<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Benny Likumahuwa, Musisi Senior dengan Segudang Prestasi</title><description></description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/06/09/33/2226712/benny-likumahuwa-musisi-senior-dengan-segudang-prestasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/06/09/33/2226712/benny-likumahuwa-musisi-senior-dengan-segudang-prestasi"/><item><title>Benny Likumahuwa, Musisi Senior dengan Segudang Prestasi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/06/09/33/2226712/benny-likumahuwa-musisi-senior-dengan-segudang-prestasi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/06/09/33/2226712/benny-likumahuwa-musisi-senior-dengan-segudang-prestasi</guid><pubDate>Selasa 09 Juni 2020 10:26 WIB</pubDate><dc:creator>Wilda Fitria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/09/33/2226712/benny-likumahuwa-musisi-senior-dengan-segudang-prestasi-U98zg3yuGK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Benny Likumahuwa meninggal dunia.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/09/33/2226712/benny-likumahuwa-musisi-senior-dengan-segudang-prestasi-U98zg3yuGK.jpg</image><title>Benny Likumahuwa meninggal dunia.</title></images><description>JAKARTA - Benny Likumahuwa meninggal dunia pagi ini, pukul 08.30 WIB, Selasa 9 Juni 2020. Ayah Berry Likumahuwa itu mengembuskan napas terakhirnya di usia 73 tahun. Banyak prestasi yang telah ditorehkan Benny di dunia musik Tanah Air.
Benny mengenal musik dari sang bunda. Pria kelahiran Kediri, Jawa Timur ini memilih mendalami musik jazz.
Mengutip berbagai sumber, rupanya bakat bermusik yang mengalir di darahnya membuat Benny kecil yang belajar musik sejak usia 8 tahun tidak terlalu kesulitan untuk mempelajari notasi musik secara otodidak.
Berbagai alat musik pun bisa ia taklukkan, mulai dari conga dan bongo, kemudian bass yang menjadi spesialisnya waktu itu, dan beberapa alat musik tiup.

Ia diketahui banyak berpartisipasi dalam festival Jazz. Seperti The Singapore Jazz Festival pada 1986, The Jakarta Jazz Festival pada 1988, The North Sea Jazz Festival pada 1990 di Belanda,  The Asean Jazz Festival di Kuala Lumpur pada 1992, dan Malaysia Jazz Festival pada 1994.
Baca juga: Musisi Legendaris Benny Likumahuwa Meninggal Dunia
Pria dengan zodiak Gemini ini berhasil meraih beberapa penghargaan berkat keahliannya dalam bermusik. Di antaranya seperti The Most Dedicated Indonesian Jazz Artist oleh Java Jazz Festival pada 2009, dan Penghargaan dari Ambon Jazz Plus pada 2009.
Selain menjajahi panggung, Benny juga memiliki karir lain, seperti menjadi Kepala Institut Musik Indonesia (IMI), Kepala sekolah musik Gladiresik Music Lab, hingga Guru musik di sekolah musik Farabi.
Rupanya, darah musisinya kini diwarisi oleh anak laki-lakinya yang bernama Barry Likumahuwa. Putranya itu kini menjadi salah satu musisi jazz yang berspesialisasi pada alat musik bass.</description><content:encoded>JAKARTA - Benny Likumahuwa meninggal dunia pagi ini, pukul 08.30 WIB, Selasa 9 Juni 2020. Ayah Berry Likumahuwa itu mengembuskan napas terakhirnya di usia 73 tahun. Banyak prestasi yang telah ditorehkan Benny di dunia musik Tanah Air.
Benny mengenal musik dari sang bunda. Pria kelahiran Kediri, Jawa Timur ini memilih mendalami musik jazz.
Mengutip berbagai sumber, rupanya bakat bermusik yang mengalir di darahnya membuat Benny kecil yang belajar musik sejak usia 8 tahun tidak terlalu kesulitan untuk mempelajari notasi musik secara otodidak.
Berbagai alat musik pun bisa ia taklukkan, mulai dari conga dan bongo, kemudian bass yang menjadi spesialisnya waktu itu, dan beberapa alat musik tiup.

Ia diketahui banyak berpartisipasi dalam festival Jazz. Seperti The Singapore Jazz Festival pada 1986, The Jakarta Jazz Festival pada 1988, The North Sea Jazz Festival pada 1990 di Belanda,  The Asean Jazz Festival di Kuala Lumpur pada 1992, dan Malaysia Jazz Festival pada 1994.
Baca juga: Musisi Legendaris Benny Likumahuwa Meninggal Dunia
Pria dengan zodiak Gemini ini berhasil meraih beberapa penghargaan berkat keahliannya dalam bermusik. Di antaranya seperti The Most Dedicated Indonesian Jazz Artist oleh Java Jazz Festival pada 2009, dan Penghargaan dari Ambon Jazz Plus pada 2009.
Selain menjajahi panggung, Benny juga memiliki karir lain, seperti menjadi Kepala Institut Musik Indonesia (IMI), Kepala sekolah musik Gladiresik Music Lab, hingga Guru musik di sekolah musik Farabi.
Rupanya, darah musisinya kini diwarisi oleh anak laki-lakinya yang bernama Barry Likumahuwa. Putranya itu kini menjadi salah satu musisi jazz yang berspesialisasi pada alat musik bass.</content:encoded></item></channel></rss>
