<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisnis Butik Tetap Jalan, Ivan Gunawan Terapkan Sistem Shift untuk Karyawan </title><description>Menurut Ivan, cara ini cukup efektif dalam menekan cost produksi, namun tetap bisa mempertahankan karyawan.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/04/17/33/2200801/bisnis-butik-tetap-jalan-ivan-gunawan-terapkan-sistem-shift-untuk-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/04/17/33/2200801/bisnis-butik-tetap-jalan-ivan-gunawan-terapkan-sistem-shift-untuk-karyawan"/><item><title>Bisnis Butik Tetap Jalan, Ivan Gunawan Terapkan Sistem Shift untuk Karyawan </title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/04/17/33/2200801/bisnis-butik-tetap-jalan-ivan-gunawan-terapkan-sistem-shift-untuk-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/04/17/33/2200801/bisnis-butik-tetap-jalan-ivan-gunawan-terapkan-sistem-shift-untuk-karyawan</guid><pubDate>Jum'at 17 April 2020 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Lintang Tribuana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/17/33/2200801/bisnis-butik-tetap-jalan-ivan-gunawan-terapkan-sistem-shift-untuk-karyawan-sn0lFaU882.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ivan Gunawan (Foto: Instagram/@ivan_gunawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/17/33/2200801/bisnis-butik-tetap-jalan-ivan-gunawan-terapkan-sistem-shift-untuk-karyawan-sn0lFaU882.jpg</image><title>Ivan Gunawan (Foto: Instagram/@ivan_gunawan)</title></images><description>JAKARTA - Desainer Ivan Gunawan ditantang untuk bisa mempertahakan bisnis butiknya di tengah pandemi corona. Untuk mengatasinya, ia menerapkan sistem masuk bergantian atau shift pada karyawan.

&quot;Jadi saya memberlakukan pegawai saya untuk selang-seling masuknya. Saya bagi menjadi dua kelompok. Kelompok jahit dan pola serta kelompok payet dan finishing,&quot; ungkap Ivan saat dihubungi Okezone, Jumat (17/4/2020).
Hal ini dilakukan Ivan agar roda bisnisnya bisa tetap berjalan sekaligus mengantisipasi penyebaran COVID-19 dengan meminimalisir jumlah karyawan dalam butiknya.
Baca Juga:
-&amp;nbsp;Toko Tutup Selama Corona, Ivan Gunawan Tetap Pertahankan Pegawai
-&amp;nbsp;Keuangan Masih Aman, Gisella Anastasia Diam-diam Berdonasi Lawan COVID-19
&quot;Jadi saat kelompok finishing masuk, kelompok jahit saya liburin. Supaya situasi di dalam butik tidak terlalu banyak (orang),&quot; tuturnya.

Kemudian, karyawan yang diliburkan tak mendapat uang transport. Cara ini juga efektif bagi Ivan untuk memangkas pengeluaran di tengah penurunan omzet karena pandemi corona.
&quot;Misalnya ada pekerja yang tidak mendapatkan giliran masuk, mereka tidak mendapat uang transport. Itu lumayan untuk bisa menekan gaji supaya cost-nya tidak terlalu besar,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Desainer Ivan Gunawan ditantang untuk bisa mempertahakan bisnis butiknya di tengah pandemi corona. Untuk mengatasinya, ia menerapkan sistem masuk bergantian atau shift pada karyawan.

&quot;Jadi saya memberlakukan pegawai saya untuk selang-seling masuknya. Saya bagi menjadi dua kelompok. Kelompok jahit dan pola serta kelompok payet dan finishing,&quot; ungkap Ivan saat dihubungi Okezone, Jumat (17/4/2020).
Hal ini dilakukan Ivan agar roda bisnisnya bisa tetap berjalan sekaligus mengantisipasi penyebaran COVID-19 dengan meminimalisir jumlah karyawan dalam butiknya.
Baca Juga:
-&amp;nbsp;Toko Tutup Selama Corona, Ivan Gunawan Tetap Pertahankan Pegawai
-&amp;nbsp;Keuangan Masih Aman, Gisella Anastasia Diam-diam Berdonasi Lawan COVID-19
&quot;Jadi saat kelompok finishing masuk, kelompok jahit saya liburin. Supaya situasi di dalam butik tidak terlalu banyak (orang),&quot; tuturnya.

Kemudian, karyawan yang diliburkan tak mendapat uang transport. Cara ini juga efektif bagi Ivan untuk memangkas pengeluaran di tengah penurunan omzet karena pandemi corona.
&quot;Misalnya ada pekerja yang tidak mendapatkan giliran masuk, mereka tidak mendapat uang transport. Itu lumayan untuk bisa menekan gaji supaya cost-nya tidak terlalu besar,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
