<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muncul Petisi Cekal Drama Snowdrop, sudah Diteken 200.000 Orang</title><description>Petisi untuk mencekal Snowdrop, rencananya akan ditutup pada 18 Januari 2022.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/12/20/33/2520019/muncul-petisi-cekal-drama-snowdrop-sudah-diteken-200-000-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2021/12/20/33/2520019/muncul-petisi-cekal-drama-snowdrop-sudah-diteken-200-000-orang"/><item><title>Muncul Petisi Cekal Drama Snowdrop, sudah Diteken 200.000 Orang</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/12/20/33/2520019/muncul-petisi-cekal-drama-snowdrop-sudah-diteken-200-000-orang</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2021/12/20/33/2520019/muncul-petisi-cekal-drama-snowdrop-sudah-diteken-200-000-orang</guid><pubDate>Senin 20 Desember 2021 20:14 WIB</pubDate><dc:creator>Ajeng Putri Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/20/33/2520019/muncul-petisi-cekal-drama-snowdrop-sudah-diteken-200-000-orang-ONHE5VPe76.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Snowdrop. (Foto: JTBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/20/33/2520019/muncul-petisi-cekal-drama-snowdrop-sudah-diteken-200-000-orang-ONHE5VPe76.jpg</image><title>Snowdrop. (Foto: JTBC)</title></images><description>SEOUL -  Drama baru JTBC Snowdrop terancam henti tayang setelah lebih dari 200.000 orang meneken petisi untuk mencekal drama tersebut. Warga mengklaim, drama itu melenceng dari fakta sejarah Korea Selatan.&amp;nbsp;
Ada beberapa poin utama yang dituangkan dalam petisi tersebut, setelah dua episode perdana itu tayang pada 18-19 Desember 2021. Pertama, karakter utama wanita dalam drama itu menyelamatkan tokoh utama pria yang seorang mata-mata.
&amp;nbsp;
Kedua, saat karakter utama pria dikejar oleh tokoh pendukung pria yang digambarkan dari Agency for National Security Planning. Pada adegan tersebut, Snowdrop memainkan lagu bersejarah yang menyimbolkan gerakan pro-demokrasi.&amp;nbsp;
Penonton juga sempat memprotes keberadaan lagu itu lewat media sosial. &amp;ldquo;Sangat tidak etis menggunakan lagu itu untuk menggambarkan adegan tersebut. Ini sangat melenceng dari sejarah,&amp;rdquo; ujar seorang warganet.&amp;nbsp;
Ketiga, adegan di mana tokoh utama pria yang sebenarnya seorang mata-mata dianggap pendukung demokrasi. Fakta sejarah mengungkapkan, banyak warga Korea yang ditangkap pemerintah karena dianggap sebagai mata-mata.
Baca juga:&amp;nbsp;Iklan Drama Baru Jisoo BLACKPINK dari Fans Diprotes Keras Warga Korea&amp;nbsp;Seorang&amp;nbsp;netizen&amp;nbsp;dalam komentarnya mengatakan, &amp;ldquo;Drama yang menampilkan narasi seperti itu sangat berimbas buruk pada nilai sejarah gerakan pro-demokrasi Korea Selatan.&amp;rdquo;&amp;nbsp;

Sejauh ini, petisi tersebut sudah ditandatangani lebih dari 200.000 orang dan akan ditutup pada 18 Januari 2022. Sementara dua episode perdana&amp;nbsp;Snowdrop&amp;nbsp;membukukan rating masing-masing 2,98 dan 3,89 persen.*
Baca juga:&amp;nbsp;Ramai Isu Mualaf, Naysilla Mirdad Bocorkan Lagu Rohani Kristen Favoritnya
</description><content:encoded>SEOUL -  Drama baru JTBC Snowdrop terancam henti tayang setelah lebih dari 200.000 orang meneken petisi untuk mencekal drama tersebut. Warga mengklaim, drama itu melenceng dari fakta sejarah Korea Selatan.&amp;nbsp;
Ada beberapa poin utama yang dituangkan dalam petisi tersebut, setelah dua episode perdana itu tayang pada 18-19 Desember 2021. Pertama, karakter utama wanita dalam drama itu menyelamatkan tokoh utama pria yang seorang mata-mata.
&amp;nbsp;
Kedua, saat karakter utama pria dikejar oleh tokoh pendukung pria yang digambarkan dari Agency for National Security Planning. Pada adegan tersebut, Snowdrop memainkan lagu bersejarah yang menyimbolkan gerakan pro-demokrasi.&amp;nbsp;
Penonton juga sempat memprotes keberadaan lagu itu lewat media sosial. &amp;ldquo;Sangat tidak etis menggunakan lagu itu untuk menggambarkan adegan tersebut. Ini sangat melenceng dari sejarah,&amp;rdquo; ujar seorang warganet.&amp;nbsp;
Ketiga, adegan di mana tokoh utama pria yang sebenarnya seorang mata-mata dianggap pendukung demokrasi. Fakta sejarah mengungkapkan, banyak warga Korea yang ditangkap pemerintah karena dianggap sebagai mata-mata.
Baca juga:&amp;nbsp;Iklan Drama Baru Jisoo BLACKPINK dari Fans Diprotes Keras Warga Korea&amp;nbsp;Seorang&amp;nbsp;netizen&amp;nbsp;dalam komentarnya mengatakan, &amp;ldquo;Drama yang menampilkan narasi seperti itu sangat berimbas buruk pada nilai sejarah gerakan pro-demokrasi Korea Selatan.&amp;rdquo;&amp;nbsp;

Sejauh ini, petisi tersebut sudah ditandatangani lebih dari 200.000 orang dan akan ditutup pada 18 Januari 2022. Sementara dua episode perdana&amp;nbsp;Snowdrop&amp;nbsp;membukukan rating masing-masing 2,98 dan 3,89 persen.*
Baca juga:&amp;nbsp;Ramai Isu Mualaf, Naysilla Mirdad Bocorkan Lagu Rohani Kristen Favoritnya
</content:encoded></item></channel></rss>
