<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Happy Salma Tetap Prioritaskan Keluarga, Meski Buka Toko Perhiasan di Jakarta</title><description>Happy Salma mengaku tetap menjadikan keluarga sebagai prioritas utamanya</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/06/09/33/2608413/happy-salma-tetap-prioritaskan-keluarga-meski-buka-toko-perhiasan-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2022/06/09/33/2608413/happy-salma-tetap-prioritaskan-keluarga-meski-buka-toko-perhiasan-di-jakarta"/><item><title>Happy Salma Tetap Prioritaskan Keluarga, Meski Buka Toko Perhiasan di Jakarta</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2022/06/09/33/2608413/happy-salma-tetap-prioritaskan-keluarga-meski-buka-toko-perhiasan-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2022/06/09/33/2608413/happy-salma-tetap-prioritaskan-keluarga-meski-buka-toko-perhiasan-di-jakarta</guid><pubDate>Kamis 09 Juni 2022 11:31 WIB</pubDate><dc:creator>Selvianus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/09/33/2608413/happy-salma-tetap-prioritaskan-keluarga-meski-buka-toko-perhiasan-di-jakarta-OCG1lTVTDl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Happy Salma (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/09/33/2608413/happy-salma-tetap-prioritaskan-keluarga-meski-buka-toko-perhiasan-di-jakarta-OCG1lTVTDl.jpg</image><title>Happy Salma (Foto: Okezone)</title></images><description>ARTIS sekaligus pemain teater, Happy Salma, belakangan memang memilih untuk tinggal bersama keluarganya di Bali. Namun kini, setelah membuka toko perhiasan di Jakarta, bintang film Ali &amp;amp; Ratu Ratu Queens itu tentunya akan sering meninggalkan keluarga untuk mengurus bisnisnya.

Meskipun nantinya akan semakin sibuk di dunia bisnis, perempuan 42 tahun ini mengaku tetap menjadikan keluarga sebagai prioritas utamanya. Ia bahkan mengaku harus tahu batasan agar keduanya dapat berjalan beriringan.

BACA JUGA:Misi Happy Salma Angkat Kisah Inggit Garnasih
BACA JUGA:Biodata dan Agama Happy Salma, Pindah Keyakinan setelah Dinikahi Bangsawan Bali



&quot;Susah-susah gampang ya yang penting ijin dari suami, anak-anak, kita sendiri tau batas gitu,&quot; ujar Happy Salma, saat ditemui di Kawasan Senayan Jakarta Pusat Rabu, 8 Juni 2022.

&quot;Pasti sebulan sekali ke Jakarta. Sekitar dua tiga dan empat atau paling lama lima hari. Lebih dari itu biasanya anak-anak ngikut sih,&quot; sambungnya.



Sementara itu, istri dari Tjokorda Bagus Dwi Santana Max Kerthyasa ini mengaku mendapatkan dukungan penuh saat memutuskan untuk terjun ke dunia perhiasan dan membuat toko. Hal itulah yang membuat dirinya bisa berkolaborasi dengan rekan-rekannya untuk mengembangkan bisnis tersebut.

&quot;Paling utama kita bisa melakukan apa yang fokus berkembang. Apa yang saya minati, karena itu adalah sesuatu yang saya inginkan,&quot; katanya.Sementara itu, kemunculan beberapa butik perhiasan lainnya tentu  membuat persaingan bisnis aksesoris semakin ketat. Tetapi, Happy Salma  sendiri mengaku tidak keberatan dengan hal tersebut.

Baginya perhiasan yang didesain bersama rekan-rekannya, merupakan  karya turun temurun. Sehingga siapapun mempunyai hak untuk berbisnis di  bidang perhiasan atau aksesoris-aksesoris lainnya.

&quot;Nggak apa-apa saya malah senang kerajinan tangan. Semua membuat  pola-pola dan kerajinan seni murni. Lanjutin warisan leluhur,  anting-anting ini membuat detail-detail, kan nggak ada di pelajaran  sekolah,&quot; katanya

&quot;Tapi muncul turun temurun sama seperti batik. Banyak orang yang  mengerjakan, semakin orang berbisnis di bidang itu dan besar materi  semakin baik, saya senang banget itu terjadi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>ARTIS sekaligus pemain teater, Happy Salma, belakangan memang memilih untuk tinggal bersama keluarganya di Bali. Namun kini, setelah membuka toko perhiasan di Jakarta, bintang film Ali &amp;amp; Ratu Ratu Queens itu tentunya akan sering meninggalkan keluarga untuk mengurus bisnisnya.

Meskipun nantinya akan semakin sibuk di dunia bisnis, perempuan 42 tahun ini mengaku tetap menjadikan keluarga sebagai prioritas utamanya. Ia bahkan mengaku harus tahu batasan agar keduanya dapat berjalan beriringan.

BACA JUGA:Misi Happy Salma Angkat Kisah Inggit Garnasih
BACA JUGA:Biodata dan Agama Happy Salma, Pindah Keyakinan setelah Dinikahi Bangsawan Bali



&quot;Susah-susah gampang ya yang penting ijin dari suami, anak-anak, kita sendiri tau batas gitu,&quot; ujar Happy Salma, saat ditemui di Kawasan Senayan Jakarta Pusat Rabu, 8 Juni 2022.

&quot;Pasti sebulan sekali ke Jakarta. Sekitar dua tiga dan empat atau paling lama lima hari. Lebih dari itu biasanya anak-anak ngikut sih,&quot; sambungnya.



Sementara itu, istri dari Tjokorda Bagus Dwi Santana Max Kerthyasa ini mengaku mendapatkan dukungan penuh saat memutuskan untuk terjun ke dunia perhiasan dan membuat toko. Hal itulah yang membuat dirinya bisa berkolaborasi dengan rekan-rekannya untuk mengembangkan bisnis tersebut.

&quot;Paling utama kita bisa melakukan apa yang fokus berkembang. Apa yang saya minati, karena itu adalah sesuatu yang saya inginkan,&quot; katanya.Sementara itu, kemunculan beberapa butik perhiasan lainnya tentu  membuat persaingan bisnis aksesoris semakin ketat. Tetapi, Happy Salma  sendiri mengaku tidak keberatan dengan hal tersebut.

Baginya perhiasan yang didesain bersama rekan-rekannya, merupakan  karya turun temurun. Sehingga siapapun mempunyai hak untuk berbisnis di  bidang perhiasan atau aksesoris-aksesoris lainnya.

&quot;Nggak apa-apa saya malah senang kerajinan tangan. Semua membuat  pola-pola dan kerajinan seni murni. Lanjutin warisan leluhur,  anting-anting ini membuat detail-detail, kan nggak ada di pelajaran  sekolah,&quot; katanya

&quot;Tapi muncul turun temurun sama seperti batik. Banyak orang yang  mengerjakan, semakin orang berbisnis di bidang itu dan besar materi  semakin baik, saya senang banget itu terjadi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
