<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPI Siapkan SDM untuk Hadapi Digitalisasi Industri Perfilman</title><description>Kesiapan SDM dalam menghadapi digitalisasi merupakan kunci untuk mengembangkan industri perfilman dalam negeri.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/27/206/2636965/bpi-siapkan-sdm-untuk-hadapi-digitalisasi-industri-perfilman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/27/206/2636965/bpi-siapkan-sdm-untuk-hadapi-digitalisasi-industri-perfilman"/><item><title>BPI Siapkan SDM untuk Hadapi Digitalisasi Industri Perfilman</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/27/206/2636965/bpi-siapkan-sdm-untuk-hadapi-digitalisasi-industri-perfilman</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/27/206/2636965/bpi-siapkan-sdm-untuk-hadapi-digitalisasi-industri-perfilman</guid><pubDate>Rabu 27 Juli 2022 09:25 WIB</pubDate><dc:creator>Novie Fauziah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/27/206/2636965/bpi-siapkan-sdm-untuk-hadapi-digitalisasi-industri-perfilman-DtIYgvliok.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPI persiapkan SDM untuk hadapi digitalisasi industri perfilman. (Foto: Novie Fauziah/MNC Portal Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/27/206/2636965/bpi-siapkan-sdm-untuk-hadapi-digitalisasi-industri-perfilman-DtIYgvliok.jpg</image><title>BPI persiapkan SDM untuk hadapi digitalisasi industri perfilman. (Foto: Novie Fauziah/MNC Portal Indonesia)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI), Gunawan Paggaru mengatakan, pihaknya fokus mempersiapkan industri untuk menghadapi perubahan teknologi dalam memproduksi sebuah tayangan.
Dia menilai, industri film dan televisi sempat tidak siap dengan adanya perubahan tersebut. &quot;Saya melihat memang ada ketidaksiapan dalam mengantisipasi perubahan. Ini penting sekali,&quot; katanya dalam ShowcaSCENE &amp;ldquo;A Networking Forum&amp;rdquo; di Sari Pacific, Jakarta Pusat, pada 26 Juli 2022.&amp;nbsp;

Karena itu, Gunawan mengungkapkan, pihaknya tengah mempersiapkan SDM industri film dan televisi dalam mengantisipasi perubahan yang sangat cepat tersebut. &quot;Sering kita melihat kulitnya saja. Padahal karakter penonton film, TV, dan OTT itu sangat berbeda. Jadi ini perlu dicermati,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;
Sejalan dengan misi BPI tersebut, Vision+ juga menyusun rencana untuk berperan aktif dalam membangkitkan industri film dan series&amp;nbsp;nasional. Lewat kerja sama dengan BPI dan para sineas muda diharapkan mampu&amp;nbsp;menciptakan berbagai inovasi baru.&amp;nbsp;
&quot;Merupakan kehormatan besar bagi Vision+ bisa bekerja sama dengan Badan Perfilman Indonesia. Dan ini menjadi salah satu usaha kami mewujudkan visi dan misi sebagai platform OTT yang selalu menghadirkan inovasi dalam segi konten dan streaming,&quot; tutur Managing Director Vision, Clarissa Tanoesoedibjo.*

</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI), Gunawan Paggaru mengatakan, pihaknya fokus mempersiapkan industri untuk menghadapi perubahan teknologi dalam memproduksi sebuah tayangan.
Dia menilai, industri film dan televisi sempat tidak siap dengan adanya perubahan tersebut. &quot;Saya melihat memang ada ketidaksiapan dalam mengantisipasi perubahan. Ini penting sekali,&quot; katanya dalam ShowcaSCENE &amp;ldquo;A Networking Forum&amp;rdquo; di Sari Pacific, Jakarta Pusat, pada 26 Juli 2022.&amp;nbsp;

Karena itu, Gunawan mengungkapkan, pihaknya tengah mempersiapkan SDM industri film dan televisi dalam mengantisipasi perubahan yang sangat cepat tersebut. &quot;Sering kita melihat kulitnya saja. Padahal karakter penonton film, TV, dan OTT itu sangat berbeda. Jadi ini perlu dicermati,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;
Sejalan dengan misi BPI tersebut, Vision+ juga menyusun rencana untuk berperan aktif dalam membangkitkan industri film dan series&amp;nbsp;nasional. Lewat kerja sama dengan BPI dan para sineas muda diharapkan mampu&amp;nbsp;menciptakan berbagai inovasi baru.&amp;nbsp;
&quot;Merupakan kehormatan besar bagi Vision+ bisa bekerja sama dengan Badan Perfilman Indonesia. Dan ini menjadi salah satu usaha kami mewujudkan visi dan misi sebagai platform OTT yang selalu menghadirkan inovasi dalam segi konten dan streaming,&quot; tutur Managing Director Vision, Clarissa Tanoesoedibjo.*

</content:encoded></item></channel></rss>
