<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Caca Handika Ungkap Jasa Rhoma Irama dalam Perjalanan Karirnya Sebagai Pedangdut</title><description>Caca Handika mengungkapkan jasa Rhoma Irama dalam karirnya di industri musik tanah air, hingga akhirnya terjun ke musik dangdut</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/09/18/205/2669880/caca-handika-ungkap-jasa-rhoma-irama-dalam-perjalanan-karirnya-sebagai-pedangdut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/09/18/205/2669880/caca-handika-ungkap-jasa-rhoma-irama-dalam-perjalanan-karirnya-sebagai-pedangdut"/><item><title>Caca Handika Ungkap Jasa Rhoma Irama dalam Perjalanan Karirnya Sebagai Pedangdut</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/09/18/205/2669880/caca-handika-ungkap-jasa-rhoma-irama-dalam-perjalanan-karirnya-sebagai-pedangdut</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/09/18/205/2669880/caca-handika-ungkap-jasa-rhoma-irama-dalam-perjalanan-karirnya-sebagai-pedangdut</guid><pubDate>Minggu 18 September 2022 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Selvianus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/18/205/2669880/caca-handika-ungkap-jasa-rhoma-irama-dalam-perjalanan-karirnya-sebagai-pedangdut-X04Vc8zAgQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Caca Handika (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/18/205/2669880/caca-handika-ungkap-jasa-rhoma-irama-dalam-perjalanan-karirnya-sebagai-pedangdut-X04Vc8zAgQ.jpg</image><title>Caca Handika (Foto: Instagram)</title></images><description>ADA peran Raja Dangdut Rhoma Irama dalam perjalan karir seorang Caca Handika. Berkat Rhoma, pria berusia 64 tahun ini akhirnya memilih untuk terjun ke musik dangdut dan mendapatkan banyak pelajaran dari karya-karya sang pendiri Soneta Band tersebut..

Menurutnya melalui karya-karya dari ayah Ridho Rhoma ini, secara otomatis dia berguru kepada Haji Rhoma Irama. Bahkan, hingga dirinya berhasil memulai karir profesionalnya pada tahun 1972 sebagai gitaris utama dalam grup hard rock &amp;amp; rock and roll bernama Teen Peace's Group.

BACA JUGA:Fitri Carlina Bawakan Musik Dangdut di New York, Caca Handika: Terima Kasih Ya Allah
BACA JUGA:7 Fakta Ricca Rachim Istri Kedua Rhoma Irama yang 4 Kali Dipoligami si Raja Dangdut



&quot;Saya mengakui bahwa guru saya utama untuk urusan musik adalah bang Haji Rhoma Irama. Karena saya memulai di dunia musik, nyanyi adalah berguru pada karya-karya Bang Haji Rhoma Irama sampai sekarang,&quot; kata Caca Handika kepada awak media, di Kawasan Cawang, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Caca Handika lantas menyebutkan, walaupun kini namanya cukup dikenal masyarakat, ia tetap saja mengidolakan sosok Haji Rhoma Irama. Selain terkenal di dunia musik, pelantun Gala Gala ini juga cukup familiar dalam membuat lagu.



Tak heran bila suami dari Marwah Ali ini cukup dikenal di kalangan masyarakat. Bukan hanya populer di dunia tarik suara, tetapi pria 75 tahun ini juga cukup populer di dunia akting lewat beberapa film yang diperankan, salah satu terkenal yakni Camelia.

&quot;Bahkan kemarin baru saya sempat bawain lagu 'Aku Suka Soneta'. Memang sebenarnya isi lagu merupakan sebuah pengakuan. Memang beliaulah, saya bisa memulai berkarya,&quot; jelasnya.Lebih lanjut, Caca Handika menuturkan kalau sosok Haji Rhoma Irama  dianggapnya sebagai guru. Hal itu disebabkan karena pelantun Begadang  cukup komplit sebagai musisi, pemain film, pendakwah hingga belakangan  terjun sebagai politikus.

&quot;Waduh istilah piring atau mangkok ketika saya menilai mangkok,  bahkan sampai luber. Nggak bisa dinilai secara langsung,&quot; lanjut dia.

&quot;Satu dalam berkarya lagu itu sangat dahsyat. Kedua dalam bermusik  sangat dahsyat, dia dalam ibadah juga keliatan. Kita bisa jadikan  panutan, jadikan guru,&quot; tutur Caca Handika.</description><content:encoded>ADA peran Raja Dangdut Rhoma Irama dalam perjalan karir seorang Caca Handika. Berkat Rhoma, pria berusia 64 tahun ini akhirnya memilih untuk terjun ke musik dangdut dan mendapatkan banyak pelajaran dari karya-karya sang pendiri Soneta Band tersebut..

Menurutnya melalui karya-karya dari ayah Ridho Rhoma ini, secara otomatis dia berguru kepada Haji Rhoma Irama. Bahkan, hingga dirinya berhasil memulai karir profesionalnya pada tahun 1972 sebagai gitaris utama dalam grup hard rock &amp;amp; rock and roll bernama Teen Peace's Group.

BACA JUGA:Fitri Carlina Bawakan Musik Dangdut di New York, Caca Handika: Terima Kasih Ya Allah
BACA JUGA:7 Fakta Ricca Rachim Istri Kedua Rhoma Irama yang 4 Kali Dipoligami si Raja Dangdut



&quot;Saya mengakui bahwa guru saya utama untuk urusan musik adalah bang Haji Rhoma Irama. Karena saya memulai di dunia musik, nyanyi adalah berguru pada karya-karya Bang Haji Rhoma Irama sampai sekarang,&quot; kata Caca Handika kepada awak media, di Kawasan Cawang, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Caca Handika lantas menyebutkan, walaupun kini namanya cukup dikenal masyarakat, ia tetap saja mengidolakan sosok Haji Rhoma Irama. Selain terkenal di dunia musik, pelantun Gala Gala ini juga cukup familiar dalam membuat lagu.



Tak heran bila suami dari Marwah Ali ini cukup dikenal di kalangan masyarakat. Bukan hanya populer di dunia tarik suara, tetapi pria 75 tahun ini juga cukup populer di dunia akting lewat beberapa film yang diperankan, salah satu terkenal yakni Camelia.

&quot;Bahkan kemarin baru saya sempat bawain lagu 'Aku Suka Soneta'. Memang sebenarnya isi lagu merupakan sebuah pengakuan. Memang beliaulah, saya bisa memulai berkarya,&quot; jelasnya.Lebih lanjut, Caca Handika menuturkan kalau sosok Haji Rhoma Irama  dianggapnya sebagai guru. Hal itu disebabkan karena pelantun Begadang  cukup komplit sebagai musisi, pemain film, pendakwah hingga belakangan  terjun sebagai politikus.

&quot;Waduh istilah piring atau mangkok ketika saya menilai mangkok,  bahkan sampai luber. Nggak bisa dinilai secara langsung,&quot; lanjut dia.

&quot;Satu dalam berkarya lagu itu sangat dahsyat. Kedua dalam bermusik  sangat dahsyat, dia dalam ibadah juga keliatan. Kita bisa jadikan  panutan, jadikan guru,&quot; tutur Caca Handika.</content:encoded></item></channel></rss>
