<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wajahnya Memerah Parah, Ini Penyakit Cita Citata</title><description>Cita Citata menderita penyakit streptococcus tonsillitis yang menyebabkan wajahnya bentol merah</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/09/03/33/2272020/wajahnya-memerah-parah-ini-penyakit-cita-citata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/09/03/33/2272020/wajahnya-memerah-parah-ini-penyakit-cita-citata"/><item><title>Wajahnya Memerah Parah, Ini Penyakit Cita Citata</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/09/03/33/2272020/wajahnya-memerah-parah-ini-penyakit-cita-citata</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/09/03/33/2272020/wajahnya-memerah-parah-ini-penyakit-cita-citata</guid><pubDate>Jum'at 04 September 2020 00:03 WIB</pubDate><dc:creator>Lintang Tribuana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/03/33/2272020/wajahnya-memerah-parah-ini-penyakit-cita-citata-TihY37WWGX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cita Citata (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/03/33/2272020/wajahnya-memerah-parah-ini-penyakit-cita-citata-TihY37WWGX.jpg</image><title>Cita Citata (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Cita Citata menderita penyakit streptococcus tonsillitis yang menyebabkan wajahnya bentol merah dan terlihat parah. Cita Citata mengungkapkan sudah lima tahun terakhir menderita penyakit tersebut.

&quot;Gejala mulanya menyerang kulitku. Hampir setiap hari aku selalu merah-merah bentol dan gatalnya bukan main,&quot; tulis Cita, Rabu (2/9/2020).

Baca Juga: Ruben Onsu Bicara Soal Kecocokan Jordi Onsu dan Cita Citata
&amp;nbsp;
&quot;Pokoknya setiap kena benda yang agak sedikit tajam, perubahan udara dingin/panas langsung memerah, kena debu dan kotor juga. itu sangat mengganggu sekali,&quot; sambungnya.

Berbagai cara sudah dilakukannya. Mulai dari cek alergi, suntik steamcell, hingga minum obat. Namun, kondisinya tak ada perubahan.

Setelah Cita memilih untuk berdamai dengan kondisinya, ia tiba-tiba terserang demam hingga 39 celcius pada akhir Agustus 2020. Ketika diperiksakan, baru terungkap bahwa Cita mengalami streptococcus tonsillitis atau pembengkakan amandel.







&quot;Aku panggil dokter ke rumah dan aku didiagnosa sakit &amp;ldquo;Streptococcus tonsillitis&amp;rdquo; adalah pembengkakan amandel,&quot; ungkap Cita.

Kondisi amandelnya disebut sudah rusak karena membesar dan berlubang hingga harus menjalani operasi. Tak disangka, dua hari setelah operasi pengangkatan amandel, Cita tak lagi mengalami gejala kulit memerah.

&quot;Aku mulai melihat gejala merah merah itu sudah tidak ada. Aku sudah tidak pernah merah, bentol dan gatal lagi,&quot; tulisnya.

&quot;Ternyata memang amandel (tonsil) ini berperan penting untuk sistem kekebalan tubuh. Tapi kalau sudah tidak berfungsi justru malah akan menjadi penyakit untuk tubuh kita sendiri,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Cita Citata menderita penyakit streptococcus tonsillitis yang menyebabkan wajahnya bentol merah dan terlihat parah. Cita Citata mengungkapkan sudah lima tahun terakhir menderita penyakit tersebut.

&quot;Gejala mulanya menyerang kulitku. Hampir setiap hari aku selalu merah-merah bentol dan gatalnya bukan main,&quot; tulis Cita, Rabu (2/9/2020).

Baca Juga: Ruben Onsu Bicara Soal Kecocokan Jordi Onsu dan Cita Citata
&amp;nbsp;
&quot;Pokoknya setiap kena benda yang agak sedikit tajam, perubahan udara dingin/panas langsung memerah, kena debu dan kotor juga. itu sangat mengganggu sekali,&quot; sambungnya.

Berbagai cara sudah dilakukannya. Mulai dari cek alergi, suntik steamcell, hingga minum obat. Namun, kondisinya tak ada perubahan.

Setelah Cita memilih untuk berdamai dengan kondisinya, ia tiba-tiba terserang demam hingga 39 celcius pada akhir Agustus 2020. Ketika diperiksakan, baru terungkap bahwa Cita mengalami streptococcus tonsillitis atau pembengkakan amandel.







&quot;Aku panggil dokter ke rumah dan aku didiagnosa sakit &amp;ldquo;Streptococcus tonsillitis&amp;rdquo; adalah pembengkakan amandel,&quot; ungkap Cita.

Kondisi amandelnya disebut sudah rusak karena membesar dan berlubang hingga harus menjalani operasi. Tak disangka, dua hari setelah operasi pengangkatan amandel, Cita tak lagi mengalami gejala kulit memerah.

&quot;Aku mulai melihat gejala merah merah itu sudah tidak ada. Aku sudah tidak pernah merah, bentol dan gatal lagi,&quot; tulisnya.

&quot;Ternyata memang amandel (tonsil) ini berperan penting untuk sistem kekebalan tubuh. Tapi kalau sudah tidak berfungsi justru malah akan menjadi penyakit untuk tubuh kita sendiri,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
