<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Videonya Bikin Heboh, Anji: Saya Rasa yang Harus Minta Maaf Hadi Pranoto</title><description>Musisi Anji tampaknya menolak untuk minta maaf usai membuat kehebohan di channel YouTube-nya.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/08/03/33/2256105/videonya-bikin-heboh-anji-saya-rasa-yang-harus-minta-maaf-hadi-pranoto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/08/03/33/2256105/videonya-bikin-heboh-anji-saya-rasa-yang-harus-minta-maaf-hadi-pranoto"/><item><title>Videonya Bikin Heboh, Anji: Saya Rasa yang Harus Minta Maaf Hadi Pranoto</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/08/03/33/2256105/videonya-bikin-heboh-anji-saya-rasa-yang-harus-minta-maaf-hadi-pranoto</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/08/03/33/2256105/videonya-bikin-heboh-anji-saya-rasa-yang-harus-minta-maaf-hadi-pranoto</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2020 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/03/33/2256105/videonya-bikin-heboh-anji-saya-rasa-yang-harus-minta-maaf-hadi-pranoto-hvUtG8Y0xG.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Anji (Foto: Yoga/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/03/33/2256105/videonya-bikin-heboh-anji-saya-rasa-yang-harus-minta-maaf-hadi-pranoto-hvUtG8Y0xG.jpeg</image><title>Anji (Foto: Yoga/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Musisi Anji tampaknya menolak untuk minta maaf usai membuat kehebohan di channel YouTube-nya. Hal tersebut diketahui dari postingan terbaru di Instagram pribadinya.

Suami Wina Natalia tersebut menanggapi ajakan Dokter Tirta untuk berdiskusi. Ia juga membagikan gambar tangkapan layar Instagram Dokter Tirta pada 2 Agustus 2020.

&quot;Menanggapi isu yang beredar, saya akan berdiskusi dengan pihak-pihak yang ada di postingan @dr.tirta , tanggal 4 nanti. Hasil diskusinya akan saya share. Pertanyaan yang ada nanti saya sampaikan,&quot; tulis Anji pada caption.

Postingan tersebut pun menuai banyak komentar warganet. Seorang warganet dengan akun @hafizhfadhlan pun mempertanyakan gelar profesor yang sebelumnya ditulis dalam konten YouTubenya namun tak lagi disebut oleh Anji.

Baca Juga: Anji Sentil Netizen Soal Kontroversi Video Obat Anti Covid-19
&amp;nbsp;
&quot;Kok berubah di postingan sebelumnya, ditulis pakai Prof, yang ini nggak. Gelar seseorang itu harus ditulis lo untuk menghargai achievement akademisnya,&quot; tulis akun @hafizhfadhlan.

Anji pun tampak tersindir dan merasa serba salah.

&quot;Gimana sih. Dibilang Prof salah. Tidak ditulis salah. Tunggu sajalah hasil diskusinya apa,&quot; balas Anji.

Komentar tersebut pun menjadi ramai, warganet lainnya ikut berkomentar. Tak banyak juga yang mengomentari salah satu komentar Anji yang dihapus.

&quot;Halo Manji, commentnya dihapus ya. Sik tak ulangi. Jadi tidak ada permintaan maaf udah buat ket****an, Manji? Video Youtubenya masih ada, kapan dihapus? Tanggung adsense-nya Hihi,&quot;  imbuh akun @sahalasimanjuntak.

Anji sempat menanggapi komentar yang kini telah dihapus.

&quot;Saya rasa yang harus minta maaf adalah Pak Hadi Pranoto, jika dia tidak bisa mempertanggungjawabkan kalimatnya. Saya kan juga bertanya di menit 4:39 dan 8:27. Saya tidak merasa berbuat tolol karena saya interviewer,&quot; tulisnya.







Beberapa warganet lain pun memperingatkan Anji bahwa penyebar hoaks bisa terancam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan dipenjara 6 tahun.

&quot;Sekedar mengingatkan agar lebih hati-hati penyebar hoaks atau berita bohong terancam hukuman kurungan hingga enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 Miliar karena melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),&quot; tulis akun @netizen6221.

Seperti diketahui,  Anji kembali jadi sorotan usai mengunggah video diskusi dengan Hadi Pranoto, yang disebut sebagai pakar mikrobiologi penemu obat anti Covid-19. Namun, video itu menuai kritikan pedas netizen yang menilai narasumbernya tidak kredibel.

Video berjudul 'Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan!! (Part 1)' di saluran YouTube Anji bahkan sudah dihapus YouTube. video tersebut diklaim memberikan informasi yang menyesatkan.
</description><content:encoded>JAKARTA - Musisi Anji tampaknya menolak untuk minta maaf usai membuat kehebohan di channel YouTube-nya. Hal tersebut diketahui dari postingan terbaru di Instagram pribadinya.

Suami Wina Natalia tersebut menanggapi ajakan Dokter Tirta untuk berdiskusi. Ia juga membagikan gambar tangkapan layar Instagram Dokter Tirta pada 2 Agustus 2020.

&quot;Menanggapi isu yang beredar, saya akan berdiskusi dengan pihak-pihak yang ada di postingan @dr.tirta , tanggal 4 nanti. Hasil diskusinya akan saya share. Pertanyaan yang ada nanti saya sampaikan,&quot; tulis Anji pada caption.

Postingan tersebut pun menuai banyak komentar warganet. Seorang warganet dengan akun @hafizhfadhlan pun mempertanyakan gelar profesor yang sebelumnya ditulis dalam konten YouTubenya namun tak lagi disebut oleh Anji.

Baca Juga: Anji Sentil Netizen Soal Kontroversi Video Obat Anti Covid-19
&amp;nbsp;
&quot;Kok berubah di postingan sebelumnya, ditulis pakai Prof, yang ini nggak. Gelar seseorang itu harus ditulis lo untuk menghargai achievement akademisnya,&quot; tulis akun @hafizhfadhlan.

Anji pun tampak tersindir dan merasa serba salah.

&quot;Gimana sih. Dibilang Prof salah. Tidak ditulis salah. Tunggu sajalah hasil diskusinya apa,&quot; balas Anji.

Komentar tersebut pun menjadi ramai, warganet lainnya ikut berkomentar. Tak banyak juga yang mengomentari salah satu komentar Anji yang dihapus.

&quot;Halo Manji, commentnya dihapus ya. Sik tak ulangi. Jadi tidak ada permintaan maaf udah buat ket****an, Manji? Video Youtubenya masih ada, kapan dihapus? Tanggung adsense-nya Hihi,&quot;  imbuh akun @sahalasimanjuntak.

Anji sempat menanggapi komentar yang kini telah dihapus.

&quot;Saya rasa yang harus minta maaf adalah Pak Hadi Pranoto, jika dia tidak bisa mempertanggungjawabkan kalimatnya. Saya kan juga bertanya di menit 4:39 dan 8:27. Saya tidak merasa berbuat tolol karena saya interviewer,&quot; tulisnya.







Beberapa warganet lain pun memperingatkan Anji bahwa penyebar hoaks bisa terancam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan dipenjara 6 tahun.

&quot;Sekedar mengingatkan agar lebih hati-hati penyebar hoaks atau berita bohong terancam hukuman kurungan hingga enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 Miliar karena melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),&quot; tulis akun @netizen6221.

Seperti diketahui,  Anji kembali jadi sorotan usai mengunggah video diskusi dengan Hadi Pranoto, yang disebut sebagai pakar mikrobiologi penemu obat anti Covid-19. Namun, video itu menuai kritikan pedas netizen yang menilai narasumbernya tidak kredibel.

Video berjudul 'Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan!! (Part 1)' di saluran YouTube Anji bahkan sudah dihapus YouTube. video tersebut diklaim memberikan informasi yang menyesatkan.
</content:encoded></item></channel></rss>
