<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Lipa Tanggapi Skandal Pesta Strip Club Setahun Silam</title><description>Setelah setahun, Dua Lipa akhirnya menjawab kritik publik terkait pesta yang digelarnya di sebuah strip club pada awal 2020.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/01/17/33/2345799/dua-lipa-tanggapi-skandal-pesta-strip-club-setahun-silam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2021/01/17/33/2345799/dua-lipa-tanggapi-skandal-pesta-strip-club-setahun-silam"/><item><title>Dua Lipa Tanggapi Skandal Pesta Strip Club Setahun Silam</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2021/01/17/33/2345799/dua-lipa-tanggapi-skandal-pesta-strip-club-setahun-silam</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2021/01/17/33/2345799/dua-lipa-tanggapi-skandal-pesta-strip-club-setahun-silam</guid><pubDate>Minggu 17 Januari 2021 09:32 WIB</pubDate><dc:creator>Astrid Melanonia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/17/33/2345799/dua-lipa-tanggapi-skandal-pesta-strip-club-setahun-silam-IbdFrjnBVd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dua Lipa tanggapi skandal strip club yang menimpanya pada awal 2020. (Foto: Instagram/@dualipa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/17/33/2345799/dua-lipa-tanggapi-skandal-pesta-strip-club-setahun-silam-IbdFrjnBVd.jpg</image><title>Dua Lipa tanggapi skandal strip club yang menimpanya pada awal 2020. (Foto: Instagram/@dualipa)</title></images><description>LOS ANGELES - Dua Lipa akhirnya berkomentar soal kecaman yang diterimanya setelah terekam kamera berpesta di sebuah strip club usai menghadiri Grammy Awards pada Januari 2020.&amp;nbsp;
Kala itu, dia terlihat melemparkan uang kepada para penari dan menempelkan catatan di celana dalam mereka. Aksi kekasih Anwar Hadid itu kemudian dicap publik sebagai tindak 'eksploitasi wanita' dan 'anti-feminis'.&amp;nbsp;

Dalam wawancaranya dengan majalah Rolling Stone, Dua lipa pun memberikan pembelaannya. &quot;Bagiku, kalau kau memang seorang feminis, kau harus mendukung perempuan dengan pekerjaan apapun,&quot; katanya.&amp;nbsp;
Dua Lipa menilai, orang-orang yang mengkritiknya dan mengklaim sebagai penganut feminis juga harus mendukung para pekerja seks. Bahwa menjadi penari telanjang merupakan pilihan dan itu hak individu.&amp;nbsp;
&quot;Bagiku, terdengar sedikit munafik saja ketika orang-orang hanya mendukung perempuan dengan pekerjaan jenis tertentu. Itu seperti bentuk lain misogini, yang mengundang tatapan pria,&quot; tuturnya lagi.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Demi Pacar, Dua Lipa Rela Pindah ke Los AngelesPengalaman dikecam tersebut, diakui pelantun&amp;nbsp;New Rules&amp;nbsp;itu membuatnya takut hingga merasa cemas membuka media sosial. Kondisi tersebut membuat dia menyerahkan pengelolaan media sosialnya kepada manajemen.&amp;nbsp;

&quot;Kondisi itu sangat memengaruhi kepercayaan diriku. Aku merasa sangat gugup dan bertanya-tanya apalagi yang akan dikatakan orang-orang tentangku kali ini,&quot; ujarnya seperti dikutip dari&amp;nbsp;NME, Minggu (17/1/2021).*
Baca juga:&amp;nbsp;Disindir Usai Donasi Rp200 Juta, Nikita Mirzani: Iya, Gue Show Off
</description><content:encoded>LOS ANGELES - Dua Lipa akhirnya berkomentar soal kecaman yang diterimanya setelah terekam kamera berpesta di sebuah strip club usai menghadiri Grammy Awards pada Januari 2020.&amp;nbsp;
Kala itu, dia terlihat melemparkan uang kepada para penari dan menempelkan catatan di celana dalam mereka. Aksi kekasih Anwar Hadid itu kemudian dicap publik sebagai tindak 'eksploitasi wanita' dan 'anti-feminis'.&amp;nbsp;

Dalam wawancaranya dengan majalah Rolling Stone, Dua lipa pun memberikan pembelaannya. &quot;Bagiku, kalau kau memang seorang feminis, kau harus mendukung perempuan dengan pekerjaan apapun,&quot; katanya.&amp;nbsp;
Dua Lipa menilai, orang-orang yang mengkritiknya dan mengklaim sebagai penganut feminis juga harus mendukung para pekerja seks. Bahwa menjadi penari telanjang merupakan pilihan dan itu hak individu.&amp;nbsp;
&quot;Bagiku, terdengar sedikit munafik saja ketika orang-orang hanya mendukung perempuan dengan pekerjaan jenis tertentu. Itu seperti bentuk lain misogini, yang mengundang tatapan pria,&quot; tuturnya lagi.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Demi Pacar, Dua Lipa Rela Pindah ke Los AngelesPengalaman dikecam tersebut, diakui pelantun&amp;nbsp;New Rules&amp;nbsp;itu membuatnya takut hingga merasa cemas membuka media sosial. Kondisi tersebut membuat dia menyerahkan pengelolaan media sosialnya kepada manajemen.&amp;nbsp;

&quot;Kondisi itu sangat memengaruhi kepercayaan diriku. Aku merasa sangat gugup dan bertanya-tanya apalagi yang akan dikatakan orang-orang tentangku kali ini,&quot; ujarnya seperti dikutip dari&amp;nbsp;NME, Minggu (17/1/2021).*
Baca juga:&amp;nbsp;Disindir Usai Donasi Rp200 Juta, Nikita Mirzani: Iya, Gue Show Off
</content:encoded></item></channel></rss>
