<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penuh Inspirasi, Inilah 5 Pelajaran Hidup dalam Film Ranah 3 Warna</title><description>Ada 5 pelajaran hidup yang mengajarkan kepada kita tentang arti sabar. Apa sajakah itu?</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/06/206/2624409/penuh-inspirasi-inilah-5-pelajaran-hidup-dalam-film-ranah-3-warna</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/06/206/2624409/penuh-inspirasi-inilah-5-pelajaran-hidup-dalam-film-ranah-3-warna"/><item><title>Penuh Inspirasi, Inilah 5 Pelajaran Hidup dalam Film Ranah 3 Warna</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/06/206/2624409/penuh-inspirasi-inilah-5-pelajaran-hidup-dalam-film-ranah-3-warna</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/07/06/206/2624409/penuh-inspirasi-inilah-5-pelajaran-hidup-dalam-film-ranah-3-warna</guid><pubDate>Rabu 06 Juli 2022 09:44 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Portal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/07/06/206/2624409/penuh-inspirasi-inilah-5-pelajaran-hidup-dalam-film-ranah-3-warna-w959UuKlFL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ranah 3 Warna (Foto: Ranah 3 Warna)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/07/06/206/2624409/penuh-inspirasi-inilah-5-pelajaran-hidup-dalam-film-ranah-3-warna-w959UuKlFL.jpg</image><title>Ranah 3 Warna (Foto: Ranah 3 Warna)</title></images><description>SEJAK rilis pada 30 Juni 2022 yang lalu, film bergenre drama berjudul Ranah 3 Warna yang diproduksi MNC Pictures telah banyak diminati para penonton setia film Indonesia. Film ini sebelumnya sudah dari lama dinantikan oleh para penggemar dan pecinta film yang sebelumnya harus menunggu akibat pandemi Covid-19 dua tahun belakangan ini. Film Ranah 3 Warna yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto bahkan sempat terpilih menjadi opening film dalam Jakarta Film Week 2021.

Cerita Ranah 3 Warna sebelumnya diadaptasi dari sebuah novel terlaris karya Ahmad Fuadi. Dalam film ini, mengandung mantra yang dipegang teguh oleh Alif, yakni &amp;ldquo;man shabara zhafira&amp;rdquo; yang berarti bahwa siapa yang sabar akan beruntung. Terkadang sulit untuk bersabar, seakan hal tersebut adalah hal yang sia-sia. Namun, selalu ada hal baik yang bisa dipetik bagi mereka yang bersabar.

BACA JUGA:Arbani Yasiz Belajar Bahasa Padang 1 Bulan Lebih Demi Bintangi Ranah 3 Warna
BACA JUGA:Amanda Rawles Harus Hadapi Tantangan Ini Saat Bintangi Ranah 3 Warna



Film ini tak hanya menguras emosi dan air mata, namun juga sarat akan pesan moral seakan memberikan motivasi dan inspirasi positif untuk berjuang dalam menghadapi hidup, karir, masa depan hingga percintaan. Ada 5 pelajaran hidup yang mengajarkan kepada kita tentang arti sabar. Apa sajakah itu?

 
1. Semangat untuk mengejar mimpi dan cita-cita

Alif Fikri (19 tahun) yang diperankan Arbani Yasiz merupakan anak muda asal Maninjau yang sering diremehkan karena bercita-cita untuk berkuliah di Amerika. Meskipun dengan keterbatasan ekonomi keluarga, Alif tak patah semangat dan melakukan segala upaya untuk menempuh pendidikan tinggi. Meskipun tak dapat menjadi mahasiswa di ITB (Institut Teknologi Bandung) seperti sahabatnya Randai (19) yang diperankan oleh Teuku Rassya, Alif tetap melanjutkan kuliahnya sebagai mahasiswa di Universitas Padjajaran.

 
2. Adanya musibah bukan berarti dunia berakhir



Musibah teramat berat dialami oleh Alif yang sedang berproses dalam menjalankan kuliah di Bandung. Di tengah kehidupannya yang mulai membaik, Ayahanda Alif meninggal dunia yang membuat dunia Alif seakan hancur berkeping-keping. Bahkan, Alif sempat ingin memutuskan kembali ke kampung halaman dan bekerja saja demi mencari nafkah untuk Amak dan adik-adiknya. Namun, Amak ingin Alif untuk tetap melanjutkan mimpinya dan menyelesaikan amanat almarhum Ayahanda.

3. Sabar itu bukan berarti pasif, namun aktif mencari solusi

Saat kembali ke Bandung, Alif memutuskan untuk berkuliah sambil  mencari nafkah demi menjadi tulang punggung keluarga. Pada situasi ini,  Alif mencoba untuk menggantikan tugas sang Ayah dalam mencari nafkah.  Meski dihadapkan dalam situasi yang berat dan banyak hambatan, Alif  tetap aktif mencari solusi dan tidak hanya menunggu keajaiban untuk  datang ke dalam hidupnya.

 
4. Bersyukur adalah kunci kebahagiaan



Setelah berusaha untuk kembali bangkit dan mensyukuri hidupnya, Alif  mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pertukaran pelajar ke Kanada.  Meskipun bukan seperti mimpi awal Alif untuk bisa ke Amerika, Alif tetap  bersyukur dan tetap mengambil kesempatan yang mungkin tidak akan datang  untuk kedua kalinya.

 
5. Persahabatan yang kuat dan solid

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah kisah persahabatan Alif  dan teman-teman kuliahnya. Geng Uno terdiri dari Alif, Agam, Rusdi dan  Memet. Alif yang berasal dari Maninjau menjadi akrab dengan Agam (Sadana  Agung) yang merupakan mahasiswa dari Malang, Rusdi (Raim Laode) yang  berasal dari Ambon, dan Memet (Miqdad Addausy) asal Sumedang. Meski  memiliki latar belakang yang berbeda-beda, persahabatan mereka selalu  solid dan saling membantu satu sama lain.

Setelah menjadi underdog yang seringkali diremehkan dan dihantam  berbagai cobaan, Alif terus berjuang sampai titik kesabaran terakhir.  Hingga dalam perjalanannya, Alif sudah melintasi tiga &amp;lsquo;Ranah&amp;rsquo; di dunia  yakni Indonesia, Timur Tengah dan Kanada. Film Ranah 3 Warna ini juga  didukung oleh beberapa pemain lainnya, seperti Amanda Rawles, Risma  &amp;lsquo;Neneng&amp;rsquo; Wulandari, Maudy Koesnaedi, David Chalik, Lukman Sardi, Donny  Alamsyah, Tanta Ginting, dan beberapa aktor pendukung lainnya.
Executive Producer        : Emilka Chaidir, Ferry Ardian
Producer            : Widya Wardhani Ichram
Creative Producer         : Lukman Sardi
Sutradara            : Guntur Soeharjanto
Skenario            : Alim Sudio

Pemain

Arbani Yasiz             sebagai Alif Fikri
Amanda Rawles        sebagai Raisa
Teuku Rassya            sebagai Randai
Risma Wulandari                sebagai Dina
Raim Laode            sebagai Rusdi
Sadana Agung Sulistya      sebagai Agam
Miqdad Addausy        sebagai Memet
Maudy Koesnaedi        sebagai Amak Alif
David Chalik            sebagai Ayah Alif
Donny Alamsyah        sebagai Ust Salman
Tanta Ginting            sebagai Bang Togar
Lukman Sardi            sebagai Pak Anto
Jordan Haag            sebagai Francois Pepin
</description><content:encoded>SEJAK rilis pada 30 Juni 2022 yang lalu, film bergenre drama berjudul Ranah 3 Warna yang diproduksi MNC Pictures telah banyak diminati para penonton setia film Indonesia. Film ini sebelumnya sudah dari lama dinantikan oleh para penggemar dan pecinta film yang sebelumnya harus menunggu akibat pandemi Covid-19 dua tahun belakangan ini. Film Ranah 3 Warna yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto bahkan sempat terpilih menjadi opening film dalam Jakarta Film Week 2021.

Cerita Ranah 3 Warna sebelumnya diadaptasi dari sebuah novel terlaris karya Ahmad Fuadi. Dalam film ini, mengandung mantra yang dipegang teguh oleh Alif, yakni &amp;ldquo;man shabara zhafira&amp;rdquo; yang berarti bahwa siapa yang sabar akan beruntung. Terkadang sulit untuk bersabar, seakan hal tersebut adalah hal yang sia-sia. Namun, selalu ada hal baik yang bisa dipetik bagi mereka yang bersabar.

BACA JUGA:Arbani Yasiz Belajar Bahasa Padang 1 Bulan Lebih Demi Bintangi Ranah 3 Warna
BACA JUGA:Amanda Rawles Harus Hadapi Tantangan Ini Saat Bintangi Ranah 3 Warna



Film ini tak hanya menguras emosi dan air mata, namun juga sarat akan pesan moral seakan memberikan motivasi dan inspirasi positif untuk berjuang dalam menghadapi hidup, karir, masa depan hingga percintaan. Ada 5 pelajaran hidup yang mengajarkan kepada kita tentang arti sabar. Apa sajakah itu?

 
1. Semangat untuk mengejar mimpi dan cita-cita

Alif Fikri (19 tahun) yang diperankan Arbani Yasiz merupakan anak muda asal Maninjau yang sering diremehkan karena bercita-cita untuk berkuliah di Amerika. Meskipun dengan keterbatasan ekonomi keluarga, Alif tak patah semangat dan melakukan segala upaya untuk menempuh pendidikan tinggi. Meskipun tak dapat menjadi mahasiswa di ITB (Institut Teknologi Bandung) seperti sahabatnya Randai (19) yang diperankan oleh Teuku Rassya, Alif tetap melanjutkan kuliahnya sebagai mahasiswa di Universitas Padjajaran.

 
2. Adanya musibah bukan berarti dunia berakhir



Musibah teramat berat dialami oleh Alif yang sedang berproses dalam menjalankan kuliah di Bandung. Di tengah kehidupannya yang mulai membaik, Ayahanda Alif meninggal dunia yang membuat dunia Alif seakan hancur berkeping-keping. Bahkan, Alif sempat ingin memutuskan kembali ke kampung halaman dan bekerja saja demi mencari nafkah untuk Amak dan adik-adiknya. Namun, Amak ingin Alif untuk tetap melanjutkan mimpinya dan menyelesaikan amanat almarhum Ayahanda.

3. Sabar itu bukan berarti pasif, namun aktif mencari solusi

Saat kembali ke Bandung, Alif memutuskan untuk berkuliah sambil  mencari nafkah demi menjadi tulang punggung keluarga. Pada situasi ini,  Alif mencoba untuk menggantikan tugas sang Ayah dalam mencari nafkah.  Meski dihadapkan dalam situasi yang berat dan banyak hambatan, Alif  tetap aktif mencari solusi dan tidak hanya menunggu keajaiban untuk  datang ke dalam hidupnya.

 
4. Bersyukur adalah kunci kebahagiaan



Setelah berusaha untuk kembali bangkit dan mensyukuri hidupnya, Alif  mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pertukaran pelajar ke Kanada.  Meskipun bukan seperti mimpi awal Alif untuk bisa ke Amerika, Alif tetap  bersyukur dan tetap mengambil kesempatan yang mungkin tidak akan datang  untuk kedua kalinya.

 
5. Persahabatan yang kuat dan solid

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah kisah persahabatan Alif  dan teman-teman kuliahnya. Geng Uno terdiri dari Alif, Agam, Rusdi dan  Memet. Alif yang berasal dari Maninjau menjadi akrab dengan Agam (Sadana  Agung) yang merupakan mahasiswa dari Malang, Rusdi (Raim Laode) yang  berasal dari Ambon, dan Memet (Miqdad Addausy) asal Sumedang. Meski  memiliki latar belakang yang berbeda-beda, persahabatan mereka selalu  solid dan saling membantu satu sama lain.

Setelah menjadi underdog yang seringkali diremehkan dan dihantam  berbagai cobaan, Alif terus berjuang sampai titik kesabaran terakhir.  Hingga dalam perjalanannya, Alif sudah melintasi tiga &amp;lsquo;Ranah&amp;rsquo; di dunia  yakni Indonesia, Timur Tengah dan Kanada. Film Ranah 3 Warna ini juga  didukung oleh beberapa pemain lainnya, seperti Amanda Rawles, Risma  &amp;lsquo;Neneng&amp;rsquo; Wulandari, Maudy Koesnaedi, David Chalik, Lukman Sardi, Donny  Alamsyah, Tanta Ginting, dan beberapa aktor pendukung lainnya.
Executive Producer        : Emilka Chaidir, Ferry Ardian
Producer            : Widya Wardhani Ichram
Creative Producer         : Lukman Sardi
Sutradara            : Guntur Soeharjanto
Skenario            : Alim Sudio

Pemain

Arbani Yasiz             sebagai Alif Fikri
Amanda Rawles        sebagai Raisa
Teuku Rassya            sebagai Randai
Risma Wulandari                sebagai Dina
Raim Laode            sebagai Rusdi
Sadana Agung Sulistya      sebagai Agam
Miqdad Addausy        sebagai Memet
Maudy Koesnaedi        sebagai Amak Alif
David Chalik            sebagai Ayah Alif
Donny Alamsyah        sebagai Ust Salman
Tanta Ginting            sebagai Bang Togar
Lukman Sardi            sebagai Pak Anto
Jordan Haag            sebagai Francois Pepin
</content:encoded></item></channel></rss>
