<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dito Mahendra Bantah Terlibat Kasus Dugaan Penyekapan yang Menjerat Nindy Ayunda</title><description>Bakal dijemput paksa, Dito Mahendra bantah terlibat kasus dugaan penculikan dan penyekapan yang menjerat kekasihnya, Nindy Ayunda</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/21/33/2633827/dito-mahendra-bantah-terlibat-kasus-dugaan-penyekapan-yang-menjerat-nindy-ayunda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/21/33/2633827/dito-mahendra-bantah-terlibat-kasus-dugaan-penyekapan-yang-menjerat-nindy-ayunda"/><item><title>Dito Mahendra Bantah Terlibat Kasus Dugaan Penyekapan yang Menjerat Nindy Ayunda</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/21/33/2633827/dito-mahendra-bantah-terlibat-kasus-dugaan-penyekapan-yang-menjerat-nindy-ayunda</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/21/33/2633827/dito-mahendra-bantah-terlibat-kasus-dugaan-penyekapan-yang-menjerat-nindy-ayunda</guid><pubDate>Kamis 21 Juli 2022 15:55 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Ika Aldida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/21/33/2633827/dito-mahendra-bantah-terlibat-kasus-dugaan-penyekapan-yang-menjerat-nindy-ayunda-pJdD7oYkzl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nindy Ayunda (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/21/33/2633827/dito-mahendra-bantah-terlibat-kasus-dugaan-penyekapan-yang-menjerat-nindy-ayunda-pJdD7oYkzl.jpg</image><title>Nindy Ayunda (Foto: Instagram)</title></images><description>PIHAK kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan telah mengeluarkan surat perintah penjemputan paksa terhadap penyanyi Nindy Ayunda. Surat tersebut terpaksa dikeluarkan lantaran pelantun Untuk Sahabat itu mangkir dari panggilan penyidik atas kasus dugaan penculikan dan penyekapan lebih dari tiga kali.

Bukan hanya Nindy yang kabarkan akan dijemput paksa. Kekasihnya, Dito Mahendra juga disebut bakal ikut dijemput paksa oleh polisi lantaran sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik untuk dimintai keterangan terkait kasus yang menimpa Sulaiman, mantan sopir Nindy.

BACA JUGA:Kekasih Nindy Ayunda Bingung Saat Diminta Beri Kesaksian dalam Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan
BACA JUGA:Mantan Sopir Nindy Ayunda Mengaku Alami Teror, Polisi Bakal Usut Pelaku



Menanggapi penjemputan paksa yang juga akan dilakukan pada Dito, Luvino Siji Samura selaku kuasa hukum pasangan tersebut akhirnya angkat bicara. Ia bahkan menegaskan bahwa Dito Mahendra sama sekali tidak memiliki keterlibatan dalam kasus tersebut.

&amp;ldquo;Dia (Dito Mahendra) enggak ada keterlibatannya,&amp;rdquo; tegas Luvino Samura saat dihubungi wartawan, Kamis (20/7/2022).

Mengetahui bahwa namanya terseret dalam kasus tersebut, Luvino mengatakan jika kliennya tersebut kaget. Ia bahkan bingung mengapa dirinya bisa ikut terbawa dalam kasus yang sama sekali tak diketahuinya.

&amp;ldquo;Dia bilang, kok nama saya diseret-seret. Dia bingung,&amp;rdquo; ujarnya.



Kendati demikian, Luvino menegaskan bahwa kedua kliennya akan bersikap kooperatif untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut. Walaupun, Nindy sendiri diketahui sudah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik.

&amp;ldquo;Mereka berdua akan kooperatif. Dalam arti, untuk pemeriksaan ini, pokoknya masih taat hukum. Ibaratnya, sebagai warga negara Indonesia yang baik, harusnya kita semua taat hukum,&amp;rdquo; ucap Luvino.
Sebagaimana diketahui, Nindy Ayunda sudah sempat dipanggil oleh  penyidik dan memberikan keterangannya pada 8 Juli 2022 lalu. Kala itu  melalui kuasa hukumnya Nindy diketahui berhalangan hadir.

Selang satu minggu setelah pemanggilannya yang pertama, tepatnya pada  15 Juli, Nindy memilih untuk kembali mengabaikan panggilan tersebut.  Hingga akhirnya polisi kembali memanggil dirinya pada 18 Juli.

Kini, penyidik diketahui telah membuat surat perintah penjemputan  pada Nindy dan Dito Mahendra. Hal tersebut lantaran pada 18 Juli 2022  lalu, Nindy kembali mangkir untuk yang ketiga kalinya dari panggilan.

&amp;ldquo;Karena status masih sebagai saksi, jadi setelah panggilan kedua  tidak hadir, maka penyidik mengeluarkan perintah membawa saksi kepada D  (Dito Mahendra) dan N (Nindy Ayunda),&amp;rdquo; ujar Kapolres Jakarta Selatan  Kombes Budhi Herdi Susianto melalui pesan WhatsApp beberapa waktu lalu.

Sementara itu, kasus yang dilaporkan oleh Rini Diana, istri Sulaeman,  ke Polres Jakarta Selatan ini telah dilakukan sejak 15 Februari 2021  lalu. Laporan terkait kasus dugaan penculikan dan penyekapan itu bahkan  telah tercatat dengan nomor perkara LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ.</description><content:encoded>PIHAK kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan telah mengeluarkan surat perintah penjemputan paksa terhadap penyanyi Nindy Ayunda. Surat tersebut terpaksa dikeluarkan lantaran pelantun Untuk Sahabat itu mangkir dari panggilan penyidik atas kasus dugaan penculikan dan penyekapan lebih dari tiga kali.

Bukan hanya Nindy yang kabarkan akan dijemput paksa. Kekasihnya, Dito Mahendra juga disebut bakal ikut dijemput paksa oleh polisi lantaran sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik untuk dimintai keterangan terkait kasus yang menimpa Sulaiman, mantan sopir Nindy.

BACA JUGA:Kekasih Nindy Ayunda Bingung Saat Diminta Beri Kesaksian dalam Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan
BACA JUGA:Mantan Sopir Nindy Ayunda Mengaku Alami Teror, Polisi Bakal Usut Pelaku



Menanggapi penjemputan paksa yang juga akan dilakukan pada Dito, Luvino Siji Samura selaku kuasa hukum pasangan tersebut akhirnya angkat bicara. Ia bahkan menegaskan bahwa Dito Mahendra sama sekali tidak memiliki keterlibatan dalam kasus tersebut.

&amp;ldquo;Dia (Dito Mahendra) enggak ada keterlibatannya,&amp;rdquo; tegas Luvino Samura saat dihubungi wartawan, Kamis (20/7/2022).

Mengetahui bahwa namanya terseret dalam kasus tersebut, Luvino mengatakan jika kliennya tersebut kaget. Ia bahkan bingung mengapa dirinya bisa ikut terbawa dalam kasus yang sama sekali tak diketahuinya.

&amp;ldquo;Dia bilang, kok nama saya diseret-seret. Dia bingung,&amp;rdquo; ujarnya.



Kendati demikian, Luvino menegaskan bahwa kedua kliennya akan bersikap kooperatif untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut. Walaupun, Nindy sendiri diketahui sudah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik.

&amp;ldquo;Mereka berdua akan kooperatif. Dalam arti, untuk pemeriksaan ini, pokoknya masih taat hukum. Ibaratnya, sebagai warga negara Indonesia yang baik, harusnya kita semua taat hukum,&amp;rdquo; ucap Luvino.
Sebagaimana diketahui, Nindy Ayunda sudah sempat dipanggil oleh  penyidik dan memberikan keterangannya pada 8 Juli 2022 lalu. Kala itu  melalui kuasa hukumnya Nindy diketahui berhalangan hadir.

Selang satu minggu setelah pemanggilannya yang pertama, tepatnya pada  15 Juli, Nindy memilih untuk kembali mengabaikan panggilan tersebut.  Hingga akhirnya polisi kembali memanggil dirinya pada 18 Juli.

Kini, penyidik diketahui telah membuat surat perintah penjemputan  pada Nindy dan Dito Mahendra. Hal tersebut lantaran pada 18 Juli 2022  lalu, Nindy kembali mangkir untuk yang ketiga kalinya dari panggilan.

&amp;ldquo;Karena status masih sebagai saksi, jadi setelah panggilan kedua  tidak hadir, maka penyidik mengeluarkan perintah membawa saksi kepada D  (Dito Mahendra) dan N (Nindy Ayunda),&amp;rdquo; ujar Kapolres Jakarta Selatan  Kombes Budhi Herdi Susianto melalui pesan WhatsApp beberapa waktu lalu.

Sementara itu, kasus yang dilaporkan oleh Rini Diana, istri Sulaeman,  ke Polres Jakarta Selatan ini telah dilakukan sejak 15 Februari 2021  lalu. Laporan terkait kasus dugaan penculikan dan penyekapan itu bahkan  telah tercatat dengan nomor perkara LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ.</content:encoded></item></channel></rss>
