<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kotak Rilis Mini Album di Tengah Perseteruan Royalti dengan Posan Tobing</title><description>Kotak meluncurkan karya baru meski sang mantan drummer muncul ke publik, meributkan royalti</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/04/205/2680239/kotak-rilis-mini-album-di-tengah-perseteruan-royalti-dengan-posan-tobing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/04/205/2680239/kotak-rilis-mini-album-di-tengah-perseteruan-royalti-dengan-posan-tobing"/><item><title>Kotak Rilis Mini Album di Tengah Perseteruan Royalti dengan Posan Tobing</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/04/205/2680239/kotak-rilis-mini-album-di-tengah-perseteruan-royalti-dengan-posan-tobing</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/04/205/2680239/kotak-rilis-mini-album-di-tengah-perseteruan-royalti-dengan-posan-tobing</guid><pubDate>Selasa 04 Oktober 2022 12:05 WIB</pubDate><dc:creator>Raden Yusuf Nayamenggala</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/04/205/2680239/kotak-rilis-mini-album-usai-posan-tobing-ributkan-royalti-xA1TBhLyOL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tantri, Chua, dan Cella. (Foto: Instagram/@kotakband_)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/04/205/2680239/kotak-rilis-mini-album-usai-posan-tobing-ributkan-royalti-xA1TBhLyOL.jpg</image><title>Tantri, Chua, dan Cella. (Foto: Instagram/@kotakband_)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Grup band Kotak merayakan momen 18 tahun berkarya di industri musik. Cella, Chua, dan Tantri, meluncurkan mini album berjudul 18+&amp;nbsp; pada 30 September 2022 yang dipersembahkan bagi para pengemarnya.
Mini album tersebut berkisah tentang bagaimana kehidupan anak berusia 18 tahun zaman sekarang dari sudut pandang Kotak, yang sudah berusia 18 tahun dengan garis besar tema digitalisasi.
Peluncuran mini album tersebut diumumkan oleh Kotak melalui akun instagram offical dari Band Kotak yang sudah terverifikasi @kotakband_.

Mini album tersebut berisikan lima buah lagu, antara lain yakni Hantam OST film Satria Dewa Gatot Kaca, It&amp;rsquo;s Okay Not To Be Okay, Local Pride, Budak Konten, dan Sabda Netizen.
Untuk proses produksi mini album 18+ Kotak tersebut, dipercayakan pada Ted Jansen, master engineer dari Streling Sound. Menariknya, Jensen sebelumnya pernah bekerjasama dengan berbagai musisi mancanegara, seperti Greenday dan Deftones.
Namun, sebelum peluncuran mini album 18+, pada tanggal 29 September 2022  Posan Tobing membuat geger media sosial lewat unggahan TikTok-nya @posantobing83 . Pada video tersebut, mantan Drummer Kotak itu  menagih pembayaran royalti kepada mantan rekan band-nya.
BACA JUGA:Dulu Naik Bajaj, Rizky Billar Disebut Bisa Kaya dan Terkenal Berkat Lesti Kejora
BACA JUGA:Tinggal di Rumah Mewah, Lesti Kejora dan Rizky Billar Ternyata Cuma NgontrakPosan menjelaskan, bahwa sebelumnya sempat melakukan penagihan lewat Instagram, namun Posan mengatakan bahwa akun instagram miliknya sudah diblokir oleh Tantri Kotak dan Cella Kotak.
Adapun tuntutan yang disampaikan oleh Posan dalam video tersebut yakni permasalahan royalti. Karena, Posan menganggap bahwa dia turut andil dalam lagu-lagu hits Kotak yang masih sering dibawakan hingga kini.
Pemilik nama lengkap Haposan Harianto Tobing itu memberikan kesempatan untuk diselesaikan secara baik-baik. Tapi dia tidak segan untuk membawa kasus tersebut ke meja hijau, apabila tidak ada itikad baik dari Kotak.
&quot;Kalau kalian (Kotak Band) enggak mau ketemu, oke gua atur caranya, biar pengadilan aja yang ngatur kita ketemu,&quot; tegas Posan.
BACA JUGA:Posan Tobing Tuntut Royalti dari Band Kotak: Kalian Keterlaluan!
BACA JUGA:Deddy Corbuzier Minta Nikita Mirzani Mikir, Lantaran Tak Terima Disamakan dengan Baim Wong</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Grup band Kotak merayakan momen 18 tahun berkarya di industri musik. Cella, Chua, dan Tantri, meluncurkan mini album berjudul 18+&amp;nbsp; pada 30 September 2022 yang dipersembahkan bagi para pengemarnya.
Mini album tersebut berkisah tentang bagaimana kehidupan anak berusia 18 tahun zaman sekarang dari sudut pandang Kotak, yang sudah berusia 18 tahun dengan garis besar tema digitalisasi.
Peluncuran mini album tersebut diumumkan oleh Kotak melalui akun instagram offical dari Band Kotak yang sudah terverifikasi @kotakband_.

Mini album tersebut berisikan lima buah lagu, antara lain yakni Hantam OST film Satria Dewa Gatot Kaca, It&amp;rsquo;s Okay Not To Be Okay, Local Pride, Budak Konten, dan Sabda Netizen.
Untuk proses produksi mini album 18+ Kotak tersebut, dipercayakan pada Ted Jansen, master engineer dari Streling Sound. Menariknya, Jensen sebelumnya pernah bekerjasama dengan berbagai musisi mancanegara, seperti Greenday dan Deftones.
Namun, sebelum peluncuran mini album 18+, pada tanggal 29 September 2022  Posan Tobing membuat geger media sosial lewat unggahan TikTok-nya @posantobing83 . Pada video tersebut, mantan Drummer Kotak itu  menagih pembayaran royalti kepada mantan rekan band-nya.
BACA JUGA:Dulu Naik Bajaj, Rizky Billar Disebut Bisa Kaya dan Terkenal Berkat Lesti Kejora
BACA JUGA:Tinggal di Rumah Mewah, Lesti Kejora dan Rizky Billar Ternyata Cuma NgontrakPosan menjelaskan, bahwa sebelumnya sempat melakukan penagihan lewat Instagram, namun Posan mengatakan bahwa akun instagram miliknya sudah diblokir oleh Tantri Kotak dan Cella Kotak.
Adapun tuntutan yang disampaikan oleh Posan dalam video tersebut yakni permasalahan royalti. Karena, Posan menganggap bahwa dia turut andil dalam lagu-lagu hits Kotak yang masih sering dibawakan hingga kini.
Pemilik nama lengkap Haposan Harianto Tobing itu memberikan kesempatan untuk diselesaikan secara baik-baik. Tapi dia tidak segan untuk membawa kasus tersebut ke meja hijau, apabila tidak ada itikad baik dari Kotak.
&quot;Kalau kalian (Kotak Band) enggak mau ketemu, oke gua atur caranya, biar pengadilan aja yang ngatur kita ketemu,&quot; tegas Posan.
BACA JUGA:Posan Tobing Tuntut Royalti dari Band Kotak: Kalian Keterlaluan!
BACA JUGA:Deddy Corbuzier Minta Nikita Mirzani Mikir, Lantaran Tak Terima Disamakan dengan Baim Wong</content:encoded></item></channel></rss>
