<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lewat 'Piknik Pesona', Lukman Sardi Berharap Film Pendek Indonesia Semakin Berjaya</title><description>Lukman Sardi turut berpartisipasi dalam proyek original series terbaru garapan Vision+ dan Palari Films bertajuk Piknik Pesona</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/31/598/2658503/lewat-piknik-pesona-lukman-sardi-berharap-film-pendek-indonesia-semakin-berjaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/31/598/2658503/lewat-piknik-pesona-lukman-sardi-berharap-film-pendek-indonesia-semakin-berjaya"/><item><title>Lewat 'Piknik Pesona', Lukman Sardi Berharap Film Pendek Indonesia Semakin Berjaya</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/31/598/2658503/lewat-piknik-pesona-lukman-sardi-berharap-film-pendek-indonesia-semakin-berjaya</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/31/598/2658503/lewat-piknik-pesona-lukman-sardi-berharap-film-pendek-indonesia-semakin-berjaya</guid><pubDate>Rabu 31 Agustus 2022 22:50 WIB</pubDate><dc:creator>Intan Afika Nuur Aziizah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/31/598/2658503/lewat-piknik-pesona-lukman-sardi-berharap-film-pendek-indonesia-semakin-berjaya-ataaThknJZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lukman Sardi (Foto: Aldhi Chandra Setiawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/31/598/2658503/lewat-piknik-pesona-lukman-sardi-berharap-film-pendek-indonesia-semakin-berjaya-ataaThknJZ.jpg</image><title>Lukman Sardi (Foto: Aldhi Chandra Setiawan)</title></images><description>HEAD of Creative Original Production Vision Pictures Lukman Sardi turut berpartisipasi dalam proyek original series terbaru bertajuk Piknik Pesona. Series tersebut bahkan merupakan proyek kerjasama pertama antara Vision+ dengan Palari Films.

Lukman Sardi mengatakan, Piknik Pesona merupakan sebuah antologi sepuluh film pendek karya sepuluh sutradara muda berbakat yang menceritakan berbagai kisah dari beberapa daerah di Indonesia. Tak main-main, film ini digarap selama sekitar satu tahun dengan proses yang cukup berliku di masa pandemi.

BACA JUGA:Lukman Sardi Angkat Isu Perjodohan dalam Original Series Royal Blood
BACA JUGA:Lukman Sardi Sebut Serial Bad Parenting di Vision+ Bisa Menjadi Refleksi



&quot;Lumayan cukup lama, sekitar 1 tahun. Waktu itu juga lagi pandemi kan. Kita bener-bener mau solid. Jadi, cukup panjang, mulai dari scene plot, script, sampe akhirnya siap ditayangkan, malah ada yang masuk festival film,&quot; kata Lukman Sardi saat ditemui di MNC Conference Hall lantai 3, iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022).

Lewat series ini, lanjut Lukman, diharapkan film pendek Indonesia bisa semakin jaya. Pasalnya, ada banyak sineas mumpuni yang sebenarnya punya karya gemilang, tapi tak punya wadah untuk unjuk gigi di depan publik. Oleh karenanya, bersama Vision+ dan Palari Films, ia berharap para sineas semakin antusias dan bersemangat untuk berkarya membuat film pendek.

&quot;Kalau ngomong film pendek tempat untuk mereka show itu gak ada, gak ada platform khusus film pendek. Padahal industri itu sedang berkembang, kita lihat banyak film maker yang bagus dan mulai dari film pendek. Potensinya luar biasa. Mudah-mudahan, Vision+ bisa menjadi supporter dan rumah bagi mereka,&quot; ucap Lukman.



Bagi Lukman sendiri, film pendek merupakan suatu karya yang tidak perlu ditonton memakan waktu lama, tapi mengandung sejuta makna. &quot;Esensinya bisa ditangkap by only gambar atau hanya sekedar pembicaraan. Tapi bukan berarti film pendek ini mudah dibuat loh,&quot; ungkap Lukman.Selain turut andil dalam membangkitkan industri perfilman Indonesia,  Lukman juga ingin meningkatkan ekonomi kreatif daerah setempat lewat  film Piknik Pesona. Itulah mengapa Vision+ menggandeng sepuluh sutradara  yang berasal dari berbagai macam daerah dalam proyek ini.

Diharapkan, setelah menonton film Piknik Pesona yang diangkat dari  beberapa daerah di Indonesia, banyak penonton yang penasaran hingga  akhirnya mendatangi latar tempat yang digunakan dalam film tersebut.  &quot;Kita harap konten ini sukses dan memunculkan ide-ide baru untuk para  sineas, serta memberikan nuansa baru di dunia perfilman Indonesia,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>HEAD of Creative Original Production Vision Pictures Lukman Sardi turut berpartisipasi dalam proyek original series terbaru bertajuk Piknik Pesona. Series tersebut bahkan merupakan proyek kerjasama pertama antara Vision+ dengan Palari Films.

Lukman Sardi mengatakan, Piknik Pesona merupakan sebuah antologi sepuluh film pendek karya sepuluh sutradara muda berbakat yang menceritakan berbagai kisah dari beberapa daerah di Indonesia. Tak main-main, film ini digarap selama sekitar satu tahun dengan proses yang cukup berliku di masa pandemi.

BACA JUGA:Lukman Sardi Angkat Isu Perjodohan dalam Original Series Royal Blood
BACA JUGA:Lukman Sardi Sebut Serial Bad Parenting di Vision+ Bisa Menjadi Refleksi



&quot;Lumayan cukup lama, sekitar 1 tahun. Waktu itu juga lagi pandemi kan. Kita bener-bener mau solid. Jadi, cukup panjang, mulai dari scene plot, script, sampe akhirnya siap ditayangkan, malah ada yang masuk festival film,&quot; kata Lukman Sardi saat ditemui di MNC Conference Hall lantai 3, iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022).

Lewat series ini, lanjut Lukman, diharapkan film pendek Indonesia bisa semakin jaya. Pasalnya, ada banyak sineas mumpuni yang sebenarnya punya karya gemilang, tapi tak punya wadah untuk unjuk gigi di depan publik. Oleh karenanya, bersama Vision+ dan Palari Films, ia berharap para sineas semakin antusias dan bersemangat untuk berkarya membuat film pendek.

&quot;Kalau ngomong film pendek tempat untuk mereka show itu gak ada, gak ada platform khusus film pendek. Padahal industri itu sedang berkembang, kita lihat banyak film maker yang bagus dan mulai dari film pendek. Potensinya luar biasa. Mudah-mudahan, Vision+ bisa menjadi supporter dan rumah bagi mereka,&quot; ucap Lukman.



Bagi Lukman sendiri, film pendek merupakan suatu karya yang tidak perlu ditonton memakan waktu lama, tapi mengandung sejuta makna. &quot;Esensinya bisa ditangkap by only gambar atau hanya sekedar pembicaraan. Tapi bukan berarti film pendek ini mudah dibuat loh,&quot; ungkap Lukman.Selain turut andil dalam membangkitkan industri perfilman Indonesia,  Lukman juga ingin meningkatkan ekonomi kreatif daerah setempat lewat  film Piknik Pesona. Itulah mengapa Vision+ menggandeng sepuluh sutradara  yang berasal dari berbagai macam daerah dalam proyek ini.

Diharapkan, setelah menonton film Piknik Pesona yang diangkat dari  beberapa daerah di Indonesia, banyak penonton yang penasaran hingga  akhirnya mendatangi latar tempat yang digunakan dalam film tersebut.  &quot;Kita harap konten ini sukses dan memunculkan ide-ide baru untuk para  sineas, serta memberikan nuansa baru di dunia perfilman Indonesia,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
