<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Anggarkan Cetak Kalender Rp955 Juta, Ernest Prakasa: Padahal Sudah Ada di Hape</title><description>Ernest Prakasa kembali mengeluarkan komentarnya, yaitu terkait DPR RI berencana mencetak kalender dengan anggaran yang sangat besar</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/30/33/2657595/dpr-anggarkan-cetak-kalender-rp955-juta-ernest-prakasa-padahal-sudah-ada-di-hape</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/30/33/2657595/dpr-anggarkan-cetak-kalender-rp955-juta-ernest-prakasa-padahal-sudah-ada-di-hape"/><item><title>DPR Anggarkan Cetak Kalender Rp955 Juta, Ernest Prakasa: Padahal Sudah Ada di Hape</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/30/33/2657595/dpr-anggarkan-cetak-kalender-rp955-juta-ernest-prakasa-padahal-sudah-ada-di-hape</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/30/33/2657595/dpr-anggarkan-cetak-kalender-rp955-juta-ernest-prakasa-padahal-sudah-ada-di-hape</guid><pubDate>Selasa 30 Agustus 2022 18:04 WIB</pubDate><dc:creator>Novie Fauziah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/30/33/2657595/dpr-anggarkan-cetak-kalender-rp955-juta-ernest-prakasa-padahal-sudah-ada-di-hape-EenvlAw24i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ernest Prakasa (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/30/33/2657595/dpr-anggarkan-cetak-kalender-rp955-juta-ernest-prakasa-padahal-sudah-ada-di-hape-EenvlAw24i.jpg</image><title>Ernest Prakasa (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ernest Prakasa kembali mengeluarkan komentarnya, yaitu terkait DPR RI berencana mencetak kalender dengan anggaran yang sangat besar, senilai Rp955 juta.

Melalui akun Twitternya @ernestprakasa, ia mengatakan bahwa anggaran yang dikeluarkan DPR untuk mencetak kalender, bisa menjadi ladang korupsi. Lantaran jumlahnya yang sangat besar, yaitu hampir Rp1 miliar.

BACA JUGA:Tak Terima, Ernest Prakasa Tegaskan Tidak Ada yang Berhak Daftarkan Merek Open Mic ke HAKI
BACA JUGA:Dianggap Tak Masuk Akal, Ernest Prakasa Dkk Gugat Pembatalan Merek Open Mic





Ernest juga mengatakan, saat ini teknologi semakin canggih. Termasuk untuk kalender, kini sudah tersedia di handphone dan setiap ponsel pasti menyediakan fitur tersebut.

&quot;Lihat bagaimana uang pajak kita dijadikan lahan korupsi, padahal sekarang kalender udah ada di hape,&quot; tulis Ernest Prakasa.

Cuitan Ernest pun ditanggapi oleh netizen. Sebagian besar membenarkan, bahwa saat ini kalender tersedia dan bisa dilihat di masing-masing ponsel tanpa harus mencetaknya dalam bentuk fisik. Terlebih jumlah anggaran yang akan digelontorkan sangatlah besar.

&quot;Mungkin para anggota kalau lihat HP terus jadi sakit matanya,&quot; kata @gs****.

&quot;Lebih ironi, kalender-kalender itu dipake buat promosiin diri mereka dan partai nya supaya menang supaya berkuasa dan melakukan hal yang sama sampai seterusnya,&quot; terang @Dii****.

&quot;Dapat kalender dari bank aja gratis, ato gak dri apotek,&quot; ujar @qib****.

&quot;Asumsi harga 1 kalender normal adalh 20 ribu, dengan uang 955 juta  itu dapat 47750 buah kalender. Bisa dibagikan ke seluruh pulau di  indonesia yg jumlahnya 16,772 pulau, kalo dibagi ke 8,506  kelurahan se  Indonesia masih sisa banyak,&quot; tutur @mas***.

Sebagaimana diketahui, DPR membebankan APBN 2022 dengan anggaran  Rp955 juta untuk mencetak kalender. Hal tersebut diketahui berdasarkan  situs lpse.dpr.go.id, di mana nama tender 'Pencetakan Kalender DPR RI'  dengan kode RUP 36342916.

Tender kalender ini baru dibuat pada pekan lalu yakni pada 23 Agustus  2022 dan saat ini tengah memasuki dua tahapan yakni pengumuman pasca  kualifikasi dan download dokumen pemilihan.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ernest Prakasa kembali mengeluarkan komentarnya, yaitu terkait DPR RI berencana mencetak kalender dengan anggaran yang sangat besar, senilai Rp955 juta.

Melalui akun Twitternya @ernestprakasa, ia mengatakan bahwa anggaran yang dikeluarkan DPR untuk mencetak kalender, bisa menjadi ladang korupsi. Lantaran jumlahnya yang sangat besar, yaitu hampir Rp1 miliar.

BACA JUGA:Tak Terima, Ernest Prakasa Tegaskan Tidak Ada yang Berhak Daftarkan Merek Open Mic ke HAKI
BACA JUGA:Dianggap Tak Masuk Akal, Ernest Prakasa Dkk Gugat Pembatalan Merek Open Mic





Ernest juga mengatakan, saat ini teknologi semakin canggih. Termasuk untuk kalender, kini sudah tersedia di handphone dan setiap ponsel pasti menyediakan fitur tersebut.

&quot;Lihat bagaimana uang pajak kita dijadikan lahan korupsi, padahal sekarang kalender udah ada di hape,&quot; tulis Ernest Prakasa.

Cuitan Ernest pun ditanggapi oleh netizen. Sebagian besar membenarkan, bahwa saat ini kalender tersedia dan bisa dilihat di masing-masing ponsel tanpa harus mencetaknya dalam bentuk fisik. Terlebih jumlah anggaran yang akan digelontorkan sangatlah besar.

&quot;Mungkin para anggota kalau lihat HP terus jadi sakit matanya,&quot; kata @gs****.

&quot;Lebih ironi, kalender-kalender itu dipake buat promosiin diri mereka dan partai nya supaya menang supaya berkuasa dan melakukan hal yang sama sampai seterusnya,&quot; terang @Dii****.

&quot;Dapat kalender dari bank aja gratis, ato gak dri apotek,&quot; ujar @qib****.

&quot;Asumsi harga 1 kalender normal adalh 20 ribu, dengan uang 955 juta  itu dapat 47750 buah kalender. Bisa dibagikan ke seluruh pulau di  indonesia yg jumlahnya 16,772 pulau, kalo dibagi ke 8,506  kelurahan se  Indonesia masih sisa banyak,&quot; tutur @mas***.

Sebagaimana diketahui, DPR membebankan APBN 2022 dengan anggaran  Rp955 juta untuk mencetak kalender. Hal tersebut diketahui berdasarkan  situs lpse.dpr.go.id, di mana nama tender 'Pencetakan Kalender DPR RI'  dengan kode RUP 36342916.

Tender kalender ini baru dibuat pada pekan lalu yakni pada 23 Agustus  2022 dan saat ini tengah memasuki dua tahapan yakni pengumuman pasca  kualifikasi dan download dokumen pemilihan.
</content:encoded></item></channel></rss>
