<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alami Kerontokan hingga Nyaris Botak, Piyu Padi Reborn Jalani Transplantasi Rambut</title><description>Piyu Padi Reborn belakangan mengaku memiliki masalah dengan kerontokan rambut hingga merasa tak percaya diri</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/06/33/2643148/alami-kerontokan-hingga-nyaris-botak-piyu-padi-reborn-jalani-transplantasi-rambut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/06/33/2643148/alami-kerontokan-hingga-nyaris-botak-piyu-padi-reborn-jalani-transplantasi-rambut"/><item><title>Alami Kerontokan hingga Nyaris Botak, Piyu Padi Reborn Jalani Transplantasi Rambut</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/06/33/2643148/alami-kerontokan-hingga-nyaris-botak-piyu-padi-reborn-jalani-transplantasi-rambut</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/06/33/2643148/alami-kerontokan-hingga-nyaris-botak-piyu-padi-reborn-jalani-transplantasi-rambut</guid><pubDate>Sabtu 06 Agustus 2022 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Ika Aldida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/06/33/2643148/alami-kerontokan-hingga-nyaris-botak-piyu-padi-reborn-jalani-transplantasi-rambut-I8UJVwbHND.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Piyu Padi Reborn (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/06/33/2643148/alami-kerontokan-hingga-nyaris-botak-piyu-padi-reborn-jalani-transplantasi-rambut-I8UJVwbHND.jpg</image><title>Piyu Padi Reborn (Foto: Okezone)</title></images><description>GITARIS grup Padi Reborn, Satriyo Yudi Wahono alias Piyu belakangan mengaku memiliki masalah dengan kerontokan rambut. Hal itu bahkan membuat kepalanya hampir botak lantaran memiliki masalah dengan rambut rontok.

Padahal, Piyu dikenal sebagai salah satu musisi dengan ciri khas rambut yang panjang. Tak ingin sampai botak, Piyu pun akhirnya mencoba mengakali penampilannya dengan menggunakan topi.

BACA JUGA:Pecah, Piyu Padi Jajal Sound System Megah Jakarta International Stadium
BACA JUGA:Dissolve, Persembahan Piyu untuk Mendiang Dendy Mikes



Sayangnya, mengubah penampilan dengan berganti model topi untuk menutupi rambut yang semakin menipis, tak membuat dirinya puas. Bahkan, saat ia mencoba untuk memangkas sedikit rambutnya agar terlihat lebih natural, nyatanya juga tidak bisa membuat dirinya bisa bernafas lega.

&amp;ldquo;Sampai saya pikir mau pakai topi apa lagi ya, karena sudah pakai segala macam, pakai vedora, pakai yang model apa pun saya sudah coba. Banyak yang DM minta rambut saya dipanjangin lagi. Saya juga pengen gondrong lagi, tapi nggak bisa,&quot; ungkap Piyu.

Akhirnya, Piyu pun berpikir untuk melakukan transplantasi rambut untuk mengatasi kerontokan rambutnya, sekaligus meningkatkan rasa percaya dirinya, lantaran tak perlu memakai topi untuk menutupi kebotakan. Hingga akhirnya ia bertemu dengan salah satu klinik yang juga sempat menangani masalah rambut publik figur lain.



&amp;ldquo;Aku menemukan Farmanina Aesthetic &amp;amp; Hair Clinic di Instagram. Dan kalau dilihat ternyata ini asyik banget, ini menarik, dan ternyata ini juga pertama kali di Indonesia untuk hair transplant. Bagi saya ini adalah sebuah solusi, jawaban untuk menangani masalah rambut saya,&amp;rdquo; papar Piyu.

&amp;ldquo;Jadi saya rasa ini sudah keputusan saya yang paling-paling tepat adalah dengan melakukan transplantasi rambut. Supaya nanti rambut saya bisa panjang lagi, bisa gondrong lagi dan menambah kepercayaan diri lagi karena dengan begitu saya nggak perlu memakai topi lagi,&amp;rdquo; tambahnya.
Musisi 49 tahun ini diketahui menjalani transplantasi rambut dengan  menggunakan metode DHI (Direct Hair Implantation) yang sudah teruji  mampu memberikan hasil terbaik. Sementara itu, dr Farmanina, M.Bio  (AAM), selaku pemilik klinik sekaligus dokter yang menangani Piyu  menyebut bahwa transplantasi yang dilakukan bukanlah merupakan sebuah  tindakan operasi. Melainkan teknik memindahkan jaringan dan akar rambut  ke daerah yang terjadi kebotakan.

&amp;ldquo;DHI ini sekarang teknik yang terbaru dan yang terbaik. Tingkat  keberhasilannya lebih tinggi sekitar 97 persen. Kenapa lebih tinggi?  Karena setiap folikel kita pilih yang bagus baru kita tanamkan. Kalau  konsep lama keberhasilannya hanya sekitar 50 sampai 60 persen saja,&amp;rdquo;  jelas dr Farmanina, M.Bio (AAM).

&amp;ldquo;Yang perlu diketahui, ini bukan operasi. Karena orang kalau sudah  berpikir soal operasi, sugestinya sudah pasti sakit. Ini bukan operasi,  kita hanya memindahkan jaringan dan memindahkan akar rambut ke daerah  yang terjadi kebotakan,&amp;rdquo; lanjutnya.

Setelah menjalani transplantasi rambut, Piyu mengaku sangat senang.  Ia bahkan merasa bahwa dirinya seperti telah menjalani sebuah lembaran  baru dalam hidupnya.

&amp;ldquo;Saya rasa bercampur aduk, pertama pasti happy karena ini sebuah  lembaran baru buat saya dan saya berharap ini akan mengembalikan lagi  karakter saya. Akhirnya semua berjalan dengan lancar dan saya nggak  perlu beli topi lagi,&amp;rdquo; tutup Piyu sambil tertawa.</description><content:encoded>GITARIS grup Padi Reborn, Satriyo Yudi Wahono alias Piyu belakangan mengaku memiliki masalah dengan kerontokan rambut. Hal itu bahkan membuat kepalanya hampir botak lantaran memiliki masalah dengan rambut rontok.

Padahal, Piyu dikenal sebagai salah satu musisi dengan ciri khas rambut yang panjang. Tak ingin sampai botak, Piyu pun akhirnya mencoba mengakali penampilannya dengan menggunakan topi.

BACA JUGA:Pecah, Piyu Padi Jajal Sound System Megah Jakarta International Stadium
BACA JUGA:Dissolve, Persembahan Piyu untuk Mendiang Dendy Mikes



Sayangnya, mengubah penampilan dengan berganti model topi untuk menutupi rambut yang semakin menipis, tak membuat dirinya puas. Bahkan, saat ia mencoba untuk memangkas sedikit rambutnya agar terlihat lebih natural, nyatanya juga tidak bisa membuat dirinya bisa bernafas lega.

&amp;ldquo;Sampai saya pikir mau pakai topi apa lagi ya, karena sudah pakai segala macam, pakai vedora, pakai yang model apa pun saya sudah coba. Banyak yang DM minta rambut saya dipanjangin lagi. Saya juga pengen gondrong lagi, tapi nggak bisa,&quot; ungkap Piyu.

Akhirnya, Piyu pun berpikir untuk melakukan transplantasi rambut untuk mengatasi kerontokan rambutnya, sekaligus meningkatkan rasa percaya dirinya, lantaran tak perlu memakai topi untuk menutupi kebotakan. Hingga akhirnya ia bertemu dengan salah satu klinik yang juga sempat menangani masalah rambut publik figur lain.



&amp;ldquo;Aku menemukan Farmanina Aesthetic &amp;amp; Hair Clinic di Instagram. Dan kalau dilihat ternyata ini asyik banget, ini menarik, dan ternyata ini juga pertama kali di Indonesia untuk hair transplant. Bagi saya ini adalah sebuah solusi, jawaban untuk menangani masalah rambut saya,&amp;rdquo; papar Piyu.

&amp;ldquo;Jadi saya rasa ini sudah keputusan saya yang paling-paling tepat adalah dengan melakukan transplantasi rambut. Supaya nanti rambut saya bisa panjang lagi, bisa gondrong lagi dan menambah kepercayaan diri lagi karena dengan begitu saya nggak perlu memakai topi lagi,&amp;rdquo; tambahnya.
Musisi 49 tahun ini diketahui menjalani transplantasi rambut dengan  menggunakan metode DHI (Direct Hair Implantation) yang sudah teruji  mampu memberikan hasil terbaik. Sementara itu, dr Farmanina, M.Bio  (AAM), selaku pemilik klinik sekaligus dokter yang menangani Piyu  menyebut bahwa transplantasi yang dilakukan bukanlah merupakan sebuah  tindakan operasi. Melainkan teknik memindahkan jaringan dan akar rambut  ke daerah yang terjadi kebotakan.

&amp;ldquo;DHI ini sekarang teknik yang terbaru dan yang terbaik. Tingkat  keberhasilannya lebih tinggi sekitar 97 persen. Kenapa lebih tinggi?  Karena setiap folikel kita pilih yang bagus baru kita tanamkan. Kalau  konsep lama keberhasilannya hanya sekitar 50 sampai 60 persen saja,&amp;rdquo;  jelas dr Farmanina, M.Bio (AAM).

&amp;ldquo;Yang perlu diketahui, ini bukan operasi. Karena orang kalau sudah  berpikir soal operasi, sugestinya sudah pasti sakit. Ini bukan operasi,  kita hanya memindahkan jaringan dan memindahkan akar rambut ke daerah  yang terjadi kebotakan,&amp;rdquo; lanjutnya.

Setelah menjalani transplantasi rambut, Piyu mengaku sangat senang.  Ia bahkan merasa bahwa dirinya seperti telah menjalani sebuah lembaran  baru dalam hidupnya.

&amp;ldquo;Saya rasa bercampur aduk, pertama pasti happy karena ini sebuah  lembaran baru buat saya dan saya berharap ini akan mengembalikan lagi  karakter saya. Akhirnya semua berjalan dengan lancar dan saya nggak  perlu beli topi lagi,&amp;rdquo; tutup Piyu sambil tertawa.</content:encoded></item></channel></rss>
