<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Film Three Faces in The Land of Sharia dan Invisible Raih Piala Citra</title><description>Film Three Faces in The Land of Sharia dan Invisible Hopes berhasil membawa pulang Piala Citra.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/11/10/206/2499921/film-three-faces-in-the-land-of-sharia-dan-invisible-raih-piala-citra</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2021/11/10/206/2499921/film-three-faces-in-the-land-of-sharia-dan-invisible-raih-piala-citra"/><item><title>Film Three Faces in The Land of Sharia dan Invisible Raih Piala Citra</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/11/10/206/2499921/film-three-faces-in-the-land-of-sharia-dan-invisible-raih-piala-citra</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2021/11/10/206/2499921/film-three-faces-in-the-land-of-sharia-dan-invisible-raih-piala-citra</guid><pubDate>Rabu 10 November 2021 23:07 WIB</pubDate><dc:creator>Pradita Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/10/206/2499921/film-three-faces-in-the-land-of-sharia-dan-invisible-raih-piala-citra-VRICaS5n8y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Three Faces in the Land of Sharia dan Invisible Hopes menang Piala Citra. (Foto: FFI 2021)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/10/206/2499921/film-three-faces-in-the-land-of-sharia-dan-invisible-raih-piala-citra-VRICaS5n8y.jpg</image><title>Three Faces in the Land of Sharia dan Invisible Hopes menang Piala Citra. (Foto: FFI 2021)</title></images><description>JAKARTA - Film Three Faces in The Land of Sharia dan  Invisible Hopes berjaya di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2021 yang digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/11/2021) malam.
Dibacakan Mira Lesmana, Three Faces in The Land of Sharia&amp;nbsp;yang merupakan karya Davi Abdulla berhasil membawa pulang Piala Citra untuk kategori Film Dokumenter Pendek Terbaik. &amp;ldquo;Kami dari Aceh, ujung Sumatera, akan terus memberikan warna dalam perfilman nasional,&amp;rdquo; kata Davi.

Sementara itu, film Invisible Hopes yang berkisah tentang kehidupan narapidana wanita yang hamil dan melahirkan anak-anak mereka di balik jeruji besi. Film garapan Lamtiar Simorangkir itu didapuk sebagai pemenang Film Dokumenter Panjang Terbaik FFI 2021.
&amp;ldquo;Wow, terima kasih FFI kami tidak menyangka bakal menang. Membuat film ini saja sudah berdarah-darah. Kami hanya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk memberi tahu bahwa banyak anak lahir dari narapidana dan hidup di penjara. Mereka butuh perhatian kita,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Menang Piala Citra, Marissa Anita: Kaget, Enggak Nyangka
Dalam pidato kemenangannya, Lamtiar Simorangkir mendesak Presiden Jokowi untuk menonton&amp;nbsp;Invisible Hopes.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Pak Presiden harus lihat film ini. Lihat mereka yang hidup di penjara. Untuk semua para ibu yang harus mengandung di dalam penjara, terima kasih sudah membuka mata kami semua,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;

Selamat untuk film&amp;nbsp;Three Faces in The Land of Sharia&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;Invisible Hopes!
Baca juga:&amp;nbsp;7 Hari Berpulang, Pengajian Vanessa Angel Dihadiri Ratusan Santri</description><content:encoded>JAKARTA - Film Three Faces in The Land of Sharia dan  Invisible Hopes berjaya di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2021 yang digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/11/2021) malam.
Dibacakan Mira Lesmana, Three Faces in The Land of Sharia&amp;nbsp;yang merupakan karya Davi Abdulla berhasil membawa pulang Piala Citra untuk kategori Film Dokumenter Pendek Terbaik. &amp;ldquo;Kami dari Aceh, ujung Sumatera, akan terus memberikan warna dalam perfilman nasional,&amp;rdquo; kata Davi.

Sementara itu, film Invisible Hopes yang berkisah tentang kehidupan narapidana wanita yang hamil dan melahirkan anak-anak mereka di balik jeruji besi. Film garapan Lamtiar Simorangkir itu didapuk sebagai pemenang Film Dokumenter Panjang Terbaik FFI 2021.
&amp;ldquo;Wow, terima kasih FFI kami tidak menyangka bakal menang. Membuat film ini saja sudah berdarah-darah. Kami hanya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk memberi tahu bahwa banyak anak lahir dari narapidana dan hidup di penjara. Mereka butuh perhatian kita,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Menang Piala Citra, Marissa Anita: Kaget, Enggak Nyangka
Dalam pidato kemenangannya, Lamtiar Simorangkir mendesak Presiden Jokowi untuk menonton&amp;nbsp;Invisible Hopes.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Pak Presiden harus lihat film ini. Lihat mereka yang hidup di penjara. Untuk semua para ibu yang harus mengandung di dalam penjara, terima kasih sudah membuka mata kami semua,&amp;rdquo; tuturnya.&amp;nbsp;

Selamat untuk film&amp;nbsp;Three Faces in The Land of Sharia&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;Invisible Hopes!
Baca juga:&amp;nbsp;7 Hari Berpulang, Pengajian Vanessa Angel Dihadiri Ratusan Santri</content:encoded></item></channel></rss>
