<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Bukti Britney Spears Lawan Konservatori selama 13 Tahun </title><description>Mantan manajer bocorkan bukti perjuangan Britney Spears melawan konservatori sejak 2008.&amp;nbsp;</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/07/29/33/2447783/4-bukti-britney-spears-lawan-konservatori-selama-13-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2021/07/29/33/2447783/4-bukti-britney-spears-lawan-konservatori-selama-13-tahun"/><item><title>4 Bukti Britney Spears Lawan Konservatori selama 13 Tahun </title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/07/29/33/2447783/4-bukti-britney-spears-lawan-konservatori-selama-13-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2021/07/29/33/2447783/4-bukti-britney-spears-lawan-konservatori-selama-13-tahun</guid><pubDate>Kamis 29 Juli 2021 12:20 WIB</pubDate><dc:creator>Adiyoga Priambodo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/29/33/2447783/4-bukti-britney-spears-lawan-konservatori-selama-13-tahun-MtEU2g5qco.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Britney Spears berjuang melawan konservatori selama 13 tahun. (Foto: Marie Claire)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/29/33/2447783/4-bukti-britney-spears-lawan-konservatori-selama-13-tahun-MtEU2g5qco.jpg</image><title>Britney Spears berjuang melawan konservatori selama 13 tahun. (Foto: Marie Claire)</title></images><description>LOS ANGELES - Mantan manajer Britney Spears, Sam Lutfi merilis empat pesan suara milik penyanyi 39 tahun itu di Instagram, pada 27 Juli 2021. Dia ingin  membuktikan, Britney berjuang keras mengakhiri konservatorinya selama 1 dekade terakhir.&amp;nbsp;
Pada unggahan pertama, dia membagikan video berisi pesan suara Britney yang dibuatnya pada 2009. Voicemail tersebut kemudian dirangkainya bersama foto lawas sang penyanyi bersama putranya, Sean Preston.&amp;nbsp;

Dalam pesan suara tersebut, pelantun Overprotected itu mengatakan, &quot;Aku ingin lepas dari konservatori. Karena aturan inu, aku diperas bahkan untuk bisa bertemu anak-anakku sendiri.&quot;&amp;nbsp;
Britney Spears menambahkan, &quot;Aku terkurung, dikekang, dan dilucuti hak-hak sipilku. Aku meminta Negara Bagian California untuk meninjau kembali konservatori ini karena aku merasa ini dirugikan. Bye.&quot;&amp;nbsp;
Pada video kedua, Britney mengaku, ayahnya  mengancam akan memisahkannya dari kedua putranya. Sementara pada video ketiga, dia meminta Samuel D. Ingham III yang ditunjuk pengadilan menjadi kuasa hukumnya agar diganti.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Punya Pengacara Baru, Britney Spears Siap Depak sang Ayah sebagai KonservatorNamun keinginan itu baru teralisasi 13 tahun kemudian. Awal Juli 2021, Britney menunjuk Mathew Rosengart untuk menjadi kuasa hukum barunya, setelah Ingham mengundurkan diri.&amp;nbsp;
Pada unggahan keempat, Sam membagikan cuplikan layar email dari Britney Spears pada Februari 2008. Dalam email itu, dia mengaku, kehilangan jiwa raganya sebagai manusia akibat konservatori tersebut.&amp;nbsp;

Sam Lutfi mengaku, pernah membocorkan pesan suara itu di pengadilan. Namun semua itu, justru membuatnya harus kehilangan nama baik dan uang untuk membayar ganti rugi di pengadilan.&amp;nbsp;
&quot;Aku sedih, tak tahu harus bagaimana lagi. Tidak ada yang mau mendengar atau peduli pada Britney. Dia kehilangan hidup dan anak-anaknya,&quot; ujar manajer Britney Spears tersebut.*
Baca juga:&amp;nbsp;Natasha Wilona Jawab Kemungkinan Jadi Mualaf demi Verrell Bramasta</description><content:encoded>LOS ANGELES - Mantan manajer Britney Spears, Sam Lutfi merilis empat pesan suara milik penyanyi 39 tahun itu di Instagram, pada 27 Juli 2021. Dia ingin  membuktikan, Britney berjuang keras mengakhiri konservatorinya selama 1 dekade terakhir.&amp;nbsp;
Pada unggahan pertama, dia membagikan video berisi pesan suara Britney yang dibuatnya pada 2009. Voicemail tersebut kemudian dirangkainya bersama foto lawas sang penyanyi bersama putranya, Sean Preston.&amp;nbsp;

Dalam pesan suara tersebut, pelantun Overprotected itu mengatakan, &quot;Aku ingin lepas dari konservatori. Karena aturan inu, aku diperas bahkan untuk bisa bertemu anak-anakku sendiri.&quot;&amp;nbsp;
Britney Spears menambahkan, &quot;Aku terkurung, dikekang, dan dilucuti hak-hak sipilku. Aku meminta Negara Bagian California untuk meninjau kembali konservatori ini karena aku merasa ini dirugikan. Bye.&quot;&amp;nbsp;
Pada video kedua, Britney mengaku, ayahnya  mengancam akan memisahkannya dari kedua putranya. Sementara pada video ketiga, dia meminta Samuel D. Ingham III yang ditunjuk pengadilan menjadi kuasa hukumnya agar diganti.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Punya Pengacara Baru, Britney Spears Siap Depak sang Ayah sebagai KonservatorNamun keinginan itu baru teralisasi 13 tahun kemudian. Awal Juli 2021, Britney menunjuk Mathew Rosengart untuk menjadi kuasa hukum barunya, setelah Ingham mengundurkan diri.&amp;nbsp;
Pada unggahan keempat, Sam membagikan cuplikan layar email dari Britney Spears pada Februari 2008. Dalam email itu, dia mengaku, kehilangan jiwa raganya sebagai manusia akibat konservatori tersebut.&amp;nbsp;

Sam Lutfi mengaku, pernah membocorkan pesan suara itu di pengadilan. Namun semua itu, justru membuatnya harus kehilangan nama baik dan uang untuk membayar ganti rugi di pengadilan.&amp;nbsp;
&quot;Aku sedih, tak tahu harus bagaimana lagi. Tidak ada yang mau mendengar atau peduli pada Britney. Dia kehilangan hidup dan anak-anaknya,&quot; ujar manajer Britney Spears tersebut.*
Baca juga:&amp;nbsp;Natasha Wilona Jawab Kemungkinan Jadi Mualaf demi Verrell Bramasta</content:encoded></item></channel></rss>
