<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aming Anggap Larangan Bersentuhan Tangan Picu Stres</title><description>Aming Anggap larangan bersentuhan tangan untuk menghindari tertularnya Virus Korona bisa memicu stres.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/03/04/33/2178051/aming-anggap-larangan-bersentuhan-tangan-picu-stres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2020/03/04/33/2178051/aming-anggap-larangan-bersentuhan-tangan-picu-stres"/><item><title>Aming Anggap Larangan Bersentuhan Tangan Picu Stres</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2020/03/04/33/2178051/aming-anggap-larangan-bersentuhan-tangan-picu-stres</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2020/03/04/33/2178051/aming-anggap-larangan-bersentuhan-tangan-picu-stres</guid><pubDate>Rabu 04 Maret 2020 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Adiyoga Priambodo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/04/33/2178051/aming-anggap-larangan-bersentuhan-tangan-picu-stres-M32k1N9yNY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aming (Foto: Instagram @amingisback)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/04/33/2178051/aming-anggap-larangan-bersentuhan-tangan-picu-stres-M32k1N9yNY.jpg</image><title>Aming (Foto: Instagram @amingisback)</title></images><description>JAKARTA - Aming menganggap larangan bersentuhan tangan yang diterapkan beberapa pihak untuk meminimalisir ancaman virus korona (COVID-19) bisa memicu stres. Pasalnya, hampir sebagian besar kegiatan manusia dikerjakan dengan tangan.

&amp;ldquo;Kita kan budayanya apa-apa pakai tangan (sepetri) jalan, salaman pakai tangan, makan pakai tangan, transaksi jual beli pakai tangan, ngeladenin pembayaran kan pakai tangan ya,&amp;ldquo; ujar Aming di kawasan Tendean, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
&amp;nbsp;
Baca juga: Wudu, Antisipasi Arie Untung Cegah Korona

Aming lantas mengimbau warga untuk tidak perlu menerapkan larangan tersebut, mengingat ancaman virus korona di Indonesia belum terlalu besar.

&amp;ldquo;Sudah lah. Waspada perlu, terlalu paranoid jangan,&amp;rdquo; kata sang komedian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMi8xNy8xLzEyMTE5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Meski di sisi lain, Aming tetap berusaha bersikap realistis dalam menyikapi ketakutan warga. Apalagi ketika bersinggungan dengan orang-orang yang tengah menderita flu dalam situasi seperti ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Aming menganggap larangan bersentuhan tangan yang diterapkan beberapa pihak untuk meminimalisir ancaman virus korona (COVID-19) bisa memicu stres. Pasalnya, hampir sebagian besar kegiatan manusia dikerjakan dengan tangan.

&amp;ldquo;Kita kan budayanya apa-apa pakai tangan (sepetri) jalan, salaman pakai tangan, makan pakai tangan, transaksi jual beli pakai tangan, ngeladenin pembayaran kan pakai tangan ya,&amp;ldquo; ujar Aming di kawasan Tendean, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
&amp;nbsp;
Baca juga: Wudu, Antisipasi Arie Untung Cegah Korona

Aming lantas mengimbau warga untuk tidak perlu menerapkan larangan tersebut, mengingat ancaman virus korona di Indonesia belum terlalu besar.

&amp;ldquo;Sudah lah. Waspada perlu, terlalu paranoid jangan,&amp;rdquo; kata sang komedian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMi8xNy8xLzEyMTE5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Meski di sisi lain, Aming tetap berusaha bersikap realistis dalam menyikapi ketakutan warga. Apalagi ketika bersinggungan dengan orang-orang yang tengah menderita flu dalam situasi seperti ini.</content:encoded></item></channel></rss>
