<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Eddy Gombloh Lawan Pikun dan Nikmati Hidup Sederhana di Yogyakarta Sebelum Wafat</title><description>Eddy Gomboh meninggalkan Jakarta untuk berpindah ke Yogyakarta sebelum akhirnya meninggal dunia</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/04/33/2642217/kisah-eddy-gombloh-lawan-pikun-dan-nikmati-hidup-sederhana-di-yogyakarta-sebelum-wafat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/04/33/2642217/kisah-eddy-gombloh-lawan-pikun-dan-nikmati-hidup-sederhana-di-yogyakarta-sebelum-wafat"/><item><title>Kisah Eddy Gombloh Lawan Pikun dan Nikmati Hidup Sederhana di Yogyakarta Sebelum Wafat</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/04/33/2642217/kisah-eddy-gombloh-lawan-pikun-dan-nikmati-hidup-sederhana-di-yogyakarta-sebelum-wafat</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/08/04/33/2642217/kisah-eddy-gombloh-lawan-pikun-dan-nikmati-hidup-sederhana-di-yogyakarta-sebelum-wafat</guid><pubDate>Kamis 04 Agustus 2022 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Selvianus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/08/04/33/2642217/kisah-eddy-gombloh-lawan-pikun-dan-nikmati-hidup-sederhana-di-yogyakarta-sebelum-wafat-jHTtBRrL3M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Eddy Gombloh (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/08/04/33/2642217/kisah-eddy-gombloh-lawan-pikun-dan-nikmati-hidup-sederhana-di-yogyakarta-sebelum-wafat-jHTtBRrL3M.jpg</image><title>Eddy Gombloh (Foto: Ist)</title></images><description>KABAR duka kembali menyelimuti dunia hiburan tanah air. Komedian senior, Eddy Gombloh telah menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Sarjito, Yogyakarta, pada hari ini, Kamis (4/8/2022) sekitar pukul 12.30 WIB.

Meski begitu, pemilik nama asli Supardi meninggalkan banyak cerita selama berkecimpung didunia hiburan di tanah air.

BACA JUGA:Sempat Tenar, Eddy Gombloh Nikmati Masa Tua Penuh Kesederhanaan di Jogja
BACA JUGA:Pelawak Eddy Gombloh Wafat di Usia 80 Tahun



Nama Eddy Gombloh bisa dikatakan cukup bersinar diera tahun 80-an. Ia bahkan sempat membintangi sejumlah film-film ternama seperti&amp;nbsp;Tarsan Kota, Samson Betawi, Inem Pelayan Seksi, Tiga Janggo, Zorro Kemayoran, Manusia 6.000.000 Dollar, hingga Benyamin Tukang Ngibul.

Kendati demikian, Eddy Gombloh diketahui pertama kali terjun ke dunia hiburan, dengan membintangi film pada 1971.Terakhir dia membintangi Ekspedisi Harta Karun pada 1990.

Tetapi setelah beberapa tahun belakangan ini, ketika tak mendapatkan tawaran ke dunia akting. Komedian senior meninggalkan Jakarta untuk berpindah ke Yogyakarta.



Terkait dengan keputusan itu Eddy pernah mengatakan dalam sebuah wawancara, kalau dia meninggalkan ibukota demi mencari ketenangan di Yogyakarta.

&quot;Sudah sumpek dan ingin tenang. Ya meski di sana menjanjikan, tapi kan saya sudah tua,&quot; kata Eddy Gombloh.Sementara itu, pada 2019 lalu Eddy Gombloh pernah mengatakan bahwa  dirinya juga tengah berjuang melawan pikunnya. Bahkan untuk mengisi  waktu luangnya di usia senja, ia diketahui memilih untuk membuka warung,  berkebun, termasuk mengurus kebun salak bersama sang istri.&amp;nbsp;

Sementara itu, berdasarkan penuturan Ketua Hubungan  Masyarakat PARFI, jenazah Eddy Gombloh akan dimakamkan di TPU Tegal  Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Pemakaman pelawak 80 tahun itu bahkan  akan digelar sekitar pukul 12.30 WIB.</description><content:encoded>KABAR duka kembali menyelimuti dunia hiburan tanah air. Komedian senior, Eddy Gombloh telah menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Sarjito, Yogyakarta, pada hari ini, Kamis (4/8/2022) sekitar pukul 12.30 WIB.

Meski begitu, pemilik nama asli Supardi meninggalkan banyak cerita selama berkecimpung didunia hiburan di tanah air.

BACA JUGA:Sempat Tenar, Eddy Gombloh Nikmati Masa Tua Penuh Kesederhanaan di Jogja
BACA JUGA:Pelawak Eddy Gombloh Wafat di Usia 80 Tahun



Nama Eddy Gombloh bisa dikatakan cukup bersinar diera tahun 80-an. Ia bahkan sempat membintangi sejumlah film-film ternama seperti&amp;nbsp;Tarsan Kota, Samson Betawi, Inem Pelayan Seksi, Tiga Janggo, Zorro Kemayoran, Manusia 6.000.000 Dollar, hingga Benyamin Tukang Ngibul.

Kendati demikian, Eddy Gombloh diketahui pertama kali terjun ke dunia hiburan, dengan membintangi film pada 1971.Terakhir dia membintangi Ekspedisi Harta Karun pada 1990.

Tetapi setelah beberapa tahun belakangan ini, ketika tak mendapatkan tawaran ke dunia akting. Komedian senior meninggalkan Jakarta untuk berpindah ke Yogyakarta.



Terkait dengan keputusan itu Eddy pernah mengatakan dalam sebuah wawancara, kalau dia meninggalkan ibukota demi mencari ketenangan di Yogyakarta.

&quot;Sudah sumpek dan ingin tenang. Ya meski di sana menjanjikan, tapi kan saya sudah tua,&quot; kata Eddy Gombloh.Sementara itu, pada 2019 lalu Eddy Gombloh pernah mengatakan bahwa  dirinya juga tengah berjuang melawan pikunnya. Bahkan untuk mengisi  waktu luangnya di usia senja, ia diketahui memilih untuk membuka warung,  berkebun, termasuk mengurus kebun salak bersama sang istri.&amp;nbsp;

Sementara itu, berdasarkan penuturan Ketua Hubungan  Masyarakat PARFI, jenazah Eddy Gombloh akan dimakamkan di TPU Tegal  Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Pemakaman pelawak 80 tahun itu bahkan  akan digelar sekitar pukul 12.30 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
