<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Asmara Abigail Berperan Jadi PSK dalam The Science of Fictions</title><description>Asmara Abigail mengaku, menemukan kesulitan saat harus berperan sebagai PSK dalam film The Science of Fictions.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/12/12/206/2326261/cerita-asmara-abigail-berperan-jadi-psk-dalam-the-science-of-fictions</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/12/12/206/2326261/cerita-asmara-abigail-berperan-jadi-psk-dalam-the-science-of-fictions"/><item><title>Cerita Asmara Abigail Berperan Jadi PSK dalam The Science of Fictions</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/12/12/206/2326261/cerita-asmara-abigail-berperan-jadi-psk-dalam-the-science-of-fictions</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/12/12/206/2326261/cerita-asmara-abigail-berperan-jadi-psk-dalam-the-science-of-fictions</guid><pubDate>Sabtu 12 Desember 2020 09:27 WIB</pubDate><dc:creator>Lintang Tribuana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/12/206/2326261/cerita-asmara-abigail-berperan-jadi-psk-dalam-the-science-of-fictions-2HFcXbq5O0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Asmara Abigail berperan sebagai PSK dalam film The Science of Fictions. (Foto: Instagram/@danihuda/Instagram/@asmaraabigail)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/12/206/2326261/cerita-asmara-abigail-berperan-jadi-psk-dalam-the-science-of-fictions-2HFcXbq5O0.jpg</image><title>Asmara Abigail berperan sebagai PSK dalam film The Science of Fictions. (Foto: Instagram/@danihuda/Instagram/@asmaraabigail)</title></images><description>JAKARTA - Asmara Abigail merilis film terbarunya, The Science of Fictions atau Hiruk Pikuk Si Al-Kisah di bioskop, pada 10 Desember 2020. Ia berperan sebagai Nadiyah, gadis yang mencuri hati Siman, sang pemeran utama, di tempat prostitusi.&amp;nbsp;
Meski tak banyak muncul, namun Asmara merasa karakter Nadiyah dalam film tersebut sangat menarik. Sebagai pekerja seks komersial (PSK), ia mampu membuat Siman yang diperankan Gunawan Maryanto menampilkan sisi lainnya.&amp;nbsp;

Siman yang selama ini dianggap gila karena selalu bergerak lambat dengan kostum astronot, bisa memperlihatkan sisi manusiawinya saat berhadapan dengan Nadiyah.&amp;nbsp;
&quot;Saat transaksi seksual, Siman tidak bisa mengontrol tubuh untuk tetap bergerak. Kehadiran Nadiyah di hidup Siman cukup menarik. Ada hasrat kemanusiaan yang tidak bisa dikontrol,&quot; ujar Asmara.&amp;nbsp;
Karena film ini mengangkat setting Yogyakarta, tentu dialog yang digunakan para aktornya harus berbahasa Jawa. Hal itu ternyata membuat Asmara agak kesulitan dalam proses syuting. &quot;Karena aku&amp;nbsp; memang belum bisa,&quot; ungkap perempuan 28 tahun tersebut.&amp;nbsp;

Baca juga:&amp;nbsp;Asmara Abigail Lepaskan Diri dari Artis Spesialis HororFilm yang disutradarai Yosep Anggi Noen itu mengisahkan tentang Siman yang menyaksikan proses syuting pendaratan manusia di bulan oleh kru asing di Gumuk Pasir Parangkusumo, Yogyakarta pada era &amp;lsquo;60-an. Ia kemudian tertangkap penjaga dan dipotong lidahnya.&amp;nbsp;

Setelah kejadian itu, selama puluhan tahun Siman bergerak pelan menirukan gerakan astronot di luar angkasa untuk membuktikan kebenaran yang disaksikannya hingga dianggap gila.
Selain Asmara Abigail dan Gunawan Maryanto, artis lainnya yang membintangi The Science of Fictions ini adalah Lukman Sardi, Ecky Lamoh, Yudi Ahmad Tajudin, Rusini, Alex Suhendra, hingga Marissa Anita.*
Baca juga:&amp;nbsp;Reaksi Istri Ketika Arya Saloka Dituding Berselingkuh
</description><content:encoded>JAKARTA - Asmara Abigail merilis film terbarunya, The Science of Fictions atau Hiruk Pikuk Si Al-Kisah di bioskop, pada 10 Desember 2020. Ia berperan sebagai Nadiyah, gadis yang mencuri hati Siman, sang pemeran utama, di tempat prostitusi.&amp;nbsp;
Meski tak banyak muncul, namun Asmara merasa karakter Nadiyah dalam film tersebut sangat menarik. Sebagai pekerja seks komersial (PSK), ia mampu membuat Siman yang diperankan Gunawan Maryanto menampilkan sisi lainnya.&amp;nbsp;

Siman yang selama ini dianggap gila karena selalu bergerak lambat dengan kostum astronot, bisa memperlihatkan sisi manusiawinya saat berhadapan dengan Nadiyah.&amp;nbsp;
&quot;Saat transaksi seksual, Siman tidak bisa mengontrol tubuh untuk tetap bergerak. Kehadiran Nadiyah di hidup Siman cukup menarik. Ada hasrat kemanusiaan yang tidak bisa dikontrol,&quot; ujar Asmara.&amp;nbsp;
Karena film ini mengangkat setting Yogyakarta, tentu dialog yang digunakan para aktornya harus berbahasa Jawa. Hal itu ternyata membuat Asmara agak kesulitan dalam proses syuting. &quot;Karena aku&amp;nbsp; memang belum bisa,&quot; ungkap perempuan 28 tahun tersebut.&amp;nbsp;

Baca juga:&amp;nbsp;Asmara Abigail Lepaskan Diri dari Artis Spesialis HororFilm yang disutradarai Yosep Anggi Noen itu mengisahkan tentang Siman yang menyaksikan proses syuting pendaratan manusia di bulan oleh kru asing di Gumuk Pasir Parangkusumo, Yogyakarta pada era &amp;lsquo;60-an. Ia kemudian tertangkap penjaga dan dipotong lidahnya.&amp;nbsp;

Setelah kejadian itu, selama puluhan tahun Siman bergerak pelan menirukan gerakan astronot di luar angkasa untuk membuktikan kebenaran yang disaksikannya hingga dianggap gila.
Selain Asmara Abigail dan Gunawan Maryanto, artis lainnya yang membintangi The Science of Fictions ini adalah Lukman Sardi, Ecky Lamoh, Yudi Ahmad Tajudin, Rusini, Alex Suhendra, hingga Marissa Anita.*
Baca juga:&amp;nbsp;Reaksi Istri Ketika Arya Saloka Dituding Berselingkuh
</content:encoded></item></channel></rss>
