<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Kaka Slank Rekaman di Benteng Belgica yang Gelap Gulita</title><description>Kaka Slank menceritakan pengalamannya rekaman di dalam Benteng Belgica.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/01/18/205/2346617/cerita-kaka-slank-rekaman-di-benteng-belgica-yang-gelap-gulita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2021/01/18/205/2346617/cerita-kaka-slank-rekaman-di-benteng-belgica-yang-gelap-gulita"/><item><title>Cerita Kaka Slank Rekaman di Benteng Belgica yang Gelap Gulita</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/01/18/205/2346617/cerita-kaka-slank-rekaman-di-benteng-belgica-yang-gelap-gulita</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2021/01/18/205/2346617/cerita-kaka-slank-rekaman-di-benteng-belgica-yang-gelap-gulita</guid><pubDate>Senin 18 Januari 2021 19:38 WIB</pubDate><dc:creator>Lintang Tribuana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/18/205/2346617/cerita-kaka-slank-rekaman-di-benteng-belgica-yang-gelap-gulita-TxDvF8Pdoy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kaka Slank ceritakan pengalamannya saat rekaman di Benteng Belgica. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/18/205/2346617/cerita-kaka-slank-rekaman-di-benteng-belgica-yang-gelap-gulita-TxDvF8Pdoy.jpg</image><title>Kaka Slank ceritakan pengalamannya saat rekaman di Benteng Belgica. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kondisi pandemi COVID-19 membuat Kaka memiliki pengalaman unik saat menggarap album terbaru Slank, &amp;lsquo;Vaksin Slank&amp;rsquo;. Hal itu diungkapkannya saat konferensi pers virtual hari ini, Senin (18/1/2021).&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, para personel Slank melakukan rekaman secara terpisah di rumah masing-masing. Sebagai vokalis, Kaka mendapat kesempatan paling terakhir untuk take vocal, setelah semua musik rampung.
&amp;nbsp;
Kebetulan, pada November 2020, Kaka ada proyek lain bersama Ridho di Maluku. Sehingga, ia terpaksa membawa serta pekerjaan rekaman lagu yang belum tuntas untuk dikerjakan di sana.
&quot;Jadi ada banyak PR. Akhirnya, aku bawa semua file. Bawa laptop dan mikrofon juga,&quot; ujarnya.
Akhirnya, Kaka mendapatkan waktu yang pas untuk rekaman saat berada di Pulau Neira, tepatnya di Benteng Belgica, yang dibangun bangsa Portugis pada abad ke-16. Ia harus rekaman di malam hari dengan penerangan seadanya.
&amp;ldquo;Pas dapat kesempatan take vocal itu pas di Banda Neira. Terus Ridho bilang, kita rekaman di Benteng Belgica saja,&quot; kata Kaka.
Baca juga:&amp;nbsp;Kaka Slank: Disiplin Mampu Hambat Penyebaran Covid-19&amp;nbsp;Dia menambahkan, &quot;Di sana kalau malam sebenarnya enggak ada lampu sama sekali. Gelap gulita. Kami bawa lampu dari hotel terus buka laptop di dalam benteng itu.&amp;rdquo;

Kerja keras Kaka dan personel Slank lainnya pun terbayar lewat album ke-24 ini. Ada 10 lagu di dalamnya yang terinspirasi dari kondisi pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020.*
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi: Raffi Ahmad Tak Langgar Protokol Kesehatan
</description><content:encoded>JAKARTA - Kondisi pandemi COVID-19 membuat Kaka memiliki pengalaman unik saat menggarap album terbaru Slank, &amp;lsquo;Vaksin Slank&amp;rsquo;. Hal itu diungkapkannya saat konferensi pers virtual hari ini, Senin (18/1/2021).&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, para personel Slank melakukan rekaman secara terpisah di rumah masing-masing. Sebagai vokalis, Kaka mendapat kesempatan paling terakhir untuk take vocal, setelah semua musik rampung.
&amp;nbsp;
Kebetulan, pada November 2020, Kaka ada proyek lain bersama Ridho di Maluku. Sehingga, ia terpaksa membawa serta pekerjaan rekaman lagu yang belum tuntas untuk dikerjakan di sana.
&quot;Jadi ada banyak PR. Akhirnya, aku bawa semua file. Bawa laptop dan mikrofon juga,&quot; ujarnya.
Akhirnya, Kaka mendapatkan waktu yang pas untuk rekaman saat berada di Pulau Neira, tepatnya di Benteng Belgica, yang dibangun bangsa Portugis pada abad ke-16. Ia harus rekaman di malam hari dengan penerangan seadanya.
&amp;ldquo;Pas dapat kesempatan take vocal itu pas di Banda Neira. Terus Ridho bilang, kita rekaman di Benteng Belgica saja,&quot; kata Kaka.
Baca juga:&amp;nbsp;Kaka Slank: Disiplin Mampu Hambat Penyebaran Covid-19&amp;nbsp;Dia menambahkan, &quot;Di sana kalau malam sebenarnya enggak ada lampu sama sekali. Gelap gulita. Kami bawa lampu dari hotel terus buka laptop di dalam benteng itu.&amp;rdquo;

Kerja keras Kaka dan personel Slank lainnya pun terbayar lewat album ke-24 ini. Ada 10 lagu di dalamnya yang terinspirasi dari kondisi pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020.*
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi: Raffi Ahmad Tak Langgar Protokol Kesehatan
</content:encoded></item></channel></rss>
