<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demi Penggemar, Jarwo Pertahankan Konsep Naif dalam Album Solo</title><description>Album &amp;lsquo;Anti Rebahan&amp;rsquo; itu menjadi pembuktian bagi Jarwo bahwa dia bisa berjalan sendiri tanpa Emil, David, dan Pepeng.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/12/03/33/2511342/demi-penggemar-jarwo-pertahankan-konsep-naif-dalam-album-solo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2021/12/03/33/2511342/demi-penggemar-jarwo-pertahankan-konsep-naif-dalam-album-solo"/><item><title>Demi Penggemar, Jarwo Pertahankan Konsep Naif dalam Album Solo</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/12/03/33/2511342/demi-penggemar-jarwo-pertahankan-konsep-naif-dalam-album-solo</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2021/12/03/33/2511342/demi-penggemar-jarwo-pertahankan-konsep-naif-dalam-album-solo</guid><pubDate>Jum'at 03 Desember 2021 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Lintang Tribuana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/03/33/2511342/demi-penggemar-jarwo-pertahankan-konsep-naif-dalam-album-solo-hKCerO9d69.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jarwo Naif. (Foto: Instagram/@jarwofekgitar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/03/33/2511342/demi-penggemar-jarwo-pertahankan-konsep-naif-dalam-album-solo-hKCerO9d69.jpg</image><title>Jarwo Naif. (Foto: Instagram/@jarwofekgitar)</title></images><description>JAKARTA - Jarwo memutuskan untuk meneruskan perjuangan Naif seorang diri. Setelah ketiga rekannya: David, Emil, dan Pepeng mundur, dia mengaku, belum menentukan masa depan Naif ke depannya.&amp;nbsp;
Untuk mengobati kerinduan penggemar pada Naif, dia memutuskan untuk merilis album solo, &amp;lsquo;Anti Rebahan&amp;rsquo;. Menariknya, album itu sengaja digarapnya dengan memasukkan karakter musik Naif.&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Banyak penggemar yang sedih kan. Naif masih ada, meski banyak PR yang harus diselesaikan. Jadi daripada berpikir ini itu, aku mempersembahkan album yang aromanya masih Naif,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.&amp;nbsp;
Keberadaan album itu, menurut Jarwo, sekaligus menjadi pembuktian bahwa dia masih bisa berkarya meski tanpa tiga rekannya. &amp;ldquo;Album itu bukan untuk memberikan opini bahwa &amp;lsquo;Naif itu gue&amp;rsquo;. Naif itu ada empat orang dan masing-masing punya kekuatan sendiri,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;
Pemilik nama lengkap Fajar Endra Taruna Mangkudisastro itu kemudian menambahkan, &amp;ldquo;Satu, dua, tiga yang keluar, bukan berarti sesuatu itu enggak bisa jalan tanpa mereka. Pesan inilah yang pengin gue sebarin.&amp;rdquo;
Baca juga:&amp;nbsp;Kekeuh Naif Belum Bubar, Jarwo: Jalan Terus Sampai MatiAlbum &amp;lsquo;Anti Rebahan&amp;rsquo; terdiri dari delapan lagu:&amp;nbsp;Anti Rebahan,&amp;nbsp;Pertalian Jiwa,&amp;nbsp;Bebas,&amp;nbsp;Dia di Mana Dia di Sana,&amp;nbsp;Nada Hujan,&amp;nbsp;Morning Light,&amp;nbsp;Rama dan Shinta, serta&amp;nbsp;Penari Pagi.&amp;nbsp;

Tampil dengan nama panggung Mr. Jarwo, dia mengaku, menggarap album solonya tersebut selama 2 bulan. Semua proses: rekaman hingga&amp;nbsp;mixing&amp;nbsp;dilakukannya secara mandiri di studio miliknya. Sementara proses&amp;nbsp;mastering&amp;nbsp;dikerjakan oleh Stephan Santoso dari Slingshot Studio.*
Baca juga:&amp;nbsp;Kata Anya Geraldine soal Adegan Ranjang dalam Layangan Putus&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Jarwo memutuskan untuk meneruskan perjuangan Naif seorang diri. Setelah ketiga rekannya: David, Emil, dan Pepeng mundur, dia mengaku, belum menentukan masa depan Naif ke depannya.&amp;nbsp;
Untuk mengobati kerinduan penggemar pada Naif, dia memutuskan untuk merilis album solo, &amp;lsquo;Anti Rebahan&amp;rsquo;. Menariknya, album itu sengaja digarapnya dengan memasukkan karakter musik Naif.&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Banyak penggemar yang sedih kan. Naif masih ada, meski banyak PR yang harus diselesaikan. Jadi daripada berpikir ini itu, aku mempersembahkan album yang aromanya masih Naif,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.&amp;nbsp;
Keberadaan album itu, menurut Jarwo, sekaligus menjadi pembuktian bahwa dia masih bisa berkarya meski tanpa tiga rekannya. &amp;ldquo;Album itu bukan untuk memberikan opini bahwa &amp;lsquo;Naif itu gue&amp;rsquo;. Naif itu ada empat orang dan masing-masing punya kekuatan sendiri,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;
Pemilik nama lengkap Fajar Endra Taruna Mangkudisastro itu kemudian menambahkan, &amp;ldquo;Satu, dua, tiga yang keluar, bukan berarti sesuatu itu enggak bisa jalan tanpa mereka. Pesan inilah yang pengin gue sebarin.&amp;rdquo;
Baca juga:&amp;nbsp;Kekeuh Naif Belum Bubar, Jarwo: Jalan Terus Sampai MatiAlbum &amp;lsquo;Anti Rebahan&amp;rsquo; terdiri dari delapan lagu:&amp;nbsp;Anti Rebahan,&amp;nbsp;Pertalian Jiwa,&amp;nbsp;Bebas,&amp;nbsp;Dia di Mana Dia di Sana,&amp;nbsp;Nada Hujan,&amp;nbsp;Morning Light,&amp;nbsp;Rama dan Shinta, serta&amp;nbsp;Penari Pagi.&amp;nbsp;

Tampil dengan nama panggung Mr. Jarwo, dia mengaku, menggarap album solonya tersebut selama 2 bulan. Semua proses: rekaman hingga&amp;nbsp;mixing&amp;nbsp;dilakukannya secara mandiri di studio miliknya. Sementara proses&amp;nbsp;mastering&amp;nbsp;dikerjakan oleh Stephan Santoso dari Slingshot Studio.*
Baca juga:&amp;nbsp;Kata Anya Geraldine soal Adegan Ranjang dalam Layangan Putus&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
