<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jawab Aspirasi Komunitas Cosplayer, Scream or Dance Digelar Oktober Mendatang</title><description>Scream or Dance siap memberikan tempat kepada komunitas cosplay untuk meluapkan ekspresi mereka sambil berteriak dan menari</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/30/33/2657119/jawab-aspirasi-komunitas-cosplayer-scream-or-dance-digelar-oktober-mendatang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/30/33/2657119/jawab-aspirasi-komunitas-cosplayer-scream-or-dance-digelar-oktober-mendatang"/><item><title>Jawab Aspirasi Komunitas Cosplayer, Scream or Dance Digelar Oktober Mendatang</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/30/33/2657119/jawab-aspirasi-komunitas-cosplayer-scream-or-dance-digelar-oktober-mendatang</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/30/33/2657119/jawab-aspirasi-komunitas-cosplayer-scream-or-dance-digelar-oktober-mendatang</guid><pubDate>Selasa 30 Agustus 2022 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Ika Aldida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/30/33/2657119/jawab-aspirasi-komunitas-cosplayer-scream-or-dance-digelar-oktober-mendatang-bdWbF21fVv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cosplayer Scream or Dance (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/30/33/2657119/jawab-aspirasi-komunitas-cosplayer-scream-or-dance-digelar-oktober-mendatang-bdWbF21fVv.jpg</image><title>Cosplayer Scream or Dance (Foto: Ist)</title></images><description>KOMUNITAS cosplay baru-baru ini meluapkan ekspresi mereka sambil membawa poster bertuliskan #screamordance pada Jumat (26/8) dan Sabtu (27/8) di sejumlah titik di wilayah DKI Jakarta. Luapan ekspresi para cosplayer tersebut sengaja dilakukan dengan harapan mereka dapat diterima oleh masyarakat, mendapatkan tempat untuk berekspresi, berteriak sambil menari sembari mengajak para cosplayer untuk bersatu tetap berekspresi dan menjunjung etika serta norma-norma sosial di masyarakat.

Pada kesempatan itu, para cosplayer ini meluapkan kekesalan mereka lantaran kerap dipandang sebelah mata hingga mengalami sexual harassment. Meski tak bisa dipungkiri bahwa terkadang perundungan yang dialami mereka terjadi lantaran salah kostum, atau justru perilaku mereka sendiri.

BACA JUGA:Digendong Saaih Halilintar, Ameena Cosplay Jadi Simba
BACA JUGA:Unggah Foto Seksi di OnlyFans, Dea: Aku Jual Fantasi Lewat Cosplay



&amp;ldquo;Komunitas cosplay berharap bisa mendapat tempat atau lokasi untuk mengekspresikan diri. Tentunya, mereka juga dapat membawa diri dan tetap memperhatikan norma-norma yang ada di Indonesia,&amp;rdquo; kata Monta di Jakarta, Sabtu 27 Agustus 2022.

&amp;ldquo;Jadi sebenarnya kalau di Indonesia sendiri, gue merasa keresahan cosplayer itu karena komunitas kita dipandang sebelah mata. Maksudnya, seperti main-main dan menjurus ke arah menampilkan tubuh seksi saja. Padahal, cosplaying is more than that. Tapi, beruntung circle cosplayers gue nggak begitu sih. Kita yang normal-normal saja,&amp;rdquo; paparnya.

Daffa memaparkan bahwa ada beberapa kasus yang membuat para cosplayer dianggap sebelah mata oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. Salah satunya cosplayer bertubuh kekar yang menggunakan bunny maid suit hingga soal pose foto yang dianggap tidak sesuai.



Lewat fenomena tersebut, Daffa Leonard Davincent&amp;nbsp;selaku&amp;nbsp;Ketua Panitia Pelaksana Scream or Dance, siap memberikan tempat kepada komunitas cosplay untuk meluapkan ekspresi mereka sambil berteriak dan menari. Rencananya pada akhir Oktober 2022 mendatang, ia akan membuat sebuah event yang bisa diramaikan oleh para cosplayer di Jakarta.

&amp;ldquo;Saya siap mengajak para cosplayer untuk bisa meramaikan acara Scream or Dance di Jakarta pada 28 dan 29 Oktober 2022. Di sana, cosplayer bisa mendengarkan musik. Saya berharap, teman-teman cosplayer dan penggemar kostum datang berkumpul agar bebas menuangkan ekspresi. Serta, memberikan apresiasi terhadap aktivitas dan antusiasme kalian,&amp;rdquo; ujar Daffa.Dalam acara Scream or Dance nanti, Daffa mengaku jika pihaknya akan  memberikan ruang, wahana seru, berbagai pertunjukkan, untuk para  cosplayer di Jakarta. Tak hanya itu, ia bahkan menjanjikan bahwa akan  ada penampilan dari artis Internasional dalam gelaran Scream or Dance  Oktober mendatang, dengan syarat untuk tetap menjaga etika, perilaku,  dan norma-norma sosial.

&amp;ldquo;Saya berharap ajakan ini bisa berbuah baik untuk teman-teman yang  ingin bebas berekspresi dalam acara Scream or Dance,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Kami sudah siap memfasilitasi. Tapi, kami juga berharap acara Scream  or Dance nanti berjalan aman, lancar dan tertib. Nama baik Scream or  Dance dan cosplayer harus dijaga,&amp;rdquo; pinta Daffa.

Sebagaimana diketahui, cosplay merupakan istilah Bahasa Inggris  buatan Jepang yang berasal dari gabungan kata costume (kostum) dan play  (bermain). Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesoris dan  rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga,  dongeng, permainan video, penyanyi dan musisi idola, dan film kartun.</description><content:encoded>KOMUNITAS cosplay baru-baru ini meluapkan ekspresi mereka sambil membawa poster bertuliskan #screamordance pada Jumat (26/8) dan Sabtu (27/8) di sejumlah titik di wilayah DKI Jakarta. Luapan ekspresi para cosplayer tersebut sengaja dilakukan dengan harapan mereka dapat diterima oleh masyarakat, mendapatkan tempat untuk berekspresi, berteriak sambil menari sembari mengajak para cosplayer untuk bersatu tetap berekspresi dan menjunjung etika serta norma-norma sosial di masyarakat.

Pada kesempatan itu, para cosplayer ini meluapkan kekesalan mereka lantaran kerap dipandang sebelah mata hingga mengalami sexual harassment. Meski tak bisa dipungkiri bahwa terkadang perundungan yang dialami mereka terjadi lantaran salah kostum, atau justru perilaku mereka sendiri.

BACA JUGA:Digendong Saaih Halilintar, Ameena Cosplay Jadi Simba
BACA JUGA:Unggah Foto Seksi di OnlyFans, Dea: Aku Jual Fantasi Lewat Cosplay



&amp;ldquo;Komunitas cosplay berharap bisa mendapat tempat atau lokasi untuk mengekspresikan diri. Tentunya, mereka juga dapat membawa diri dan tetap memperhatikan norma-norma yang ada di Indonesia,&amp;rdquo; kata Monta di Jakarta, Sabtu 27 Agustus 2022.

&amp;ldquo;Jadi sebenarnya kalau di Indonesia sendiri, gue merasa keresahan cosplayer itu karena komunitas kita dipandang sebelah mata. Maksudnya, seperti main-main dan menjurus ke arah menampilkan tubuh seksi saja. Padahal, cosplaying is more than that. Tapi, beruntung circle cosplayers gue nggak begitu sih. Kita yang normal-normal saja,&amp;rdquo; paparnya.

Daffa memaparkan bahwa ada beberapa kasus yang membuat para cosplayer dianggap sebelah mata oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. Salah satunya cosplayer bertubuh kekar yang menggunakan bunny maid suit hingga soal pose foto yang dianggap tidak sesuai.



Lewat fenomena tersebut, Daffa Leonard Davincent&amp;nbsp;selaku&amp;nbsp;Ketua Panitia Pelaksana Scream or Dance, siap memberikan tempat kepada komunitas cosplay untuk meluapkan ekspresi mereka sambil berteriak dan menari. Rencananya pada akhir Oktober 2022 mendatang, ia akan membuat sebuah event yang bisa diramaikan oleh para cosplayer di Jakarta.

&amp;ldquo;Saya siap mengajak para cosplayer untuk bisa meramaikan acara Scream or Dance di Jakarta pada 28 dan 29 Oktober 2022. Di sana, cosplayer bisa mendengarkan musik. Saya berharap, teman-teman cosplayer dan penggemar kostum datang berkumpul agar bebas menuangkan ekspresi. Serta, memberikan apresiasi terhadap aktivitas dan antusiasme kalian,&amp;rdquo; ujar Daffa.Dalam acara Scream or Dance nanti, Daffa mengaku jika pihaknya akan  memberikan ruang, wahana seru, berbagai pertunjukkan, untuk para  cosplayer di Jakarta. Tak hanya itu, ia bahkan menjanjikan bahwa akan  ada penampilan dari artis Internasional dalam gelaran Scream or Dance  Oktober mendatang, dengan syarat untuk tetap menjaga etika, perilaku,  dan norma-norma sosial.

&amp;ldquo;Saya berharap ajakan ini bisa berbuah baik untuk teman-teman yang  ingin bebas berekspresi dalam acara Scream or Dance,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Kami sudah siap memfasilitasi. Tapi, kami juga berharap acara Scream  or Dance nanti berjalan aman, lancar dan tertib. Nama baik Scream or  Dance dan cosplayer harus dijaga,&amp;rdquo; pinta Daffa.

Sebagaimana diketahui, cosplay merupakan istilah Bahasa Inggris  buatan Jepang yang berasal dari gabungan kata costume (kostum) dan play  (bermain). Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesoris dan  rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga,  dongeng, permainan video, penyanyi dan musisi idola, dan film kartun.</content:encoded></item></channel></rss>
