<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eks Sopir Nindy Ayunda Mengaku Diimingi Uang Rp50 Juta dengan Syarat Cabut Laporan</title><description>Istri eks sopir Nindy Ayunda mengaku bahwa ia dan suaminya sempat ditawarkan uang dalam jumlah besar dengan syarat cabut laporan</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/09/06/33/2661788/eks-sopir-nindy-ayunda-mengaku-diimingi-uang-rp50-juta-dengan-syarat-cabut-laporan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/09/06/33/2661788/eks-sopir-nindy-ayunda-mengaku-diimingi-uang-rp50-juta-dengan-syarat-cabut-laporan"/><item><title>Eks Sopir Nindy Ayunda Mengaku Diimingi Uang Rp50 Juta dengan Syarat Cabut Laporan</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/09/06/33/2661788/eks-sopir-nindy-ayunda-mengaku-diimingi-uang-rp50-juta-dengan-syarat-cabut-laporan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/09/06/33/2661788/eks-sopir-nindy-ayunda-mengaku-diimingi-uang-rp50-juta-dengan-syarat-cabut-laporan</guid><pubDate>Selasa 06 September 2022 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Ika Aldida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/06/33/2661788/eks-sopir-nindy-ayunda-mengaku-diimingi-uang-rp50-juta-dengan-syarat-cabut-laporan-H6tLsWuc8l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nindy Ayunda (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/06/33/2661788/eks-sopir-nindy-ayunda-mengaku-diimingi-uang-rp50-juta-dengan-syarat-cabut-laporan-H6tLsWuc8l.jpg</image><title>Nindy Ayunda (Foto: Instagram)</title></images><description>ISTRI dari korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Nindy Ayunda, Rini Diana, menyambangi Polres Jakarta Selatan pada Senin, 5 September 2022 kemarin. Kedatangannya dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, diketahui untuk menanyakan perkembangan kasus yang dialami oleh suaminya, Sulaiman.

Bukan tanpa sebab, Rini Diana kerap bolak balik ke Polres Jakarta Selatan. Pasalnya, sudah lebih dari 1,5 tahun laporannya tak juga menemukan titik terang.

BACA JUGA:Polisi Pastikan Kasus Dugaan Penyekapan Sopir Nindy Ayunda akan Ditangani Sampai Tuntas!
BACA JUGA:Mantan Sopir Nindy Ayunda Minta Polda Metro Ambil Alih Kasusnya dari Polres Jaksel



&quot;Kami datang ke sini (Polres Jakarta Selatan) untuk menanyakan perkembangan penanganan laporan kasus penyekapan yang dialami oleh suami saya yang sudah satu tahun lebih tidak ada kepastian hukum,&quot; kata Rini Diana di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin, 5 September 2022.

Bukan hanya itu, istri dari mantan sopir Nindy Ayunda ini juga sering kali menanyakan soal status hukum dari pelantun Buktikan tersebut. Sebab, Rini mengatakan jika dirinya sudah memberikan beberapa bukti yang menunjukkan bahwa ibu tiga anak tersebut benar melakukan tindak pidana.



Namun, hingga kini Nindy masih juga belum ditetapkan sebagai tersangka.

&quot;Kalau dia enggak merasa melakukan, kenapa enggak kooperatif ketika dipanggil penyidik polisi dan dicekal karena dikhawatirkan dia kabur ke luar negeri,&quot; tegasnya.

Lebih lanjut, Rini juga menyebut jika Nindy Ayunda dan kekasihnya, Dito Mahendra sempat mengiming-imingi uang sebesar Rp50 juta. Uang tersebut bahkan dijanjikan akan diberikan dengan syarat agar ia dan suami mencabut laporan kasus penyekapan di Polres Jakarta Selatan.&quot;Satu lagi ya bukti dia (Nindy Ayunda) melakukan penyekapan terhadap  suami saya. Dia menjanjikan ngasih duit Rp50 juta dengan syarat saya  mencabut laporan di Polres Jakarta Selatan,&quot; ungkap Rini.

Meski diiming-imingi uang dengan nominal besar, Rini dan suaminya  bersikukuh untuk tidak akan mencabut laporan tersebut. Pasalnya Sulaiman  hingga kini masih mengalami trauma usai disekap selama 30 hari lamanya.

&quot;Memang kami orang enggak punya, tapi harga diri kami tidak bisa  dibeli dengan uang. Saya ingin dia dihukum atas perbuatan kejinya  terhadap suami saya,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>ISTRI dari korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Nindy Ayunda, Rini Diana, menyambangi Polres Jakarta Selatan pada Senin, 5 September 2022 kemarin. Kedatangannya dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, diketahui untuk menanyakan perkembangan kasus yang dialami oleh suaminya, Sulaiman.

Bukan tanpa sebab, Rini Diana kerap bolak balik ke Polres Jakarta Selatan. Pasalnya, sudah lebih dari 1,5 tahun laporannya tak juga menemukan titik terang.

BACA JUGA:Polisi Pastikan Kasus Dugaan Penyekapan Sopir Nindy Ayunda akan Ditangani Sampai Tuntas!
BACA JUGA:Mantan Sopir Nindy Ayunda Minta Polda Metro Ambil Alih Kasusnya dari Polres Jaksel



&quot;Kami datang ke sini (Polres Jakarta Selatan) untuk menanyakan perkembangan penanganan laporan kasus penyekapan yang dialami oleh suami saya yang sudah satu tahun lebih tidak ada kepastian hukum,&quot; kata Rini Diana di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin, 5 September 2022.

Bukan hanya itu, istri dari mantan sopir Nindy Ayunda ini juga sering kali menanyakan soal status hukum dari pelantun Buktikan tersebut. Sebab, Rini mengatakan jika dirinya sudah memberikan beberapa bukti yang menunjukkan bahwa ibu tiga anak tersebut benar melakukan tindak pidana.



Namun, hingga kini Nindy masih juga belum ditetapkan sebagai tersangka.

&quot;Kalau dia enggak merasa melakukan, kenapa enggak kooperatif ketika dipanggil penyidik polisi dan dicekal karena dikhawatirkan dia kabur ke luar negeri,&quot; tegasnya.

Lebih lanjut, Rini juga menyebut jika Nindy Ayunda dan kekasihnya, Dito Mahendra sempat mengiming-imingi uang sebesar Rp50 juta. Uang tersebut bahkan dijanjikan akan diberikan dengan syarat agar ia dan suami mencabut laporan kasus penyekapan di Polres Jakarta Selatan.&quot;Satu lagi ya bukti dia (Nindy Ayunda) melakukan penyekapan terhadap  suami saya. Dia menjanjikan ngasih duit Rp50 juta dengan syarat saya  mencabut laporan di Polres Jakarta Selatan,&quot; ungkap Rini.

Meski diiming-imingi uang dengan nominal besar, Rini dan suaminya  bersikukuh untuk tidak akan mencabut laporan tersebut. Pasalnya Sulaiman  hingga kini masih mengalami trauma usai disekap selama 30 hari lamanya.

&quot;Memang kami orang enggak punya, tapi harga diri kami tidak bisa  dibeli dengan uang. Saya ingin dia dihukum atas perbuatan kejinya  terhadap suami saya,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
