<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keinginan Terakhir Mendiang Ibunda Gading Marten yang Belum Tercapai</title><description>Gading Marten baru saja kehilangan ibunda tercinta, Farida Sabtijastuti.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/03/33/2679761/keinginan-terakhir-mendiang-ibunda-gading-marten-yang-belum-tercapai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/03/33/2679761/keinginan-terakhir-mendiang-ibunda-gading-marten-yang-belum-tercapai"/><item><title>Keinginan Terakhir Mendiang Ibunda Gading Marten yang Belum Tercapai</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/03/33/2679761/keinginan-terakhir-mendiang-ibunda-gading-marten-yang-belum-tercapai</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/10/03/33/2679761/keinginan-terakhir-mendiang-ibunda-gading-marten-yang-belum-tercapai</guid><pubDate>Senin 03 Oktober 2022 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Raden Yusuf Nayamenggala</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/03/33/2679761/keinginan-terakhir-mendiang-ibunda-gading-marten-yang-belum-tercapai-RVLuDlWdd8.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gading Marten ungkap permintaan terakhir ibunda (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/03/33/2679761/keinginan-terakhir-mendiang-ibunda-gading-marten-yang-belum-tercapai-RVLuDlWdd8.jpeg</image><title>Gading Marten ungkap permintaan terakhir ibunda (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Gading Marten baru saja kehilangan ibunda tercinta, Farida Sabtijastuti. Farida meninggal dunia di usia 68 tahun pada Sabtu 1 Oktober 2022.

Penyebab meninggalnya Ibunda dari Gading Marten tersebut, dikabarkan karena penyakit kanker paru-paru. Sebelum Ibunda meninggal dunia, Gading Marten sempat mendengarkan keinginan terakhir dari Ibunda. Hal tersebut diungkapkan oleh Gading setela prosesi pemakaman selesai.

&quot;Mamah terakhir itu masih nagih makan steak,&quot; jelas Gading saat ditemui di TPU Tanah Kusir , Jakarta, Senin (3/10/2022).

BACA JUGA:Sebelum Meninggal, Ibunda Gading Marten Ternyata Juga Sempat Positif Covid-19
BACA JUGA:Tiba di TPU Tanah Kusir, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Gading Marten



&amp;nbsp;


Lebih lanjut Gading menambahkan bahwa rencananya sang Ibu tidak makan steak sendiri, melainkan ingin mengajak para pegawai rumah sakit juga.

Karena permintaan tersebut, Gading pun berusaha memberikan semangat kepada Ibundanya agar bisa lekas sehat dan menikmati daging steak.

&quot;Dia rencananya mau ngajak suster-suster juga tuh kemarin, terus akhirnya kita selalu semangatin mamah, 'ayo mah katanya kita mau makan steak, ayo cepet keluar, cepet sembuh, makannya mamah yang semangat',&quot; ucap Ayah dari Gempi tersebut.


Namun takdir Tuhan tidak ada yang tahu, dan Ibunda Gading pun meninggal dunia sebelum menyelesaikan keinginan terakhirnya. Meski demikian, Gading mengaku ikhlas dan berharap Sang Ibu dapat tempat terbaik di sisi-Nya.

&quot;Tapi jalannya tuhan kan sudah ditentukan juga, mungkin sekarang mamah udah menikmati steak yang jauh lebih enak disana,&quot; tutur Gading dengan nada sendu.


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMy82LzE1NDE4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Mengenai keinginan terakhir dari Ibundanya, Gading mengatakan tidak  menutup kemungkinan akan merealisasikannya. Hal itu karena para pegawai  rumah sakit sangat baik kepada Ibunya selama sekitar satu bukan si  rawat.

&quot;Mungkin, bisa jadi, sebagai bentuk terima kasih karena memang baik  sekali suster-suster disana, sekali lagi terimakasih semuanya yang udah  bantuin,&quot; tutup  Gading.
</description><content:encoded>JAKARTA - Gading Marten baru saja kehilangan ibunda tercinta, Farida Sabtijastuti. Farida meninggal dunia di usia 68 tahun pada Sabtu 1 Oktober 2022.

Penyebab meninggalnya Ibunda dari Gading Marten tersebut, dikabarkan karena penyakit kanker paru-paru. Sebelum Ibunda meninggal dunia, Gading Marten sempat mendengarkan keinginan terakhir dari Ibunda. Hal tersebut diungkapkan oleh Gading setela prosesi pemakaman selesai.

&quot;Mamah terakhir itu masih nagih makan steak,&quot; jelas Gading saat ditemui di TPU Tanah Kusir , Jakarta, Senin (3/10/2022).

BACA JUGA:Sebelum Meninggal, Ibunda Gading Marten Ternyata Juga Sempat Positif Covid-19
BACA JUGA:Tiba di TPU Tanah Kusir, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Gading Marten



&amp;nbsp;


Lebih lanjut Gading menambahkan bahwa rencananya sang Ibu tidak makan steak sendiri, melainkan ingin mengajak para pegawai rumah sakit juga.

Karena permintaan tersebut, Gading pun berusaha memberikan semangat kepada Ibundanya agar bisa lekas sehat dan menikmati daging steak.

&quot;Dia rencananya mau ngajak suster-suster juga tuh kemarin, terus akhirnya kita selalu semangatin mamah, 'ayo mah katanya kita mau makan steak, ayo cepet keluar, cepet sembuh, makannya mamah yang semangat',&quot; ucap Ayah dari Gempi tersebut.


Namun takdir Tuhan tidak ada yang tahu, dan Ibunda Gading pun meninggal dunia sebelum menyelesaikan keinginan terakhirnya. Meski demikian, Gading mengaku ikhlas dan berharap Sang Ibu dapat tempat terbaik di sisi-Nya.

&quot;Tapi jalannya tuhan kan sudah ditentukan juga, mungkin sekarang mamah udah menikmati steak yang jauh lebih enak disana,&quot; tutur Gading dengan nada sendu.


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMy82LzE1NDE4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Mengenai keinginan terakhir dari Ibundanya, Gading mengatakan tidak  menutup kemungkinan akan merealisasikannya. Hal itu karena para pegawai  rumah sakit sangat baik kepada Ibunya selama sekitar satu bukan si  rawat.

&quot;Mungkin, bisa jadi, sebagai bentuk terima kasih karena memang baik  sekali suster-suster disana, sekali lagi terimakasih semuanya yang udah  bantuin,&quot; tutup  Gading.
</content:encoded></item></channel></rss>
