<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Didi Kempot: Lagu Cidro itu Adalah Cerita Hidup Saya</title><description>Ternyata ada satu lagu yang paling membekas dan menjadi titik balik dalam kehidupan Didi Kempot.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/05/05/33/2209295/didi-kempot-lagu-cidro-itu-adalah-cerita-hidup-saya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/05/05/33/2209295/didi-kempot-lagu-cidro-itu-adalah-cerita-hidup-saya"/><item><title>Didi Kempot: Lagu Cidro itu Adalah Cerita Hidup Saya</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/05/05/33/2209295/didi-kempot-lagu-cidro-itu-adalah-cerita-hidup-saya</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/05/05/33/2209295/didi-kempot-lagu-cidro-itu-adalah-cerita-hidup-saya</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2020 09:48 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Andhika Fikri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/05/33/2209295/didi-kempot-lagu-cidro-itu-adalah-cerita-hidup-saya-amp3DkDl76.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Didi Kempot (Foto: Arif/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/05/33/2209295/didi-kempot-lagu-cidro-itu-adalah-cerita-hidup-saya-amp3DkDl76.jpg</image><title>Didi Kempot (Foto: Arif/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dari sekian banyak lagu yang telah diciptakan Didi Kempot, ternyata ada satu lagu yang paling membekas dan menjadi titik balik dalam kehidupan maestro campursari asal Surakarta itu. Lagu tersebut adalah Cidro.

&quot;Cidro itu adalah kenangan saya, dan cerita hidup saya. Lagu itu yang membuat saya bisa dikenal masyarakat luas seperti saat ini,&quot; kata Didi Kempot di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:
Kronologi Meninggalnya Didi Kempot
Didi Kempot, Berawal dari Pengamen hingga The Godfather of Broken Heart

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/02/27/61548/316364_medium.jpg&quot; alt=&quot;Didi Kempot Meramaikan Billboard Indonesia Music Awards 2020 &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kepada Okezone, Didi bercerita bahwa Cidro terlahir dari sebuah pengalaman berharga yang dia dapatkan saat pertama kali hijrah ke Jakarta, tahun 90-an. Kala itu, Didi memang ingin mengadu nasib di Ibu Kota bersama beberapa teman pengamennya.

Mereka kemudian menamakan diri sebagai 'Kelompok Pengamen Trotoar' alias 'Kempot' yang kini menghiasi nama panggung Didi.

Didi dan teman-temannya tinggal di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Selama di ibu kota, mereka rutin mengamen di daerah tersebut sembari sesekali mencoba peruntungan mengirimkan demo lagu ke label rekaman.

Sampai pada suatu hari, Didi berkenalan dengan seorang wanita dan akhirnya mereka saling jatuh hati. Ia mengaku terpesona melihat kebaikan wanita tersebut karena tidak malu menjalin hubungan dengan seorang pengamen.

&quot;Kami sering ketemuan di bundaran slipi di trotoar ada warung tegal. Dia senang sama saya. Padahal waktu itu rambut saya masih gondrong gimbal,&quot; ungkap Didi.


Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka semakin intens dan menuju  ke arah yang lebih serius. Pria bernama asli Didi Prasetyo itu pun  akhirnya memantapkan diri untuk bertemu dengan orangtua wanita tersebut.

Baca Juga:
Didi Kempot Meninggal Dunia
Sebelum Meninggal, Didi Kempot Alami Sesak Napas

&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/02/27/61551/316380_medium.jpg&quot; alt=&quot;Didi Kempot Raih Lifetime Achievement Award di BIMA 2020, Penghargaan Ini untuk Seniman Tradisional&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Saya berusaha untuk ketemu keluarganya. Tapi keluarga dia menolak.  Menolaknya dengan sopan mereka bilang, 'apakah kamu sudah siap berumah  tangga dengan anak saya? kamu kerjanya apa?',&quot; kata Didi.

&quot;Saya bilang saya ngamen, tapi mereka tetap menolak dan mengatakan  nanti saja kalau saya sudah mapan dan bisa ngasih 'makan' anak mereka,&quot;  timpalnya.

Meski pada saat itu hati Didi hancur berkeping-keping, pengalaman   tersebut menjadi motiviasinya untuk membuktikan bahwa ia mampu menjadi   orang yang sukses.

Baca Juga:
Kisah Sendu di Balik Nama Didi Kempot
Geram, Anji Minta Masyarakat Laporkan Akun YouTube Ferdian Paleka

&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/02/27/61548/316363_medium.jpg&quot; alt=&quot;Didi Kempot Meramaikan Billboard Indonesia Music Awards 2020 &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Dari pengalaman ini pula, lagu Cidro akhirnya terlahir. Bahkan, lagu   tersebut sekarang menjadi sebuah anthem atau lagu kebangsaan para sobat   ambyar yang  juga mengalami kisah percintaan tragis seperti Didi  Kempot.

&quot;Saya tidak dendam malah itu yang membuat saya semangat untuk   menunjukkan kemampuan dan kesuksesan saya di depan keluarga besarnya.   Saya sampai sekarang masih menulis lagu patah hati, karena dari situ   saya berawal,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dari sekian banyak lagu yang telah diciptakan Didi Kempot, ternyata ada satu lagu yang paling membekas dan menjadi titik balik dalam kehidupan maestro campursari asal Surakarta itu. Lagu tersebut adalah Cidro.

&quot;Cidro itu adalah kenangan saya, dan cerita hidup saya. Lagu itu yang membuat saya bisa dikenal masyarakat luas seperti saat ini,&quot; kata Didi Kempot di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:
Kronologi Meninggalnya Didi Kempot
Didi Kempot, Berawal dari Pengamen hingga The Godfather of Broken Heart

&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/02/27/61548/316364_medium.jpg&quot; alt=&quot;Didi Kempot Meramaikan Billboard Indonesia Music Awards 2020 &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kepada Okezone, Didi bercerita bahwa Cidro terlahir dari sebuah pengalaman berharga yang dia dapatkan saat pertama kali hijrah ke Jakarta, tahun 90-an. Kala itu, Didi memang ingin mengadu nasib di Ibu Kota bersama beberapa teman pengamennya.

Mereka kemudian menamakan diri sebagai 'Kelompok Pengamen Trotoar' alias 'Kempot' yang kini menghiasi nama panggung Didi.

Didi dan teman-temannya tinggal di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Selama di ibu kota, mereka rutin mengamen di daerah tersebut sembari sesekali mencoba peruntungan mengirimkan demo lagu ke label rekaman.

Sampai pada suatu hari, Didi berkenalan dengan seorang wanita dan akhirnya mereka saling jatuh hati. Ia mengaku terpesona melihat kebaikan wanita tersebut karena tidak malu menjalin hubungan dengan seorang pengamen.

&quot;Kami sering ketemuan di bundaran slipi di trotoar ada warung tegal. Dia senang sama saya. Padahal waktu itu rambut saya masih gondrong gimbal,&quot; ungkap Didi.


Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka semakin intens dan menuju  ke arah yang lebih serius. Pria bernama asli Didi Prasetyo itu pun  akhirnya memantapkan diri untuk bertemu dengan orangtua wanita tersebut.

Baca Juga:
Didi Kempot Meninggal Dunia
Sebelum Meninggal, Didi Kempot Alami Sesak Napas

&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/02/27/61551/316380_medium.jpg&quot; alt=&quot;Didi Kempot Raih Lifetime Achievement Award di BIMA 2020, Penghargaan Ini untuk Seniman Tradisional&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

&quot;Saya berusaha untuk ketemu keluarganya. Tapi keluarga dia menolak.  Menolaknya dengan sopan mereka bilang, 'apakah kamu sudah siap berumah  tangga dengan anak saya? kamu kerjanya apa?',&quot; kata Didi.

&quot;Saya bilang saya ngamen, tapi mereka tetap menolak dan mengatakan  nanti saja kalau saya sudah mapan dan bisa ngasih 'makan' anak mereka,&quot;  timpalnya.

Meski pada saat itu hati Didi hancur berkeping-keping, pengalaman   tersebut menjadi motiviasinya untuk membuktikan bahwa ia mampu menjadi   orang yang sukses.

Baca Juga:
Kisah Sendu di Balik Nama Didi Kempot
Geram, Anji Minta Masyarakat Laporkan Akun YouTube Ferdian Paleka

&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/02/27/61548/316363_medium.jpg&quot; alt=&quot;Didi Kempot Meramaikan Billboard Indonesia Music Awards 2020 &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Dari pengalaman ini pula, lagu Cidro akhirnya terlahir. Bahkan, lagu   tersebut sekarang menjadi sebuah anthem atau lagu kebangsaan para sobat   ambyar yang  juga mengalami kisah percintaan tragis seperti Didi  Kempot.

&quot;Saya tidak dendam malah itu yang membuat saya semangat untuk   menunjukkan kemampuan dan kesuksesan saya di depan keluarga besarnya.   Saya sampai sekarang masih menulis lagu patah hati, karena dari situ   saya berawal,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
