<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rina Nose Tanggapi Kontroversi Tes COVID-19 Pakai Sambal Cireng</title><description>Rina Nose mengaku, eksperimen yang dilakukannya itu bukanlah tindakan iseng tak berdasar.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/12/21/33/2331615/rina-nose-tanggapi-kontroversi-tes-covid-19-pakai-sambal-cireng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/12/21/33/2331615/rina-nose-tanggapi-kontroversi-tes-covid-19-pakai-sambal-cireng"/><item><title>Rina Nose Tanggapi Kontroversi Tes COVID-19 Pakai Sambal Cireng</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/12/21/33/2331615/rina-nose-tanggapi-kontroversi-tes-covid-19-pakai-sambal-cireng</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/12/21/33/2331615/rina-nose-tanggapi-kontroversi-tes-covid-19-pakai-sambal-cireng</guid><pubDate>Senin 21 Desember 2020 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Lintang Tribuana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/21/33/2331615/rina-nose-tanggapi-kontroversi-tes-covid-19-pakai-sambal-cireng-i7hXlr7r2s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rina Nose komentari soal eksperimen tes rapid menggunakan sambal cireng. (Foto: Instagram/@rinanose16)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/21/33/2331615/rina-nose-tanggapi-kontroversi-tes-covid-19-pakai-sambal-cireng-i7hXlr7r2s.jpg</image><title>Rina Nose komentari soal eksperimen tes rapid menggunakan sambal cireng. (Foto: Instagram/@rinanose16)</title></images><description>JAKARTA - Presenter Rina Nose akhirnya buka suara usai menuai hujatan netizen akibat melakukan tes rapid COVID-19 pada sambal cireng yang hasilnya positif. Istri Jossy Aartsen itu kemudian memberi penjelasan atas aksinya tersebut.&amp;nbsp;
Perempuan berdarah Sunda itu menyebut bahwa eksperimen itu bukan sekadar iseng belaka. Ia melakukan hal itu berdasarkan keingintahuan. Percobaan tes COVID-19 menggunakan makanan ternyata sudah pernah dilakukan beberapa orang di dunia.
&amp;nbsp;
Komedian 36 tahun itu mengunggah cuplikan berita seorang anggota parlemen Austria yang melakukan tes rapid dengan minuman berkarbonasi yang ternyata hasilnya juga positif. Dia ternyata juga sempat melakukan hal serupa.&amp;nbsp;
&quot;Bedanya, tes (menggunakan minuman berkarbonasi) yang saya lakukan hasilnya negatif,&quot; ujarnya seperti dikutip dari unggahan Instagram sang komedian, pada Senin (21/12/2020).&amp;nbsp;
Percobaan lain, menurut Rina Nose, juga pernah dilakukan Presiden Tanzania, John Magufuli. Dia melakukan tes dengan menggunakan darah kambing dan pepaya yang ternyata hasilnya juga positif COVID-19.
Baca juga:&amp;nbsp;Rina Nose Iseng Bandingkan Tes Rapid dengan Sambel Cireng Banjir Nyinyir Netizen&amp;nbsp;

Berdasarkan deretan uji coba itulah, Rina Nose mempertanyakan letak kesalahan eksperimen yang dilakukannya.
&amp;ldquo;Kalau boleh saya bertanya, apa atuh yang salah dari eksperimen uji sampel yang saya lakukan? Kan saya tidak menyakiti makhluk hidup manapun dengan eksperimen saya (yang menyakitkan justru komentar netizen),&amp;rdquo; tuturnya.
Presenter kocak itu mengaku, hanya ingin menguji semua informasi yang diterimanya. Ia pun tak ingin menarik kesimpulan apapun dari eksperimen yang telah dilakukannya tersebut.&amp;nbsp;
&quot;Eksperimen kan memang dilakukan untuk menguji kebenaran. Dan dari hasil uji yang saya lakukan, saya enggak akan memberikan kesimpulan apa-apa, hanya mengajak publik untuk berpikir saja,&amp;rdquo; ungkapnya menambahkan.&amp;nbsp;

Rina Nose sadar bahwa keberadaan pandemi COVID-19 selama 9 bulan terakhir membuat masyarakat terpecah belah. Ada kubu yang percaya, lainnya memilih untuk tak memercayai keberadaan virus tersebut.
Namun, dia enggan menggolongkan dirinya ke salah satu kubu tersebut. &amp;ldquo;COVID-19 kan bukan kepercayaan. Jadi kalau saya ditanya, ada di kubu mana? Saya ada di barisan luar yang mau berpikir, belajar, dan mencari tahu terus.&amp;rdquo;*
Baca juga:&amp;nbsp;Adipati Dolken Nikahi Canti Tachril dengan Maskawin Logam Mulia 32 Gram
</description><content:encoded>JAKARTA - Presenter Rina Nose akhirnya buka suara usai menuai hujatan netizen akibat melakukan tes rapid COVID-19 pada sambal cireng yang hasilnya positif. Istri Jossy Aartsen itu kemudian memberi penjelasan atas aksinya tersebut.&amp;nbsp;
Perempuan berdarah Sunda itu menyebut bahwa eksperimen itu bukan sekadar iseng belaka. Ia melakukan hal itu berdasarkan keingintahuan. Percobaan tes COVID-19 menggunakan makanan ternyata sudah pernah dilakukan beberapa orang di dunia.
&amp;nbsp;
Komedian 36 tahun itu mengunggah cuplikan berita seorang anggota parlemen Austria yang melakukan tes rapid dengan minuman berkarbonasi yang ternyata hasilnya juga positif. Dia ternyata juga sempat melakukan hal serupa.&amp;nbsp;
&quot;Bedanya, tes (menggunakan minuman berkarbonasi) yang saya lakukan hasilnya negatif,&quot; ujarnya seperti dikutip dari unggahan Instagram sang komedian, pada Senin (21/12/2020).&amp;nbsp;
Percobaan lain, menurut Rina Nose, juga pernah dilakukan Presiden Tanzania, John Magufuli. Dia melakukan tes dengan menggunakan darah kambing dan pepaya yang ternyata hasilnya juga positif COVID-19.
Baca juga:&amp;nbsp;Rina Nose Iseng Bandingkan Tes Rapid dengan Sambel Cireng Banjir Nyinyir Netizen&amp;nbsp;

Berdasarkan deretan uji coba itulah, Rina Nose mempertanyakan letak kesalahan eksperimen yang dilakukannya.
&amp;ldquo;Kalau boleh saya bertanya, apa atuh yang salah dari eksperimen uji sampel yang saya lakukan? Kan saya tidak menyakiti makhluk hidup manapun dengan eksperimen saya (yang menyakitkan justru komentar netizen),&amp;rdquo; tuturnya.
Presenter kocak itu mengaku, hanya ingin menguji semua informasi yang diterimanya. Ia pun tak ingin menarik kesimpulan apapun dari eksperimen yang telah dilakukannya tersebut.&amp;nbsp;
&quot;Eksperimen kan memang dilakukan untuk menguji kebenaran. Dan dari hasil uji yang saya lakukan, saya enggak akan memberikan kesimpulan apa-apa, hanya mengajak publik untuk berpikir saja,&amp;rdquo; ungkapnya menambahkan.&amp;nbsp;

Rina Nose sadar bahwa keberadaan pandemi COVID-19 selama 9 bulan terakhir membuat masyarakat terpecah belah. Ada kubu yang percaya, lainnya memilih untuk tak memercayai keberadaan virus tersebut.
Namun, dia enggan menggolongkan dirinya ke salah satu kubu tersebut. &amp;ldquo;COVID-19 kan bukan kepercayaan. Jadi kalau saya ditanya, ada di kubu mana? Saya ada di barisan luar yang mau berpikir, belajar, dan mencari tahu terus.&amp;rdquo;*
Baca juga:&amp;nbsp;Adipati Dolken Nikahi Canti Tachril dengan Maskawin Logam Mulia 32 Gram
</content:encoded></item></channel></rss>
