<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Reza Arap Tanggapi Permintaan Maaf Netizen Malaysia soal Lathi Challenge</title><description>Reza Arap&amp;nbsp;menilai, tak seharusnya seorang tokoh agama menjatuhkan orang lain demi kepentingan diri sendiri.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/06/06/33/2225667/reza-arap-tanggapi-permintaan-maaf-netizen-malaysia-soal-lathi-challenge</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/06/06/33/2225667/reza-arap-tanggapi-permintaan-maaf-netizen-malaysia-soal-lathi-challenge"/><item><title>Reza Arap Tanggapi Permintaan Maaf Netizen Malaysia soal Lathi Challenge</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/06/06/33/2225667/reza-arap-tanggapi-permintaan-maaf-netizen-malaysia-soal-lathi-challenge</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/06/06/33/2225667/reza-arap-tanggapi-permintaan-maaf-netizen-malaysia-soal-lathi-challenge</guid><pubDate>Sabtu 06 Juni 2020 22:51 WIB</pubDate><dc:creator>Adiyoga Priambodo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/06/33/2225667/reza-arap-tanggapi-permintaan-maaf-netizen-malaysia-soal-lathi-challenge-XNWy7wEMYS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Reza Arap. (Foto: Instagram/@ybrap)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/06/33/2225667/reza-arap-tanggapi-permintaan-maaf-netizen-malaysia-soal-lathi-challenge-XNWy7wEMYS.jpg</image><title>Reza Arap. (Foto: Instagram/@ybrap)</title></images><description>JAKARTA - Musisi Reza 'Arap' Oktovian akhirnya menanggapi permintaan maaf seorang warganet sekaligus tokoh agama asal Malaysia yang sempat menuding Lathi Challenge kental dengan unsur magis.&amp;nbsp;
Personel Weird Genius itu terlihat mengapresiasi permintaan maaf pemilik akun @wandazrin tersebut di Twitter. &amp;ldquo;Akhirnya, kau bicara. LMAO. Sekarang lakukan video make-up. Aku tunggu,&amp;rdquo; ujarnya pada Sabtu (6/6/2020).&amp;nbsp;

Dalam lanjutan unggahannya, Reza Arap menilai, tak seharusnya seorang tokoh agama menjatuhkan orang lain untuk menaikkan harga diri. &amp;ldquo;Mau belajar jahat, jangan kayak gitu dong. Enak banget kali ya rasanya,&amp;rdquo; katanya menambahkan.&amp;nbsp;
Pemilik akun @wandazrin itu diketahui merilis permintaan maafnya lewat Twitter, pada 6 Juni 2020. Secara spesifik, dia meminta maaf kepada masyarakat Jawa yang mungkin tersinggung dengan celotehannya.
&amp;lt;iframe src=&quot;https://www.metube.id/embed/17490248?type=video&amp;amp;autoplay=true&amp;amp;mute=true&quot; width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Baca juga:&amp;nbsp;Reza Arap Tuntut Netizen Malaysia Minta Maaf Jika Tak Bisa Buktikan Lathi Challenge Sesat&amp;nbsp;
Wan Dazrin menyadari bahwa penggunaan kata &amp;lsquo;Jawa&amp;rsquo; dalam unggahannya telah memantik kemarahan masyarakat Indonesia. Padahal, dia mengklaim melakukan itu untuk menasihati umat Islam.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak pernah bermaksud menuduh budaya Jawa keseluruhan. Saya minta maaf ya,&amp;rdquo; ujar Wan Dazrin dalam kicauannya di Twitter, pada Sabtu (6/6/2020).&amp;nbsp;Dia juga menegaskan, tak pernah membuat pernyataan bahwa Lathi Challenge haram. &amp;ldquo;Jika nasihat saya mengena, maka lakukanlah. Jika ingin terus membuat Lathi Challenge, silakan. Saya tidak bisa menghalangi siapapun. Itu 100 persen hak dan pilihan kalian,&amp;rdquo; katanya menambahkan.&amp;nbsp;
Wan Dazrin mengungkapkan permohonan maaf terbuka yang diunggahnya itu merupakan pertanda dia menerima kritik dan masukan dari banyak pihak. &amp;ldquo;Terima kasih untuk orang-orang Jawa yang sudah begitu perhatian dan penyayang.&amp;rdquo;*
Baca juga:&amp;nbsp;Alasan Mayu Watanabe Pensiun dari Dunia Hiburan&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Musisi Reza 'Arap' Oktovian akhirnya menanggapi permintaan maaf seorang warganet sekaligus tokoh agama asal Malaysia yang sempat menuding Lathi Challenge kental dengan unsur magis.&amp;nbsp;
Personel Weird Genius itu terlihat mengapresiasi permintaan maaf pemilik akun @wandazrin tersebut di Twitter. &amp;ldquo;Akhirnya, kau bicara. LMAO. Sekarang lakukan video make-up. Aku tunggu,&amp;rdquo; ujarnya pada Sabtu (6/6/2020).&amp;nbsp;

Dalam lanjutan unggahannya, Reza Arap menilai, tak seharusnya seorang tokoh agama menjatuhkan orang lain untuk menaikkan harga diri. &amp;ldquo;Mau belajar jahat, jangan kayak gitu dong. Enak banget kali ya rasanya,&amp;rdquo; katanya menambahkan.&amp;nbsp;
Pemilik akun @wandazrin itu diketahui merilis permintaan maafnya lewat Twitter, pada 6 Juni 2020. Secara spesifik, dia meminta maaf kepada masyarakat Jawa yang mungkin tersinggung dengan celotehannya.
&amp;lt;iframe src=&quot;https://www.metube.id/embed/17490248?type=video&amp;amp;autoplay=true&amp;amp;mute=true&quot; width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Baca juga:&amp;nbsp;Reza Arap Tuntut Netizen Malaysia Minta Maaf Jika Tak Bisa Buktikan Lathi Challenge Sesat&amp;nbsp;
Wan Dazrin menyadari bahwa penggunaan kata &amp;lsquo;Jawa&amp;rsquo; dalam unggahannya telah memantik kemarahan masyarakat Indonesia. Padahal, dia mengklaim melakukan itu untuk menasihati umat Islam.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak pernah bermaksud menuduh budaya Jawa keseluruhan. Saya minta maaf ya,&amp;rdquo; ujar Wan Dazrin dalam kicauannya di Twitter, pada Sabtu (6/6/2020).&amp;nbsp;Dia juga menegaskan, tak pernah membuat pernyataan bahwa Lathi Challenge haram. &amp;ldquo;Jika nasihat saya mengena, maka lakukanlah. Jika ingin terus membuat Lathi Challenge, silakan. Saya tidak bisa menghalangi siapapun. Itu 100 persen hak dan pilihan kalian,&amp;rdquo; katanya menambahkan.&amp;nbsp;
Wan Dazrin mengungkapkan permohonan maaf terbuka yang diunggahnya itu merupakan pertanda dia menerima kritik dan masukan dari banyak pihak. &amp;ldquo;Terima kasih untuk orang-orang Jawa yang sudah begitu perhatian dan penyayang.&amp;rdquo;*
Baca juga:&amp;nbsp;Alasan Mayu Watanabe Pensiun dari Dunia Hiburan&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
