjuangan Anisa Rahma Melahirkan Bayi Kembar, Sempat Terancam Lumpuh</title><description>Kondisi itu, karena air ketuban Anisa Rahma sudah pecah dan posisi serta usia bayi tak memungkinkan.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/16/33/2688251/perjuangan-anisa-rahma-melahirkan-bayi-kembar-sempat-terancam-lumpuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/16/33/2688251/perjuangan-anisa-rahma-melahirkan-bayi-kembar-sempat-terancam-lumpuh"/><item><title>Perjuangan Anisa Rahma Melahirkan Bayi Kembar, Sempat Terancam Lumpuh</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/16/33/2688251/perjuangan-anisa-rahma-melahirkan-bayi-kembar-sempat-terancam-lumpuh</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/16/33/2688251/perjuangan-anisa-rahma-melahirkan-bayi-kembar-sempat-terancam-lumpuh</guid><pubDate>Minggu 16 Oktober 2022 22:39 WIB</pubDate><dc:creator>Selvianus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/16/33/2688251/perjuangan-anisa-rahma-melahirkan-bayi-kembar-sempat-terancam-lumpuh-MFzjs20IH5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anisa Rahma dan suami, Anandito Dwi Sepdiawan. (Foto: MNC Portal Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/16/33/2688251/perjuangan-anisa-rahma-melahirkan-bayi-kembar-sempat-terancam-lumpuh-MFzjs20IH5.jpg</image><title>Anisa Rahma dan suami, Anandito Dwi Sepdiawan. (Foto: MNC Portal Indonesia)</title></images><description>JAKARTA - Anandito Dwi Sepdiawan sempat begitu khawatir dengan kondisi Anisa Rahma jelang kelahiran bayi kembar mereka, pada 13 Oktober silam. Pasalnya, jika dokter tidak mengambil keputusan cepat akan berisiko lumpuh.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xNC82LzE1NDg5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Suami Anisa Rahma Pamer Foto Bareng Si Kembar: Dua Malaikat Kecilku
Beeleonie, dokter yang menangani persalinan Anisa mengungkapkan, ketuban sang artis sudah pecah sejak Kamis (13/10/2022) dini hari. Posisi bayi pun tidak memungkinkan untuk menjalani persalinan normal.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dalam keadaan darurat, kami putuskan operasi caesar. Kondisinya, bayi belum cukup bulan dan si ibu sudah disuntik pengencer darah. Kondisi ini membuat kami tidak berani bius setengah badan, takut komplikasi,&amp;rdquo; ujar sang dokter.&amp;nbsp;

Jika terjadi pendarahan akibat komplikasi, Beeleonie mengatakan, Annisa berisiko lumpuh. Sehingga keputusan akhir jelang operasi adalah sang artis harus dibius total. Namun keputusan itu, menurut sang dokter juga cukup berisiko.&amp;nbsp;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Momen Deddy Mizwar Suapi Nani Wijaya, Warganet Ramai Beri Doa
Dokter Beeleonie menambahkan, &amp;ldquo;Dilema karena jika terkena bius total, maka bayi bisa tidak menangis. Sehingga perlu alat bantu khusus. Namun berkat koordinasi tim, kami bisa melakukan operasi dengan cepat.&amp;rdquo;&amp;nbsp;

Sang dokter dalam lanjutan keterangannya mengungkapkan, &amp;ldquo;Sekitar 1 menit setelah biusnya masuk, bayi harus lahir. Saya pakai teknik bedah tumpul yaitu membuka area operasi dengan jari untuk mengurangi risiko pendarahan.&amp;rdquo;&amp;nbsp;
Bayi kembar Anandito Dwi dan Anisa Rahma yang berjenis kelamin perempuan pun lahir di RS Hermina Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 13 Oktober 2022.*
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kim Woo Bin dan Krystal Jung Reuni&amp;nbsp;The Heirs&amp;nbsp;di Amerika</description><content:encoded>JAKARTA - Anandito Dwi Sepdiawan sempat begitu khawatir dengan kondisi Anisa Rahma jelang kelahiran bayi kembar mereka, pada 13 Oktober silam. Pasalnya, jika dokter tidak mengambil keputusan cepat akan berisiko lumpuh.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8xNC82LzE1NDg5My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Suami Anisa Rahma Pamer Foto Bareng Si Kembar: Dua Malaikat Kecilku
Beeleonie, dokter yang menangani persalinan Anisa mengungkapkan, ketuban sang artis sudah pecah sejak Kamis (13/10/2022) dini hari. Posisi bayi pun tidak memungkinkan untuk menjalani persalinan normal.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dalam keadaan darurat, kami putuskan operasi caesar. Kondisinya, bayi belum cukup bulan dan si ibu sudah disuntik pengencer darah. Kondisi ini membuat kami tidak berani bius setengah badan, takut komplikasi,&amp;rdquo; ujar sang dokter.&amp;nbsp;

Jika terjadi pendarahan akibat komplikasi, Beeleonie mengatakan, Annisa berisiko lumpuh. Sehingga keputusan akhir jelang operasi adalah sang artis harus dibius total. Namun keputusan itu, menurut sang dokter juga cukup berisiko.&amp;nbsp;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Momen Deddy Mizwar Suapi Nani Wijaya, Warganet Ramai Beri Doa
Dokter Beeleonie menambahkan, &amp;ldquo;Dilema karena jika terkena bius total, maka bayi bisa tidak menangis. Sehingga perlu alat bantu khusus. Namun berkat koordinasi tim, kami bisa melakukan operasi dengan cepat.&amp;rdquo;&amp;nbsp;

Sang dokter dalam lanjutan keterangannya mengungkapkan, &amp;ldquo;Sekitar 1 menit setelah biusnya masuk, bayi harus lahir. Saya pakai teknik bedah tumpul yaitu membuka area operasi dengan jari untuk mengurangi risiko pendarahan.&amp;rdquo;&amp;nbsp;
Bayi kembar Anandito Dwi dan Anisa Rahma yang berjenis kelamin perempuan pun lahir di RS Hermina Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 13 Oktober 2022.*
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kim Woo Bin dan Krystal Jung Reuni&amp;nbsp;The Heirs&amp;nbsp;di Amerika</content:encoded></item></channel></rss>
