<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Ikhlas Pembukaan Bioskop di Jakarta Diundur</title><description>Pembukaan bioskop serentak pada 29 Juli 2020 batal imbas kenaikan jumlah kasus virus corona.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/07/16/206/2247655/pengusaha-ikhlas-pembukaan-bioskop-di-jakarta-diundur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/07/16/206/2247655/pengusaha-ikhlas-pembukaan-bioskop-di-jakarta-diundur"/><item><title>Pengusaha Ikhlas Pembukaan Bioskop di Jakarta Diundur</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/07/16/206/2247655/pengusaha-ikhlas-pembukaan-bioskop-di-jakarta-diundur</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/07/16/206/2247655/pengusaha-ikhlas-pembukaan-bioskop-di-jakarta-diundur</guid><pubDate>Kamis 16 Juli 2020 23:05 WIB</pubDate><dc:creator>Lintang Tribuana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/16/206/2247655/pengusaha-ikhlas-pembukaan-bioskop-di-jakarta-diundur-swLME80EjF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Bioskop (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/16/206/2247655/pengusaha-ikhlas-pembukaan-bioskop-di-jakarta-diundur-swLME80EjF.jpg</image><title>Ilustrasi Bioskop (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pembukaan bioskop serentak pada 29 Juli 2020 batal sehubungan dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia. Hal ini disampaikan oleh Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonni Syafruddin.

&quot;Kan ada surat dari Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. Dibilang bioskop ditunda dulu,&quot; kata Djonni saat dihubungi oleh Okezone pada Kamis (16/7/2020).

Djonni membantah bahwa penundaan ini disebabkan persiapan bioskop yang belum memadai terkait protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga:
Imbas Virus Corona Terhadap Bioskop Indonesia
Masa Transisi New Normal, Bioskop Belum Diizinkan Buka?

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/20/58474/299088_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ini Alasan Utama Bioskop XXI TIM Ditutup&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Kita sudah (mempersiapkan protokol kesehatan) dari beberapa minggu yang lalu. Sebulan ini kita pembersihan dan lain-lain. Bukan itu alasannya,&quot; ujar Djonni.

Menurut Djonni, penundaan ini terjadi karena melihat perkembangan terkini terkait pandemi corona di Tanah Air. Dimana, grafik pasien Covid-19 melonjak di DKI Jakarta.

&quot;Ternyata (kasus covid-19) di DKI melonjak. Ya, kita dukunganlah (penundaan pembukaan bioskop) keselamatan kan lebih utama dari segalanya,&quot; ungkap Djonni.

Kini, pihak pengelola bioskop masih menunggu rencana pembahasan lanjutan dengan pemerintah terkait. Menurut Djonni, jangka waktu penundaan pembukaan bioskop ini masih belum ditentukan.

Sebelumnya, GPBSI memutuskan untuk membuka bioskop pada Rabu, 29 Juli 2020 mendatang secara serentak di seluruh Indonesia. GPBSI menaungi bioskop yang terdiri dari Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum, dan New Star Cineplex.

GPBSI bahkan sudah menyiapkan tiga butir protokol new normal di dalam bioskop. Mulai dari materi komunikasi, edukasi penerapan protokol kepada karyawan, hingga komunikasi dengan rumah produksi film.



</description><content:encoded>JAKARTA - Pembukaan bioskop serentak pada 29 Juli 2020 batal sehubungan dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia. Hal ini disampaikan oleh Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonni Syafruddin.

&quot;Kan ada surat dari Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. Dibilang bioskop ditunda dulu,&quot; kata Djonni saat dihubungi oleh Okezone pada Kamis (16/7/2020).

Djonni membantah bahwa penundaan ini disebabkan persiapan bioskop yang belum memadai terkait protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga:
Imbas Virus Corona Terhadap Bioskop Indonesia
Masa Transisi New Normal, Bioskop Belum Diizinkan Buka?

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/20/58474/299088_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ini Alasan Utama Bioskop XXI TIM Ditutup&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Kita sudah (mempersiapkan protokol kesehatan) dari beberapa minggu yang lalu. Sebulan ini kita pembersihan dan lain-lain. Bukan itu alasannya,&quot; ujar Djonni.

Menurut Djonni, penundaan ini terjadi karena melihat perkembangan terkini terkait pandemi corona di Tanah Air. Dimana, grafik pasien Covid-19 melonjak di DKI Jakarta.

&quot;Ternyata (kasus covid-19) di DKI melonjak. Ya, kita dukunganlah (penundaan pembukaan bioskop) keselamatan kan lebih utama dari segalanya,&quot; ungkap Djonni.

Kini, pihak pengelola bioskop masih menunggu rencana pembahasan lanjutan dengan pemerintah terkait. Menurut Djonni, jangka waktu penundaan pembukaan bioskop ini masih belum ditentukan.

Sebelumnya, GPBSI memutuskan untuk membuka bioskop pada Rabu, 29 Juli 2020 mendatang secara serentak di seluruh Indonesia. GPBSI menaungi bioskop yang terdiri dari Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum, dan New Star Cineplex.

GPBSI bahkan sudah menyiapkan tiga butir protokol new normal di dalam bioskop. Mulai dari materi komunikasi, edukasi penerapan protokol kepada karyawan, hingga komunikasi dengan rumah produksi film.



</content:encoded></item></channel></rss>
