<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marak Cover Lagu Bersifat Komersil, Ini Kata Rhoma Irama</title><description>Maraknya penyanyi yang meng-cover lagu kemudian diunggah di Youtube untuk mencari pundi-pundi pemasukan.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/08/29/205/2269282/marak-cover-lagu-bersifat-komersil-ini-kata-rhoma-irama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/08/29/205/2269282/marak-cover-lagu-bersifat-komersil-ini-kata-rhoma-irama"/><item><title>Marak Cover Lagu Bersifat Komersil, Ini Kata Rhoma Irama</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/08/29/205/2269282/marak-cover-lagu-bersifat-komersil-ini-kata-rhoma-irama</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/08/29/205/2269282/marak-cover-lagu-bersifat-komersil-ini-kata-rhoma-irama</guid><pubDate>Sabtu 29 Agustus 2020 01:15 WIB</pubDate><dc:creator>Adiyoga Priambodo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/29/205/2269282/marak-cover-lagu-bersifat-komersil-ini-kata-rhoma-irama-jlfxZl1y7q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rhoma Irama (Foto: Arif Julianto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/29/205/2269282/marak-cover-lagu-bersifat-komersil-ini-kata-rhoma-irama-jlfxZl1y7q.jpg</image><title>Rhoma Irama (Foto: Arif Julianto/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Maraknya penyanyi yang meng-cover lagu kemudian diunggah di Youtube untuk mencari pundi-pundi pemasukan atau komersil, banyak meresahkan musisi. Banyak yang menilai hal itu melanggar etika karena tidak izin kepada pemilik lagu atau publishing yang menaungi.

Rhoma Irama melihat perlu aturan yang jelas. Namun demikian, aturan tak boleh mengekang dan lantas mematikan kreativitas.

&quot;Saya rasa kita semua mendukung.(aturan) dengan catatan, jangan sampai masyarakat jadi ketakutan. Menampilkan karya seni itu harus berizin, ini sulit diimplementasikan. Misalnya kemaren saya bawa temen-teman ke stasiun tv, mereka menuntut harus berizin. TV menjawab, menemui penciptanya susah. Misalnya live concert yang formal, atau pesta-pesta kawin, kalau itu harus berizin, itu akan sepi dari bermusik. Barang kali ini harus ditinjau ulang,&quot; jelas Rhoma Irama dalam diskusi konferensi pers virtual Bela Hak Cipta bersama HP Music.

Baca Juga:
Ikut Ngantri KDI 2020, Putri Pengiring Band Rhoma Irama Bikin Juri Terpukau
 
Puji Rhoma Irama, Angel Lelga: Beliau Banyak Mengajarkan Saya

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/08/26/67037/337027_medium.jpg&quot; alt=&quot;Kolaborasi Ahmad Dhani dan Rhoma Irama di HUT Ke-31 RCTI &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara itu musisi kawakan lainnya, Candra Darusman menjelaskan pembuat undang-undang harus paham industri musik. Bagaimana membuat aturan tanpa harus mengebiri kreativitas.

&quot;Musuh kita bersama adalah kekurangan pemahaman atas apa yang terjadi di dunia musik seni,&quot; sambung Candra.


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8wMi82LzEyMTU3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Menurutnya aturan harus jelas. Musisi tak dirugikan kemudian  instrumen hukum tak menghambat kreativitas. Soal maraknya cover lagu di  Youtube, menurut Candra Darusman

Baca Juga:
Angel Lelga Ungkap Ingat Selalu Pesan Menyentuh Rhoma Irama
 Pesan Rhoma Irama ke Angel Lelga: Jangan Mau Berzina!




&quot;Bukan untuk mengecilkan pencipta lagu, saya bicara jangan sampai  over use, istilahnya menggunakan senjata itu terlalu kuat, sehingga  mematikan kreativitas. Salah tetap salah, tapi jangan sampe anggota  masyarakat yang berkreasi jadi takut. Ini mematikan dunia kreativitas,&quot;  sambung Candra.

&quot;Yang buat cover, komunikasikan ke publisher. apa yang boleh apa yang  tidak. Karena pelanggaran moral itu luas sekali. Jangan sampai Anda  membuat sedih pencipta lagu yang lagunya dipotong-potong. Jangan takut,  tapi lihat rambu-rambu,&quot; tutup Candra.</description><content:encoded>JAKARTA - Maraknya penyanyi yang meng-cover lagu kemudian diunggah di Youtube untuk mencari pundi-pundi pemasukan atau komersil, banyak meresahkan musisi. Banyak yang menilai hal itu melanggar etika karena tidak izin kepada pemilik lagu atau publishing yang menaungi.

Rhoma Irama melihat perlu aturan yang jelas. Namun demikian, aturan tak boleh mengekang dan lantas mematikan kreativitas.

&quot;Saya rasa kita semua mendukung.(aturan) dengan catatan, jangan sampai masyarakat jadi ketakutan. Menampilkan karya seni itu harus berizin, ini sulit diimplementasikan. Misalnya kemaren saya bawa temen-teman ke stasiun tv, mereka menuntut harus berizin. TV menjawab, menemui penciptanya susah. Misalnya live concert yang formal, atau pesta-pesta kawin, kalau itu harus berizin, itu akan sepi dari bermusik. Barang kali ini harus ditinjau ulang,&quot; jelas Rhoma Irama dalam diskusi konferensi pers virtual Bela Hak Cipta bersama HP Music.

Baca Juga:
Ikut Ngantri KDI 2020, Putri Pengiring Band Rhoma Irama Bikin Juri Terpukau
 
Puji Rhoma Irama, Angel Lelga: Beliau Banyak Mengajarkan Saya

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/08/26/67037/337027_medium.jpg&quot; alt=&quot;Kolaborasi Ahmad Dhani dan Rhoma Irama di HUT Ke-31 RCTI &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara itu musisi kawakan lainnya, Candra Darusman menjelaskan pembuat undang-undang harus paham industri musik. Bagaimana membuat aturan tanpa harus mengebiri kreativitas.

&quot;Musuh kita bersama adalah kekurangan pemahaman atas apa yang terjadi di dunia musik seni,&quot; sambung Candra.


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8wMi82LzEyMTU3OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Menurutnya aturan harus jelas. Musisi tak dirugikan kemudian  instrumen hukum tak menghambat kreativitas. Soal maraknya cover lagu di  Youtube, menurut Candra Darusman

Baca Juga:
Angel Lelga Ungkap Ingat Selalu Pesan Menyentuh Rhoma Irama
 Pesan Rhoma Irama ke Angel Lelga: Jangan Mau Berzina!




&quot;Bukan untuk mengecilkan pencipta lagu, saya bicara jangan sampai  over use, istilahnya menggunakan senjata itu terlalu kuat, sehingga  mematikan kreativitas. Salah tetap salah, tapi jangan sampe anggota  masyarakat yang berkreasi jadi takut. Ini mematikan dunia kreativitas,&quot;  sambung Candra.

&quot;Yang buat cover, komunikasikan ke publisher. apa yang boleh apa yang  tidak. Karena pelanggaran moral itu luas sekali. Jangan sampai Anda  membuat sedih pencipta lagu yang lagunya dipotong-potong. Jangan takut,  tapi lihat rambu-rambu,&quot; tutup Candra.</content:encoded></item></channel></rss>
