<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lama di Balik Layar, Pencipta Lagu Tak Ada Logika Turun Gunung</title><description>Yudis Dwiko adalah pencipta lagu ternama. Lagu seperti Tak Ada Logika dari Agnez Mo, adalah sekian kecil karya Yudis yang hits hingga kini.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/03/30/205/2191493/lama-di-balik-layar-pencipta-lagu-tak-ada-logika-turun-gunung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/03/30/205/2191493/lama-di-balik-layar-pencipta-lagu-tak-ada-logika-turun-gunung"/><item><title>Lama di Balik Layar, Pencipta Lagu Tak Ada Logika Turun Gunung</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/03/30/205/2191493/lama-di-balik-layar-pencipta-lagu-tak-ada-logika-turun-gunung</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/03/30/205/2191493/lama-di-balik-layar-pencipta-lagu-tak-ada-logika-turun-gunung</guid><pubDate>Selasa 31 Maret 2020 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Adiyoga Priambodo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/30/205/2191493/lama-di-balik-layar-pencipta-lagu-tak-ada-logika-turun-gunung-dRg7Sh9CSX.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Yudis Dwiko (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/30/205/2191493/lama-di-balik-layar-pencipta-lagu-tak-ada-logika-turun-gunung-dRg7Sh9CSX.jpeg</image><title>Yudis Dwiko (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Nama Yudis Dwiko memang masih asing di telinga pencinta musik Tanah Air. Namun siapa sangka karya begitu erat sebab Yudis Dwiko adalah pencipta lagu ternama. Lagu seperti Tak Ada Logika dari Agnez Mo, adalah sekian kecil karya Yudis yang hits hingga kini.

Lama berada di balik layar, Yudis Dwiko akhirnya turun gunung dan hadir di depan kamera. Ia hadir dengan single bertajuk Hingga. Yudis mengaku punya alasan sederhana untuk tampil di depan layar.

Baca Juga:
Nikah dengan Mantan Suami, Ini Kata Eddies Adelia
Rahmawati Kekeyi Klaim Pernah 11 Kali Pacaran, Ibu: Bohong



&quot;Alasannya simpel sih, saya belum pernah punya album solo. Hampir semua pekerjaan di musik pernah dilakukan, mulai jadi composer, produser, bikin jingle/scoring iklan, bikin musik OST (&amp;ldquo;Oh Baby&amp;rdquo; feat Cinta Laura, 2008), ngeband, session player. Itu satu,&quot; cerita Yudis.

Iwa K juga menjadi salah satu penyanyi langganan yang menggunakan karya Yudis. Yakni, Ku Ingin Kembali (1993), Topeng (1994), Kram Otak (1996), Mesin Imajinasi (1998), Vini, Vidi Vunky (2001).

Lama di dapur rekaman, Yudis telah menghadirkan lagu dari berbagai  genre mulai dari pop hingga hiphop R&amp;amp;B. Berkat kemahirannya mengolah  lagu, Yudis pun berhasil mendapatkan Anugerah Musik Indonesia sebagai  Best R&amp;amp;B Production for Solo, Duo, or Group.

&quot;Aku pengin menyapa langsung pendengar musik Indonesia yang sudah  lama denger musik dan lagu saya, dan itu paling efektif dengan lirik dan  lagu. Maka menyanyilah.&quot;

Baca Juga:
Nikah saat Pandemi Corona, Eddies Adelia Gelar Akad Sederhana
Pamer Foto Masa Pacaran dengan Suami, Sandra Dewi Bikin Netizen Baper



&quot;Ketiga berhubungan dengan point nomor 2, saya juga punya niatan  berkarya semacam give it back, menuangkan curhatan pengalaman hidup yang  insya Allah niatnya mengajak pada kebaikan. Berbagi rasa sabar dan  bersyukur,&quot; imbuh Yudis.

Hingga sendiri merupakan single ketiga Yudis Dwiko tampil sebagai  penyanyi. Lagu ini bercerita tentang tentang sebuah titik pertemuan  antara kerinduan, kenelangsaan, pengorbanan dan sekaligus harapan yang  kerap muncul sebagai energi yang sangat besar ketika seseorang terobsesi  dengan komitmen yang sangat kokoh dalam menjaga sebuah hubungan.</description><content:encoded>JAKARTA - Nama Yudis Dwiko memang masih asing di telinga pencinta musik Tanah Air. Namun siapa sangka karya begitu erat sebab Yudis Dwiko adalah pencipta lagu ternama. Lagu seperti Tak Ada Logika dari Agnez Mo, adalah sekian kecil karya Yudis yang hits hingga kini.

Lama berada di balik layar, Yudis Dwiko akhirnya turun gunung dan hadir di depan kamera. Ia hadir dengan single bertajuk Hingga. Yudis mengaku punya alasan sederhana untuk tampil di depan layar.

Baca Juga:
Nikah dengan Mantan Suami, Ini Kata Eddies Adelia
Rahmawati Kekeyi Klaim Pernah 11 Kali Pacaran, Ibu: Bohong



&quot;Alasannya simpel sih, saya belum pernah punya album solo. Hampir semua pekerjaan di musik pernah dilakukan, mulai jadi composer, produser, bikin jingle/scoring iklan, bikin musik OST (&amp;ldquo;Oh Baby&amp;rdquo; feat Cinta Laura, 2008), ngeband, session player. Itu satu,&quot; cerita Yudis.

Iwa K juga menjadi salah satu penyanyi langganan yang menggunakan karya Yudis. Yakni, Ku Ingin Kembali (1993), Topeng (1994), Kram Otak (1996), Mesin Imajinasi (1998), Vini, Vidi Vunky (2001).

Lama di dapur rekaman, Yudis telah menghadirkan lagu dari berbagai  genre mulai dari pop hingga hiphop R&amp;amp;B. Berkat kemahirannya mengolah  lagu, Yudis pun berhasil mendapatkan Anugerah Musik Indonesia sebagai  Best R&amp;amp;B Production for Solo, Duo, or Group.

&quot;Aku pengin menyapa langsung pendengar musik Indonesia yang sudah  lama denger musik dan lagu saya, dan itu paling efektif dengan lirik dan  lagu. Maka menyanyilah.&quot;

Baca Juga:
Nikah saat Pandemi Corona, Eddies Adelia Gelar Akad Sederhana
Pamer Foto Masa Pacaran dengan Suami, Sandra Dewi Bikin Netizen Baper



&quot;Ketiga berhubungan dengan point nomor 2, saya juga punya niatan  berkarya semacam give it back, menuangkan curhatan pengalaman hidup yang  insya Allah niatnya mengajak pada kebaikan. Berbagi rasa sabar dan  bersyukur,&quot; imbuh Yudis.

Hingga sendiri merupakan single ketiga Yudis Dwiko tampil sebagai  penyanyi. Lagu ini bercerita tentang tentang sebuah titik pertemuan  antara kerinduan, kenelangsaan, pengorbanan dan sekaligus harapan yang  kerap muncul sebagai energi yang sangat besar ketika seseorang terobsesi  dengan komitmen yang sangat kokoh dalam menjaga sebuah hubungan.</content:encoded></item></channel></rss>
